Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
-Keputusan Clara Dan Keterkejutan Dareen.


__ADS_3



5 Hari Setelah memberitahu Clara...



5 Hari sudah berlalu dari saat pembicaraan Clara dengan Bu Rani, dan tepat hari ini lah Clara mengutarakan keputusannya entah dia menerima ataupun menolak perjodohan yang di lakukan oleh majikannya itu.


Pagi hari sekali Clara dan sang ibu di panggil oleh Bu Rani untuk segera ke ruang santai lantai 3


Tanpa menunggu lama lama lagi Clara dan Bu ayu langsung naik menuju lantai 3 dan berjalan mencari ruang santai di lantai itu.


sesampainya di lantai 3 dan menemukan ruang santai Clara dan juga Bu ayu langsung mengetuk pintu ruang santai yang berada di depannya


Tok Tok Tok


"Masuk"


Clara dan sang ibu membuka pintu itu lalu masuk ke dalam lalu melangkah mendekat menuju tempat Pak Alex dan keluarga duduk.


"Eh Nak Clara, duduk nak Bu ayu duduk juga Bu" Ucap Bu Rani


Clara tersenyum kikuk lalu duduk di kursi tepat samping Dareen


Seketika Clara menjadi canggung dan gugup, sedangkan Dareen biasa biasa saja dan hanya memasak wajah datar karena Dareen pikir bukan Clara yang menjadi wanita yang dijodohkan oleh sang mama


karena memang Dareen tidak di beri tahu untuk apa mereka semua kumpul di ruang santai lantai 3 dan Dareen juga tidak mengurusi itu yang penting dia ikut itu saja.


***


Tanpa menunggu lama Bu Rani langsung membuka pembicaraan di ruang santai itu


"Oke, karena Bu ayu dan nak Clara sudah berada di sini, jadi mama akan memberitahu Dareen bahwa..." Bu Rani menjeda ucapannya itu, dan itu membuat Dareen langsung menoleh pada sang mama karena mendengar nama dia di sebut

__ADS_1


Dareen menaikkan satu alis dia tanda tidak mengerti, sedangkan Clara semakin gugup


"Bahwa wanita yang dijodohkan dengan kamu itu adalah Clara boy" Ucap Bu Rani santai


sedangkan ekspresi Dareen kaget dan langsung menoleh ke arah Clara yang duduk di kursi samping dia dengan tatapan tajam.


Clara semakin gugup dan tak berkutik sama sekali hanya menundukkan kepala dia dan menggenggam kedua tangan dia erat erat.


"Mah! Gabisa Dareen gamau" Bantah Dareen setelah dia menormalkan kembali ekspresi wajahnya


"Gabisa gitu boy kamu sudah menyetujui perjodohan ini" Ucap Bu Rani


"tapi kan mama ga memberi tahu Dareen kalau Wanita yang di jodohkan sama Dareen itu Dia" Ucap Dareen menekan kata Wanita dan Dia


"Gabisa gitu boy kamu sudah setuju dan tidak ada bantahan lagi, lagian Clara juga baik dia bisa memberikan mama keturunan yang lucu dan menggemaskan nanti" Ucap Bu Rani


"Tapi mah Dar_" Ucapan Dareen terpotong karena sang papa berbicara


"Sudah jangan ribut dulu kita kan belum mengetahui jawaban dari Clara entah dia setuju atau tidak dengan perjodohan ini" Jelas pak Alex


Clara seketika mendongakkan kepala yang dari tadi menunduk dan memandangi wajah penuh harap dari Bu Rani


Lalu Clara menoleh sekilas kepada Dareen yang menampilkan wajah memendam amarah dan menatap tajam Clara.


"Keputusan Clara adalah....."Clara menjeda ucapannya itu, dan itu membuat semua orang yang berada di sana menjadi sangat penasaran kecuali Dareen


"Keputusan Clara, Clara menerima perjodohan ini" Clara mengatakan itu dengan satu tarikan nafas.


Dan membuat semua orang yang berada di ruangan itu kaget sekaligus senang, namun tentu beda dengan Dareen yang dimana muka dia menjadi sangat seram dari yang tadi dan sedikit memerah karena semakin menahan amarah.


Setelah mengatakan itu Clara kembali menundukkan kepala dia tidak berani menatap semua orang yang berada di sana walaupun mereka terlihat senang, namun tetap saja seram menurut Clara karena Dareen menjadi sangat sangat serammm.


***


Beberapa menit tak ada suara di ruang santai itu pada akhirnya Dareen berbicara

__ADS_1


"Dareen ingin ngomong 4 mata dengan dia" Ucap Dareen cuek dan langsung keluar dari ruang santai


semua orang di sana terlebih keluarga sudah tahu sifat Dareen seperti apa dan keluarga juga sudah menyangka jika ekspresi Dareen bakal seperti ini bila dia mengetahui wanita yang telah di jodohkan dengannya


Clara tetap diam sampai pada akhirnya dia berdiri dan berjalan keluar dari ruang santai itu mengikuti Dareen yang belum jauh


Sesampainya di taman belakang rumah Dareen berhenti tepat di kursi taman itu lalu langsung mendudukkan diri di sana


Clara yang juga sudah sampai tidak berani duduk di kursi yang sama dengan Dareen jadi dia memutuskan untuk berdiri saja


"Kamu ngapain Nerima perjodohan konyol ini?" Tanya Dareen


"Ka-Karena Clara tidak ingin mengecewakan Bu Rani dan juga ibu saya tu-an" Ucap Clara seadanya


"Jawaban yang tidak masuk akal" Ucap Dareen judes


"Kamu tentu tahu kan mama saya menjodohkan kita hanya untuk bisa mendapatkan cucu, Jadi! Anda jangan berharap lebih kepada saya" Sambung Dareen


Clara hanya diam dan ada sedikit rasa sakit di hati dia, namun dia cepat menepis itu karena dia berfikir untuk apa dia sakit hati, toh memang benar kenyataannya begitu


"Dan satu lagi saya mau pernikahan ini hanya bersifat kontrak, jadi anda harus melahirkan anak untuk saya setelah itu kita pisah, gimana?" Tanya Dareen dengan pandangan ke depan


Clara tentu kaget dengan ucapan Dareen itu


"Dan tenang saja saya akan kasih anda uang untuk pergi jauh dari saya dan keluarga saya tentu anak saya nanti, dan jika anda tidak ingin pergi dari hidup saya, saya pastikan anda dan ibu anda tidak akan tenang, ingat itu!" Sambung Dareen penuh penekanan


setelah mengatakan itu Dareen berlalu masuk kembali ke dalam rumah, sedangkan Clara masih diam di tempat mendengar penuturan Dareen tadi


'Jadi aku hanya di jadikan sebagai istri kontrak yang harus mengandung lalu melahirkan anak dan setelah anak itu lahir dia harus memberikan anak itu kepada tuan Dareen' Pikir clara


Clara tiba tiba sedih, kenapa hidupnya menjadi seperti ini, Clara rasanya ingin menolak namun sudah terlanjur dan yah Clara hanya bisa pasrah pada takdir dan nasib saja kedepannya seperti apa dan bagaimana.


Setelah cukup lama berdiri di taman itu Clara akhirnya masuk karena hari sudah mulai panas


***

__ADS_1



__ADS_2