Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Lembur


__ADS_3


......................


"Maaf pak saya tahu orangnya siapa" Ucap pegawai wanita


Dua orang lainnya hanya menganggukkan kepala


"Siapa? apakah ada di sini?"


"Iya betul pak dia ada di sini" Ucap pegawai pria yang juga berdiri


"Baik, bisa ceritakan lebih rinci lagi mengapa anda bertiga bisa tahu"


"Baik, saya izin menjelaskan" Ucap pegawai wanita itu lagi


"Jadi, saat awal bulan Januari itu saya dan team saya lembur kerja untuk mengurus keuangan khusus gaji karyawan, nah saat menjelang malam hari saya dan team saya tepatnya mereka berdua tidak sengaja mendengar percakapan dari ruangan sebelah lebih tepatnya ruangan bendahara"


"Saya saat itu ingin sekali melapor, tapi saya belum berani saat itu, karena saya dan team saya tidak punya bukti yang sangat kuat untuk melaporkan"


"Mohon maaf memotong, pembicaraan apa yang anda dengar?" Tanya Alvin


"Saya tidak tahu pasti tapi ada sangkut pautnya sama laporan keuangan dan juga pengeluaran kantor, nanti bisa di tanya langsung pada yang bersangkutan" Ucap pegawai wanita itu


Alvin hanya mengangguk begitu juga dengan Dareen hanya mendengarkan saja


"Hanya itu saja yang saya bisa sampaikan"


"Boleh duduk kembali"


"Karena sampai saat ini belum ada yang mengaku, jadi langsung saja saya akan menyebut siapa orang itu beserta bukti"


Layar seketika terbuka dan menampilkan sebuah percakapan yang berada di ruang keuangan.


Percakapan itu begitu jelas suaranya, dan sudah pasti semua yang berada di uang rapat itu tahu siapa orangnya.


Setelah habis rekaman itu Dareen langsung berbicara kembali


"Dari rekaman itu sudah sangat jelas bukan bahwa bendahara lah dalang paling kuat disini" ucap Dareen dingin


Seketika ruang rapat menjadi mencekam


"Bendahara bisa berdiri semua"


Yang merasa bendahara semua berdiri kurang lebih ada 5 orang bendahara dan semua saat ini berwajah gugup bahkan ada yang pucat, tapi ada yang santai saja.


"Baik semua boleh duduk, Kecuali Pak Sano, dan Bu Neli" Ucap Dareen


ketiga bendahara itu duduk kembali kecuali 2 orang yang Dareen sebut namanya tadi


Dua orang itu seketika berwajah pucat dan sedikit mengeluarkan keringat


"Disini kalian sudah tahu bahwa mereka lah yang membuat keuangan kantor memburuk"

__ADS_1


"Saya hanya ingin bertanya, apa yang membuat anda berdua melakukan ini?, bahkan gaji anda berdua itu sangat besar dari pada yang lain" Tanya Dareen Tegas


Semua yang berada di situ ikut tegang


" jangan kalian semua pikir saya ini BODOH, saya tahu tapi saya diam, tapi sepertinya semakin didiamkan melunjak ya anda"


"Kenapa kalian melakukan ini?" Tanya Dareen lagi namun kali ini dengan nada sedikit rendah


Tak ada jawaban dari kedua orang itu, dan itu membuat Dareen murka


"JAWAB!" Seketika Dareen menaikkan volume suaranya dan itu membuat semua kaget dan ketakutan


"Seharusnya berani berbuat salah, berani bertanggung jawab, kalian berdua ini ternyata beraninya hanya berbuat, huh sungguh mengenaskan dan sangat kasihan"


"Alvin siapkan surat pengunduran mereka berdua, dan panggil pihak kewajiban sekarang juga" Final Dareen


"Baik tuan"


Dareen langsung keluar dari ruangan itu menuju ruangannya kembali


"Kalian semua bisa kembali ke pekerjaan kalian, ingat kedepannya jangan sampai ada masalah seperti ini lagi" Peringat Alvin


semua hanya mengangguk karena mereka semua masih belum bisa berbicara saking takut dan gugupnya.


