
......................
Clara memutuskan untuk mencoba memperjuangkan pernikahannya mulai hari ini.
'Yaallah beri kemudahan kepada hamba' Batin Clara sambil lalu berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makan siang untuk Dareen
Sesampainya di dapur kotor Clara langsung mengambil bahan bahan yang akan dia masak.
Saat mencari cari bahan bahan di kulkas tiba tiba Clara kepikiran untuk membuat makanan kesukaan Dareen.
"Apa aku coba masak makanan kesukaan tuan Dareen ya'" Gumam Clara
"Tapi makanan kesukaan tuan Dareen apa" Monolog Clara pada diri sendiri
"Ah, aku tanya bi Nina aja deh siapa tahu dia tahu" Ucap Clara sambil lalu berjalan mencari Bi Nina di ruang pembantu
Sesampainya di ruang pembantu clara langsung menemukan Bi Nina yang sedang menyapu
"Bi, Bi Nina" Ucap Clara
"Iya non" Jawab Bi Nina saat mendengar Clara memanggil nya
"ada apa non?" Tanya Bi Nina saat sudah berada di hadapan Clara
"Ini bi Clara mau tanya, bibi tau ga makanan kesukaan tuan Dareen apa?" Tanya Clara
"Bibi kurang tahu sih non tapi kayaknya den Dareen suka semua makanan deh non, tapi kadang milih milih makanan kalau moodnya sedang buruk, kalau moodnya baik semua dimakan kok non sama den Dareen" Jelas Bi Nina
"Yasudah Bi makasih ya bi"
"Iya non sama sama"
Clara berlalu dari hadapan Bi Nina, begitu juga dengan Bi Nina yang kembali menyelesaikan pekerjaannya
Clara berjalan menuju dapur kotor sambil lalu memikirkan dia akan masak apa.
"Aku masak apa ya, yang cocok sama tuan Dareen di siang hari" Gumam Clara sambil lalu terus berjalan menuju dapur kotor
Saat sampai di dapur kotor clara kembali membuka kulkas dan ternyata di kulkas ada banyak bahan makanan ada daging sapi, daging ayam, Frozen food, ikan, dan sayur sayuran
"Apa aku masak ayam pedas manis sama SOP iga aja ya" Gumam Clara
"Yaudah deh masak itu aja semoga nanti tuan Dareen suka" Ucap Clara sambil lalu mengambil bahan bahan yang dia butuhkan
Setelah semua bahan terkumpul Clara langsung mulai berperang dengan alat masak.
***
Kurang lebih 30 menit akhirnya makan siang untuk Dareen selesai juga, Clara hanya tinggal tunggu sedikit dingin untuk dimasukkan ke tempat makan.
Sambil menunggu dingin Clara berjalan ke kamar untuk mandi supaya segar dan wangi
Kurang lebih 15 menit Clara mandi dan ganti baju serta sedikit memakai make up Clara langsung keluar kamar dan berjalan kembali ke dapur
Saat sampai di dapur ternyata makanan untuk Dareen sudah siap di tempat makan entah siapa yang memasukkan Clara juga tidak tahu
"Loh kok sudah siap, siapa yang masukin ya?" Tanya Clara pada diri sendiri
"ahh sudahlah paling bibi bibi disini yang masukin" Gumam Clara
"aku berangkat sekarang aja deh, takutnya tuan Dareen sudah kelaparan" Gumam Clara lagi
Clara berjalan keluar menuju tempat supir
"Pak bisa tolong anter saya ke kantor tuan Dareen" Ucap Clara pada para supir yang sedang duduk santai
"Kantor tuan Dareen yang mana non?" Tanya salah satu pak supir yang ada disana
"Loh memangnya tuan Dareen punya berapa kantor pak?" Tanya Clara penasaran, karena sejujurnya dia belum tahu bahwa Dareen mempunyai banyak kantor
"Tuan Dareen punya banyak kantor non, coba deh nanti non tanya langsung ke tuan Dareen" Ucap pak supir lagi
"Yasudah pak saya telfon kak Alvin dulu mau tanya tuan Dareen ada di mana" Ujar Clara
__ADS_1
"Siap non"
Clara mengambil handphone nya lalu mencari nomor Alvin yang sengaja dia minta saat sehari setelah dia menikah dengan Dareen.
Setelah nomor Alvin ketemu Clara langsung menekan ikon telfon dan ternyata hp Alvin aktif
"Halo ada apa nyonya bos" Ucap Alvin di telfon
"Maaf kak Alvin mengganggu waktunya
Clara cuma mau tanya tuan Dareen ada di kantor yang mana ya kak Alvin, soalnya katanya pak supir tuan Dareen punya banyak kantor
tapi Clara Datau sekarang tuan Dareen ada di kantor yang mana, Clara mau nganter makan siang buat tuan Dareen soalnya" Kelas Clara
"Boss Dareen ada di kantor Aditama Tekn Nyonya boss, bilang aja kalau boss Dareen ada di kantor Aditama Tekn Ke pak supir nanti pak supir ngerti kok" Jelas Dareen
"Ooo gitu, makasih kak Alvin, Clara tutup dulu
ya telponnya "
"Okee nyonya boss"
Tut Tut Tut
Clara langsung masukkan kembali Handphone dia ke dalam tas.
"Pak tuan Dareen ada di kantor Aditama Tekn Katanya pak" ucap Clara
"Okee non, ayo langsung kita berangkat"
"Ayo pak"
Clara berjalan menuju gerbang sedangkan pak supir berjalan menuju garasi untuk mengambil mobil.
