Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Hamil or No?.


__ADS_3


......................


"Hasilnya...


"Hasilnya Negatif mah "Ujar Clara sambil lalu menunjukkan 3 Tespek dengan hasil yang sama yaitu garis 1


Bu Rani menghembuskan nafas berat


"Maaf mah belum bisa mewujudkan keinginan mama" Ucap Clara merasa bersalah


"Gapapa sayang mungkin belum rezekinya yang penting kan sudah berusaha" Jawab Bu Rani


"Iya mah" Jawab Clara seadanya


Sedangkan Dareen hanya mendengarkan saja dengan muka datarnya


"Oh ya mama bawa makanan buat kamu dan dareen, mama sampe lupa" Ujar Bu Rani mengalihkan pembicaraan


"Ini jangan lupa dimakan ya disini ada buah, ada bakso, terus kue Kuean, dan sayur sayuran juga" Jelas Bu Rani sambil lalu memberikan kantong belanja yang cukup besar kepada Clara


"Terima kasih ma" Ucap Clara


"Iya sama sama"


"Sebentar ya ma Clara simpan ini dulu di dapur" Pamit Clara


"Iya silahkan nak" Clara langsing berlalu dan berjalan menuju dapur bersih dan juga dapur kotor


***


- Ruang Tamu


Saat Clara sudah tidak lagi terlihat Bu Rani mulai berbicara kepada Dareen


"Boy, pernikahan kamu baik baik aja kan?" Tanya Bu Rani


"Iya baik baik aja kok mah" Jawab Dareen dengan santai

__ADS_1


"Beneran baik baik aja boy?, soalnya mama beberapa hari terakhir ini ada firasat yang kurang baik tentang pernikahan kamu" Ucap Bu Rani


"Iya beneran mah baik baik aja, itu cuma perasaan mama doang kali" jawab Dareen seadanya


"Inget jangan sampai ada yang kamu tutupin dari mama tentang pernikahan kamu ini" Jelas Bu Rani


"Dareen ga janji mah'" Ucap Dareen cuek


"Tuh kan kamu pasti ada apa apa kan di pernikahan kamu ini" Ujar Bu Rani dengan nada curiga


"Udahlah ma ini kan pernikahan Dareen, jadi terserah Dareen mau bagaimana" Ucap Dareen cuek


"Yasudah terserah kamu lah boy" ucap Bu Rani pasrah


***


15 Menit berlalu Clara sudah berada di ruang tamu kembali.


"Mama pamit pulang dulu ya, mama kesini cuma buat ngasi itu aja sebenernya " Ucap Bu Rani


"Loh kok cepet sih ma" Ucap Clara


"Yasudah hati hati ya mah" Ujar Clara


"Iya kamu juga hati hati dan baik baik disini" Ujar Bu Rani sambil lalu berjalan keluar dari rumah Dareen


Setelah sampai di depan pintu Clara menyalami tangan Bu Rani


"Mama pulang dulu ya"


"Iya mah, makasih mah sudah mampir" Ucap Clara


Bu Rani jalan menuju mobil, lalu keluar dari halaman rumah Dareen


Setelah Bu Rani tidak terlihat dari pandangan mata Clara, Clara masuk kembali kedalam


"Kamu hamil?" Tanya Dareen tiba tiba


"Ng-ngak tuan tadi saya kan sudah cek dan hasilnya Negatif" Jawab Clara

__ADS_1


"kamu kayaknya bener bener mandul deh, masa pernikahan udah jalan 4 Bulan belum hamil juga" Ucap Dareen


Clara hanya diam tidak menjawab takutnya menambah masalah dengan Dareen


"Huh bisa bisanya punya istri mandul, kok bisa mama pilih kamu. atau jangan jangan kamu pakai pelet ya supaya keluarga saya bisa kamu kendalikan" Tuduh Dareen


"Ngak tuan saya gaada kepikiran kaya gitu tuan, saya gaada ngelakuin hal tercela itu ke keluarga tuan sama sekali" Bantah Clara


"Saya gapercaya dengan ucapan yang keluar dari mulut seorang murahan kayak anda" Ujar Dareen tegas


"Tu-Tuan saya ga murahan tuan, kenapa tuan senang sekali mengatai saya murahan" Ucap Clara bergetar menahan tangis dia


"Kalau ga murahan apa namanya hah? kamu aja langsung setuju dengan perjodohan yang dilakukan mama tanpa ada penolakan atau bantahan sedikitpun, kalau udah Murahan ya murahan aja gausah sok mahal" Ujar Dareen emosi


Clara hanya diam dan hanya bisa menangis


'Yaallah kenapa jadi gini' Batin Clara


"Huh ngomong sama perempuan kayak kamu emang gaguna bisanya cuma nangis " Ucap Dareen dan langsung meninggalkan Clara


Setelah Dareen pergi Clara mengeluarkan air mata dengan deras dan berjalan ke kamar dengan air mata yang mengalir dengan deras


Sesampainya di kamar Clara langsung merebahkan diri di kasur


"Yaallah kapan engkau memberikan hamba momongan, hamba gakuat yaallah dengan ucapan yang keluar dari lisan tuan Dareen" Gumam Clara


"Sakit sekali yaallah hati ini" Gumam Clara lagi


"Kenapa perkataan tuan Dareen bisa sesakit ini, hati hamba gakuat yaallah" Gumam Clara lagi


20 Menit clara menangis sampai akhirnya dia merasakan capek ditambah lagi tiba tiba kepala Clara pusing


'Aku bawa tidur kali ya biar pusingnya sedikit berkurang' Batin Clara


Dan akhirnya Clara tidur dengan sisa air mata di matanya.


***


__ADS_1


......................


__ADS_2