Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Persiapan Pindah Rumah.


__ADS_3


......................


Tak terasa pernikahan Dareen dan Clara sudah berjalan 1 Minggu dan selama 1 Minggu ini Clara belum mendapat perlakuan sangat buruk dari Dareen, paling hanya dibentak, di caci maki dan Clara sudah terbiasa dengan perkataan perkataan menyakitkan dari Dareen.


Hari ini pagi hari Dareen tiba tiba memutuskan untuk pindah ke rumahnya pribadi dan pemberitahuan ini sangat mendadak bagi Clara.


Karena Dareen baru memberi tahu hari ini dan hari ini juga dia harus pindah ke rumah Dareen pribadi


FlashBack On


Pukul 06.00 Clara membangunkan Dareen yang masih tertidur.


Setelah Dareen bangun Clara beranjak menuju kamar mandi untuk menyiapkan air untuk Dareen mandi lalu berlanjut menuju ruang ganti untuk menyiapkan baju kantor untuk Dareen.


Dareen bangun dari tempat tidur menuju ruang ganti terlebih dahulu.


Dareen masuk ke ruang ganti, dan disana ternyata masih ada Clara yang sedang merapikan baju baju


"Nanti pukul 12.00 Anda dan saya pindah rumah" Ucap Dareen to the Point


Clara terkejut dengan perkataan Dareen itu


"Ma-maaf tuan pindah ke rumah mana ya?" Clara memberanikan diri untuk bertanya pada Dareen


"Kerumah pribadi saya jadi, anda beres beres baju tapi jangan semua karena disana asisten saya sudah menyiapkan baju" Ucap Dareen lagi


"Baik tuan" Clara hanya bisa mengikuti perintah dareen.


FlashBack Off


saat ini Clara sedang membereskan baju dan memasukkan ke dalam koper, baju yang dibawa sudah hanya sedikit atas permintaan Dareen tadi.


"Kenapa tuan Dareen tiba tiba mau pindah ya?" Tanya Clara pada diri sendiri


"Tapi kok perasaan ku tiba tiba gaenak gini ya" Gumam Clara lagi


"Ah mungkin cuma perasaan aku aja, semoga nanti tidak terjadi apa apa" Gumam Clara lagi.


***


Kurang lebih 40 menit Clara telah selesai membereskan barang barang yang memang sangat perlu untuk dibawa


Jika pindahan itu biasanya membutuhkan banyak koper, namun beda dengan pindahan ala Clara dan Dareen, yang dimana mereka hanya membutuhkan 1 koper yang cukup besar.


Saat ini Clara sedang mandi karena badannya sedikit lengket, karena sedari tadi dia mondar mandir untuk mencari barang apa yang semestinya perlu untuk dibawa, dan itu cukup menguras energi Clara.


***


Pukul 12 siang Dareen sampai rumah, dia tidak langsung pergi ke kamar melainkan menuju apda sang mama terlebih dahulu yang berada di ruang santai lantai 3.

__ADS_1


"Siang mah" Sapa Dareen basa basi


"Siang boy, tumben kamu nyamperin mama"


"Iya mah, Dareen mau minta izin" Ucap Dareen


"Minta izin kemana?" Tanya sang mama


"Dareen ada rencana buat pindah rumah mah, ke rumah pribadi Dareen, karena kan Dareen sudah memiliki keluarga jadi Dareen ingin mandiri bersama istri Dareen" Ucap Dareen


"waahh, iya mamah izinin boy, tapi jangan lupa jenguk mama, dan satu lagi kamu harus sayang sama istri kamu, usahakan jangan sampai buat istri kamu nangis" Jelas sang mama


'Untuk itu Dareen tidak janji mah' Batin Dareen


"Iya mah" Ucap Dareen berbohong


"Yasudah kapan mau pindahannya?" Tanya Bu Rani lagi


"Hari ini mah, sebentar lagi Dareen bakalan pindah"


"Loh kok mendadak sih boy?"


"Dareen baru kepikiran hari ini mah buat pindahannya" Jelas Dareen


"Tapi kamu yakin kan dengan keputusan kamu itu?" Tanya sang mama memastikan


"Yakin mah"


"Kalau gitu Dareen pergi dulu ya mah, mau ke kamar" Pamit Dareen


"Iya boyy"


Dareen berlalu dari ruang santai menuju kamar


***


Sedangkan Clara saat ini sedang berada di kamar sang ibu yang berada di lantai dasar, untuk meminta izin


"Buk Clara mau izin ikut suami Clara Bu" Ucap Clara


"Loh kemana nak?" Tanya Bu ayu


"Suami Clara meminta untuk pindah rumah ke rumah pribadi suami Clara Bu" Ucap Clara lagi


"Yasudah ibu izinkan, tapi nanti kamu harus jadi istri yang berbakti, nurut sama suami, kalau misal kamu ada masalah jangan takut untuk cerita sama ibu" Jelas Bu satu


"Iya Bu" Ucap Clara


"Kapan pindahannya nak?"


"Hari ini Bu, ini juga tinggal jalan aja, karena baju yang mau dibawa juga sudah Clara siapkan, tinggal nunggu suami Clara aja" ucap Clara

__ADS_1


"Jadi pindahannya mendadak nak?"


"Iya Bu "


"Yasudah semoga kamu bahagia bila hidup berdua dengan suami kamu"


'Semoga perkataan ibu bisa menjadi kenyataan bu' Batin Clara


"Iya Bu"


"Kalau gitu Clara pamit keluar dulu ya Bu" Sambung Clara


"Iya nak"


Clara jalan menuju lantai 4 tentunya menuju kamar dia dan Dareen


***


Sesampainya di kamar ternyata sudah ada Dareen yang sedang memainkan HP di sofa yang biasa tempat Clara tidur.


"Dari mana kamu?" Tanya dareen


"Saya habis dari ibu saya tuan untuk minta izin" Jelas Clara


"Yasudah kalau gitu ayo langsung berangkat" Ucap Dareen


"Iya tuan"


Clara berjalan untuk mengambil koper yang sudah berisi baju baju dia dan Dareen.


Clara dan Dareen turun menggunakan Lift karena bila menggunakan tanggal sangat sangat tidak memungkinkan .


Baru saja sampai di lantai dasar Clara dan Dareen sudah diberi pertanyaan oleh kedua adik dareen


"Loh kakak, sama kakak ipar mau kemana kok Bawak koper segala? apa mau honeymoon yaa?" Tanya zesya


"Ngaco kamu, Kaka mau pindah ke rumah pribadi Kaka" Jelas Dareen


"Loh kenapa pakek pindah sih kak, disini aja" ucap Jevin tidak setuju


"Kakak kan sudah ada keluarga, kakak ingin mandiri dan membina keluarga kakak sendiri" Jelas Dareen


Clara yang mendengar ucapan Dareen tadi membuat jantungnya berdetak lebih kencang.


Namun dia cepat sadar bahwa Dareen pasti hanya bersandiwara.


"Waahhh, yaudah, tapi kakak jangan lupa sering sering kesini ya" Ucap zesya


"Untuk itu kakak usahakan" Ucap Dareen


***

__ADS_1


__ADS_2