
......................
- Keesokan harinya
Hari ini Clara bangun sedikit siang tepatnya pukul 09.00 karena kepala dia benar benar sangat pusing jadi dia memutuskan untuk tidak bekerja dan istirahat.
Tak lama ada suara pintu kamar Clara diketuk
Tok Tok Tok
"Siapa?" Tanya Clara
"Bi Nina non"
"Masuk aja bi"
Bi Nina masuk dan langsung menghampiri clara yang sedang berada diatas kasur
"Non Clara kenapa? kok gak sarapan tadi pagi?" Tanya Bi Nina
Clara tersenyum lalu menjawab " Clara lagi sedikit pusing Bi"
"Loh, kok gak bilang sih non, Bibi ambilin nasi ya non setelah itu minum obat pereda pusing"
"Iya deh boleh Bi"
"Yasudah sebentar ya non"
Bi Nina keluar dari kamar Clara namun saat baru keluar Bi Nina berpapasan dengan Dareen, Bi Nina langsung menundukkan kepalanya
"Bi Nina tunggu"
Bi Nina menoleh kebelakang lalu berjalan kearah Dareen "Iya den ada apa?" Tanya Bi nina
"Bibi kan habis dari kamar wanita itu, saya mau tanya kenapa wanita itu gaikut sarapan dengan saya tadi?" Tanya Dareen karena tiba tiba dia penasaran kenapa Clara gaikut sarapan dimeja makan
"Non Clara pusing katanya den makanya itu dia gaikut sarapan, terus ini bibi lagi mau ambilin dia makanan" Ucap Bu Nina jujur
Dareen kaget lalu dia berfikir 'Apa dia pusing gara gara kemarin' pikir Dareen
'Ngapain juga gue urusin bodo amat lah' Ucap Dareen dalam hati
"Yaudah Bi bibi bisa pergi sekarang" Perintah dareen
"Kalau gitu bibi permisi dulu den" Bi Nina kembali melangkah menuju meja makan untuk mengambilkan Clara nasi dan lauk.
Dirasa sudah cukup Bi Nina langsung berjalan kembali ke kamar Clara
"Non bibi masuk ya" Ucap Bi Nina sebelum masuk kedalam kamar Clara
"Iya masuk aja bi" Ucap Clara dari dalam kamar
Bi Nina masuk dan langsung berjalan kearah Clara yang sudah dengan posisi duduk
"Ini non dimakan dulu, setelah itu non minum obat, non adakan obat pereda pusing?" Tanya Bi nina
"Iya ada bi"
"Yasudah kalau gitu bibi tinggal ya non"
"Iya Bi"
Bi Nina keluar kamar dan Clara langsung memakan nasi goreng dengan lauk daging.
15 Menit Clara sudah menghabiskan nasi goreng yang ada di piringnya lalu Clara meletakkan piringnya di nakas dan mengambil obat pereda nyeri setelah itu meminumnya
Setelah meminum obat Clara kembali istirahat karena tiba tiba mata dia terasa sangat berat dan dia memutuskan untuk istirahat sebentar lagi
__ADS_1
***
- Dikantor Dareen
Dareen baru saja sampai di kantor pertama dia
Dareen langsung masuk dan berjalan menuju lift, setiap langkah Dareen pasti ada saja yang menatap Dareen kagum bahkan ada juga yang berani menggoda dia, namun Dareen tidak pernah tergoda sama sekali melainkan dia jijik dengan wanita yang berani menggoda dia
Sama seperti kali ini saat dia sedang melangkah menuju lift ada satu wanita yang mengikuti dia sampai depan lift
Wanita itu berpakaian **** bahkan sangat ****
Karena merasa diikuti Dareen langsung berhenti tidak jadi masuk kedalam lift dan memutar tubuhnya melihat siapa yang berani mengikutinya secara diam diam
Dareen melihat wanita dihadapannya itu dengan tatapan tajam dan jijik
"Ada apa, kenapa anda berani mengikuti saya?" Tanya Dareen dingin
Wanita itu takut dengan tatapan tajam Dareen namun dia berusaha untuk menyembunyikan
"Masa gaboleh sih" Jawab wanita itu sambil lalu maju lebih dengan Dareen
Sedangkan Dareen tetap ditempat sambil lalu mengepalkan tangannya sampai urat urat ditangannya muncul.