"Untuk kalian berdua silahkan tunggu disini, sebentar lagi pihak berwajib akan kesini" Ucap Alvin


Alvin berjalan keluar tak lupa mengunci ruang rapat agar kedua orang itu tidak kabur.


***


Seketika karyawan kantor menjadi tegang, takut, resah semua menjadi satu di benak para karyawan


"Mari pak saya antar keatas" Ucap Alvin


"Siap pak alvin"


Alvin berjalan dan diikuti oleh pak polisi di belakangnya


Sampai di ruang rapat Alvin membuka kunci lalu masuk ke dalam bersamaan dengan polisi


Dua orang yang di dalam ruang rapat itu seketika menjadi sangat pucat dan berkeringat dingin padahal ruang rapat sangat dingin.


"Baik menurut laporan dari pak Alvin kalian berdua telah melakukan pemalsuan data dan korupsi" Ucap pak polisi itu


"Bukti sudah sangat kuat dan kalian tidak bisa kemana mana" Ucap pak polisi itu lagi


"Bawa dia ke kantor" Suruh pak polisi itu pada dua orang di belakangnya yang juga polisi


"SIAP LAKSANAKAN!"


Kedua tangan mereka di borgol lalu di bawa keluar dari ruang rapat dan berjalan keluar kantor


Selama perjalanan banyak karyawan kantor yang bertanya tanya, mengapa bendahara kantor ini di tangkap polisi

__ADS_1


"Kembali ke pekerjaan kalian masing masing" Ucap Alvin tegas


Mendengar itu semua berhamburan kembali ke ruangan mereka masing masing


Sesampainya di luar ketiga polisi dan juga kedua orang yang diborgol itu masuk ke dalam mobil polisi


"Pak Alvin saya permisi dulu, saya akan urus mereka berdua ini dengan seadil adilnya"


"Baik pak silahkan"


Mobil polisi berlalu dari kantor Aditama Tekn dan Alvin juga langsung masuk ke dalam menuju ruangan Dareen


"Gimana?"


"Sudah beres boss"


"Bagus"


"Saya sepertinya harus lembur karena pekerjaan saya sangat banyak, kamu kalau mau pulang silahkan" Ucap Dareen pada Alvin


"Saya disini boss sama boss, saya juga mau ngurus beberapa pekerjaan yang belum selesai"


"Yasudah"


***


- Malam hari


Di kediaman dareen saat ini Clara sedang makan malam, dan lagi lagi makanan yang Clara makan adalah sayur, sereal, buah buahan ya intinya makanan super sehat


Clara makan malam dengan cemberut


"Masa harus makan ini lagi hih" Gerutu Cakra sambil lalu menyuapkan nasi kedalam mulutnya


Selesai makan Clara langsung ke kamar karena dia bingung harus kemana selain ke kamar, karena jujur dia sangat bosan saat ini .


"Tidur aja deh, dari pada gaada kerjaan" Gumam Clara saat melihat jam sudah memasuki pukul 19.30


sedangkan di kantor Aditama Tekn saat ini Dareen masih setia berkutat di depan laptop


Hingga waktu menunjukkan pukul 00.30, Dareen memutuskan untuk istirahat di ruangan khusus untuk istirahat, ruangan khusus untuk istirahat ini hanya diperbolehkan kepada CEO dan para petinggi tidak untuk karyawan di bawahnya


Mau bagaimanapun Dareen juga harus memikirkan kesehatan dia


Sesampainya di ruangan khusus untuk istirahat Dareen langsung merebahkan tubuhnya di kasur sebelum itu dia ganti baju terlebih dahulu yang kebetulan di sana memang ada kaos


Tak lama Dareen sudah masuk ke alam mimpi.


***


Cerita di part ini sedikit tidak jelas, tapi gapapa lahh yakkk☺️🥺


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2