Saat mobil sampai di depan Clara, Clara langsung masuk dan mobil langsung meluncur meninggalkan kediaman dareen
***
Tak berselang lama di jalan akhirnya Clara sampai di kantor Dareen.
"Ini kantornya pak?" Tanya Clara
"Iya non"
"Yasudah clara turun dulu ya pak, pak supir langsung pulang apa giman?"
"Saya nunggu non Sampek selesai"
"Yaudah kalau gitu Clara masuk dulu pak"
"Iya non silahkan"
Clara masuk ke dalam kantor yang bertuliskan Aditama Tekn dan berjalan menuju resepsionis
"Permisi mbak mau tanya" Ujar Clara pada resepsionis
"Iya kak mau tanya apa" Ucap resepsionis itu
"Saya mau bertemu dengan tuan Dareen mbak"
"Ini dengan mbak Clara betul?" Tanya resepsionis itu
"Iya betul mbak
"Mbak Clara langsung masuk aja ruangan pak Dareen ada di lantai 24"
"Baik mbak terima kasih ya mbak" Ucap Clara
"Sama sama" ucap resepsionis itu dengan senyum manis
Tanpa menunggu lama lama lagi Clara langsung berjalan menuju lift lalu menekan angka nomor 24
Sesampainya di lantai 24 lift berhenti dan pintu lift terbuka
Clara keluar dari lift lalu berjalan menuju pintu yang bertuliskan CEO, sampai di depan pintu Clara langsung mengetuk pintu
__ADS_1
Tok tok Tok
"Masuk"
"SIANGGG tuan dareenn" Ucap Clara dengan sedikit teriak, Dan itu membuat Dareen kaget
"Anda ini membuat saya kaget"
"hehehe, maaf tuan ini makan siangnya siapkan dimakan" Ucap Clara dengan senyum manis
Dareen langsung berdiri dan menghampiri Clara yang sudah berada di sofa sambil menyiapkan makan siang untuk Dareen
"Silahkan makan tuan, makan siang ini dijamin enak" Ucap Clara
'Wanita ini kenapa kok tingkahnya aneh' Batin Dareen
"Tuan tuan dimakan kok bengong aja sih" Ujar Clara
Mendengar itu Dareen langsung sadar dan langsung memakan makan siang yang sudah di siapkan oleh Clara
'Hemm boleh juga ni wanita cukup pintar masak' Batin Dareen
'Alhamdulillah tuan Dareen kayaknya suka sama masakan aku' Batin Clara saat melihat Dareen makan dengan lahap
"Anda sudah makan?" Tanya Dareen tiba tiba
"Belum tuan" Jawab Clara
"Nih makan saya masih ada sisa, saya gamau kamu sakit kayak kemaren nyusahin tau gak" Ujar Dareen
Clara kaget dengan ucapan Dareen barusan karena tiba tiba saja dareen berkata seperti itu
'Gapapa aku harus kuat, harus semangat' Batin Clara.
"Gausah tuan saya makan di rumah saja" Tolak Clara
"Gausah sok sok an, bilang aja anda gasuka makan dari bekas saya" Ucap Dareen
"Bu-Bukan gitu tuan..." Ucap Clara terpotong karena tiba tiba saja dareen meninggikan suara dia
"Anda itu hanya istri kontrak!, ingat istri kontrak! jadi anda gausah deh kayak tadi jijik tau gak saya ngeliat senyum Anda dan tingkah anda itu" Ucap Dareen tepat didepan muka Clara
Clara yang dibentak dan dihina seperti itu hanya bisa diam dan menahan sakit serta air mata
'Harus kuat, ini masih hari pertama gaboleh langsung nyerah' Batin Cakra pada diri sendiri
"Ma-maaf tuan" Ucap Clara seadanya
"Saya gabutuh maaf kamu, saya butuh kamu pergi dari sini karena saya gatahan ngeliat muka kamu yang Sok cantik itu" Ucap Dareen sedikit keras dan untuk saja ruangan Dareen kedap suara jadi perkataan Dareen tidak bisa terdengar sampai luar
Clara tak menjawab ucapan Dareen dia langsung membereskan bekas Dareen makan dan langsung berjalan cepat keluar dari ruangan Dareen.
Baru saja keluar dari ruangan Dareen Clara meneteskan air mata dia karena air mata Clara sudah tidak bisa ditahan lagi.
'Yaallah sakitt sekali' Batin Clara
"Sudah ayo semangat Clara, kamu pasti bisa" Gumam Clara sambil lalu menghapus air mata dia dan berjalan menuju lift
Sesampainya di lantai dasar Clara berusaha mati Matian menahan air mata karena dia tidak ingin menjadi pusat perhatian orang orang kantor
Clara berjalan cepat menuju parkiran dan mencari letak mobil yang dia pakai tadi, setelah ketemu Clara masuk ke dalam mobil, namun secara tiba tiba air mata dia kembali menetes dengan deras, namun langsung dia hapus karena di dalam mobil itu ada pak supir.
"Jalan ya pak, kita pulang" Ucap Clara dengan suara bergetar
"Siap non"
Mobil melaju dengan santai dan Clara bisa menikmati keramaian kota di siang hari sambil lalu menahan sakit dan menahan tangis karena terkadang ucapan Dareen terlintas di benak dia
'Perjuangan hari pertama gagal' Batin Clara
***
......................
__ADS_1