Wanita itu terus maju sampai pada titik dimana dia ingin menggapai tangan Dareen, namun Dareen dengan sigap langsung menjauhkan tangannya, alhasil wanita itu tidak jadi menggenggam tangan Dareen
"Ihh kenapa sih sayangg" Ucap wanita itu semakin berani dengan Dareen
"Vin tolong panggil security dan usir wanita menijikkan ini" Perintah dareen pada Alvin yang ada disampingnya
"Baik tuan" Alvin langsung mengambil handphone khusus kantor lalu menelpon security
"Ihh sayang kok kamu tega sih ngusir aku" Ucap wanita itu masih terus berusaha menggoda Dareen, namun Dareen terus menatapnya tajam dan jijik
Tak lama 2 security datang dan langsung menarik tangan wanita berpakaian **** itu
"Eh eh berani sekali anda menarik tangan saya" Wanita itu terus berontak
Wanita itu terus berontak dan mengoceh kepada kedua security itu
Setelah Wanita itu pergi Dareen langsung masuk kedalam lift
Sedangkan para karyawan di kantor itu tiba tiba ramai dengan bisikan bisikan mengenai wanita **** yang berani datang dan mencoba untuk menggoda Dareen
"Berani banget ya dia"
"Ihh murahan banget sih"
"Baju apaan tuh, perasaan kain di toko masih banyak"
"Untung Boss Dareen imannya kuat"
"Gila kali tu cewek"
"Cantik sih tapi murahan"
"Yaallah jauhkanlah pacar hamba dari wanita penggoda seperti dia"
Kira kira seperti itulah bisikan bisikan karyawan Dikantor itu
***
- Siang Hari
- Dirumah Dareen
Hari sudah masuk siang hari, Clara juga baru saja bangun dari tidur nyenyaknya.
Setelah nyawa terkumpul Clara bangun lalu berjalan keluar dari kamar menuju dapur untuk menyiapkan makan siang untuk Dareen
__ADS_1
"Non Clara udah enakan badannya?" Tanya Bi Nina
"Iya Bi udah enakan" Jawab Clara
"Alhamdulillah kalau gitu"
"Non Clara mau masak ya?, mau bibi bantu ga?" Tanya Bi Nina
"Gausah Bi, Clara bisa sendiri kok, lagian Clara hari ini ga masak yang ribet kok bi" Jelas Clara
"Yasudah kalau gitu"
Clara mulai memasak makan siang untuk Dareen
25 Menit akhirnya masakan untuk makan siang Dareen jadi juga, Clara langsung menatanya di tempat makan.
Lalu Clara berjalan ke kamarnya untuk mandi terlebih dahulu lalu siap siap.
Selesai dengan mandi dan ganti baju cakar langsung berangkat menuju kantor Dareen.
30 menit berada di jalan akhirnya Clara sampai juga Dikantor Dareen.
Cakra langsung masuk kedalam kantor lalu berjalan menuju ruangan Dareen.
Sampai di depan pintu Clara langsung mengetuk pintu itu terlebih dahulu
Tok Tok Tok
"Masuk"
Clara masuk dengan muka datar tidak seperti biasanya dan itu membuat Dareen heran
"Ada apa?" Tanya Dareen dingin
"Ini saya mengantar kan makan siang untuk anda, silahkan dimakan" Ucap Cakra to the Point sambil lalu berjalan menuju sofa dan menaruh tempat makannya di meja
"Saya permisi dulu" pamit Clara setelah menaruh tempat makannya di meja depan sofa
Clara melangkah keluar dari ruangan Dareen, lalu berjalan keluar dari kantor Dareen
Sedangkan Dareen di dalam ruangannya merasa ada yang aneh dari Clara, karena tidak biasanya clara langsung pulang biasanya clara masih tetap di dalam ruangannya kecuali bila dareen yang mengusirnya
Namun kali ini beda malahan Clara yang keluar tanpa usiran dari Dareen .
"Aneh Banget tu cewek, sok cuek" Gumam Dareen sambil lalu melangkahkan kakinya menuju sofa dan memakan makan siang yang dibawa oleh Clara
***
Berbeda dengan Clara, saat ini Clara sedang menahan tangisnya agar tidak keluar saat berada di dalam mobil.
'Yaallah aku benar benar menyerah ternyata' Batin Clara
'Kalau gitu hamba serahkan kepadamu yaallah akan seperti apa kedepannya pernikahan hamba' Batin Clara lagi
'Jika memang harus kandas dikemudian hari hamba ikhlas' Batin Clara dengan sedikit mengeluarkan air mata, namun langsung dia hapus agar tidak terlihat oleh supir.
***
......................
Pay payyyy🍡
.
.
.
__ADS_1
.
.