
......................
- Sore Hari
Kali ini Clara sedang berada di rumah sakit karena rencananya dia akan cek kandungan
Dia ke rumah sakit tanpa Dareen benar benar sendiri, berangkat pun Clara naik Taxi karena dia memang ingin naik Taxi.
"Ibu Clarabell, silahkan masuk" Ucap suster di ambang pintu ruang bersalin
Merasa namanya dipanggil Clara langsung berdiri dan berjalan masuk ke dalam
"Silahkan duduk Bu Clara" Ucap Bu bidan
"Ada keluhan apa Bu?" Tanya Bu bidan itu
"Ini dok saya ingin mengecek kandungan saya apakah sehat, dan saya juga ingin tau berapa usia kandungan saya sekarang" Jelas Clara
"Baik silahkan naik ke sana Bu" Tunjuk Bu bidan pada kasur
Clara berjalan lalu naik dan berbaring
"Permisi ya Bu" Izin Bu bidan sebelum membuka baju Clara sebatas perut
Kandungan Clara mulai di cek
"Kandungan Bu Clara sehat sepertinya tidak ada masalah dan usia kandungan Bu clara sudah memasuki 5 Minggu" Jelas Bu bidan
Clara menatap haru melihat calon anaknya yang masih sangat kecil
"Nanti saya kasi vitamin ya Bu" Ucap Bu bidan
"Iya dok"
Clara turun dari kasur lalu berjalan menuju kursi
"Kalau bisa Bu Clara jangan terlalu strees dan selalu makan makanan yang sehat karena melihat usia kandungan bu Clara masih sangat rentan akan keguguran, jadi dijaga baik baik ya Bu" Jelas Bu bidan sambil menulis resep vitamin untuk clara
"Iya dok, saya akan jaga sebisa saya" Ucap Clara sambil mengelus perut ratanya
"Ini resepnya bisa di tebus di apotek ya Bu" Ucap Bu bidan memberikan Clara kertas yang berisi resep resep obat
__ADS_1
"Kalau gitu saya permisi dulu ya dok" Pamit Clara saat sudah mengambil resep obatnya
"Silahkan Bu Clara"
clara keluar ruangan dan langsung berjalan menuju apotek untuk menebus obatnya terlebih dahulu.
Selesai menebus obat dan sudah tidak ada lagi yang dibutukan akhirnya Clara memutuskan untuk pulang.
Clara memesan taxi lewat online dan dia menunggu di luar rumah sakit yang kebetulan ada kursi
Tal lama taxi radang dan membawa Clara pergi dari rumah sakit itu menuju rumahnya
***
25 Menit Clara sampai juga di kediaman dareen, Clara langsung turun dan tak lupa untuk membayar taxinya
Saat akan masuk di berpapasan dengan mobil hitam yang dimana mobil itu adalah mobil Dareen
Clara tidak menoleh sama sekali dia langsung masuk saat gerbang terbuka otomatis
'Dari mana tu cewek' Batin Dareen dari dalam mobil
Dareen masuk gerbang dan langsung turun, lalu kuncinya dia kasi ke security agar mobilnya di taruh di garasi.
Dan tak lama Dareen juga ikut masuk, dia langsung mencari Clara karena dia ingin bertanya dari mana dia tadi
Karena tak juga menemukan Clara akhirnya Dareen memutuskan untuk menunggu di kursi dekat kamar Clara.
Clara keluar dari dapur dan berjalan menuju kamarnya, saat hampir sampai dia melihat Dareen yang duduk di kursi dekat kamarnya sambil bermain HP
Clara tidak sama sekali menyapa Dareen dia melanjutkan langkahnya menuju kamarnya
Dareen yang menyadari kehadiran Clara langsung mencekal tangan Clara
"Dari mana anda?" Tanya Dareen
"Lepas" Ucap Clara singkat
"Jawab dulu dari mana anda sore sore begini?" Tanya Dareen lagi
"Dari rumah sakit" Jawab Clara singkat
"Ngapain kerumah sakit?"
__ADS_1
"Apa urusannya sama anda?" Ucap Clara
"Saya suami anda, jadi saya berhak tau kemana anda" Ucap Dareen dengan sadar
"Cihh, suami" Ucap Clara berdecih
Karena geram Dareen mencekal tangan Clara dengan kuat sampai Clara meringis kesakitan
"Berani sekali anda sekarang hah!?, Anda pikir anda siapaaa, anda disini cuma numpang Ingat NUMPANG jadi jangan Sok berkuasa anda disini" Ucap Dareen marah
"Shhh Lepas" Clara berusaha melepas cekalan tangan Dareen di tangannya
"Satu lagi, jangan harap karena anda hamil anak saya anda bisa seenaknya, saya berusaha untuk menahan emosi saya karena saya kasihan dengan anak saya, karena kalau sampai anda keguguran saya jadi lebih lama pisah sama anda" Ucap Dareen lagi
Clara mulai mengeluarkan air mata yang sedari tadi berusaha dia pendam
"Cihh mana tadi yang sok sok an ngelawan sekarang cuma bisa nangis"
Dareen langsung melepas cekalan tangannya di yang tangan Clara dengan keras
Setelah terlepas Clara langsung masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu
Sedangkan Dareen menghela nafas berat berusaha untuk menormalkan emosinya kembali
Cukup lama Dareen di depan kamar Clara akhirnya dia memutuskan untuk naik keatas menuju kamarnya
Clara yang berada di kamarnya sedang menangis sambil memegang perutnya
"Maafin bunda ya sayang, kamu masih sekecil ini udah mendengar pertengkaran mama dan papa kamu" Ucap Clara pada calon anaknya yang masih sekecil kacang
"Semoga kelak kamu bisa mengerti ya nak"
Cukup lama menangis akhirnya Clara merasa lelah dan dia memutuskan untuk tidur
***
KASIHAANNNNN🥺🥺
.
.
__ADS_1
.