
Di rumah Dareen saat ini sedang heboh karena mereka menemukan bayi di depan pagar rumah
"Tuan tuan"
Tok Tok Tok
"Tuan tuan" Teriak Bi Nina di depan pintu kamar Dareen
ceklek
"Ada apa Bi kok kayak panik gitu?" Tany Dareen
"I-ini tuan tadi pak supir nemuin bayi baru lahir di depan pagar tuan" Ucap Bi Nina
"Hah! terus dimana bayinya sekarang?" Tany Dareen
"ada di halaman rumah tuan" Ucap Bi Nina
"yaudah kita kesana sekarang" Ucap Dareen
"Baik tuan" Bi Nina dan Dareen jalan menuju halaman rumah
Dan benar saja ternyata ada seorang bayi yang berbaring di atas stroller dengan berbagai macam barang disekelilingnya
Ada botol asi, baju, popok, dan ada sebuah surat di dekat sang bayi
"Ini sudah ada yang ngecek CCTV?" Tanya Dareen
"CCTV kita kan belum normal pak yang di depan rumah, jadi pas kita cek kualitas gambarnya Buram gelap gitu pak gajelas, tapi yang saya bisa lihat ada seorang wanita turun dari taxi terus setelahnya udah ga jelas lagi" Jelas salah satu penjaga disana
"Yasudah kita bawa kedalam dulu ini bayi nya" Ucap Dareen pada Bi Nina
__ADS_1
"Siap tuan"
Dareen masuk ke dalam dengan seorang bayi di belakangnya
"Ini mau digimanakan tuan baby nya?" Tanya Bi Nina
"taruh di sini saja bik saya mau ngecek segala sesuatu di sekitar baby ini siapa tahu ada petunjuk" Ucap Dareen
"Baik tuan, kalau gitu bibi permisi dulu, kalau ada apa apa panggil bibi saja tuan" Ucap Bi Nina sambil berlalu pergi dari hadapan Dareen
Sepeninggal Bi Nina Dareen langsung melihat lihat beberapa barang barang yang ada di sekitar sang baby
sampai Dareen menemukan sebuah map berwarna kuning, karena penasaran Dareen langsung mengambil dan membukanya.
Lalu Dareen membaca isi surat itu dengan seksama dan memahami setiap kata yang ada di dalam surat itu
Selesai membaca surat yang ada di tangannya itu Dareen seketika berkaca kaca dan menatap bayi yang ada di stroller itu dengan rasa haru
Halo Tuan Dareen...
Mungkin surat ini tidak begitu penting untuk tuan tapi saya mohon tuan membacanya walaupun hanya sekilas saja.
Saya menulis surat ini hanya untuk memberi tahu bahwa anak anda sudah lahir kedunia tuan, dan sesuai dengan kontrak yang tuan tulis setelah anak anda lahir anda dan saya harus perpisah dan saya mengabulkan itu.
Tuan tenang saja saya tidak akan menggangu tuan, saya benar benar pergi jadi tuan tidak perlu khawatir saya akan kembali ke kehidupan tuan lagi
Saya juga minta tolong untuk menjaga anak saya dan anda dengan baik.
Satu lagi, adzani dia dulu tuan karena dia belum diazani dan saya ingin ayah kandungnya yang mengazani dia, juga sekaligus beri dia nama tuan dia berjenis kelamin laki laki.
Sekian surat dari saya terima kasih tuan sudah membacanya
__ADS_1
Clarabell
Setelah itu Dareen beralih ke satu surat yang dilipat sangat rapi itu, setelah dibuka Dareen amat terkejut karena surat itu merupakan surat cerai dia dengan Clara
Seketika Dareen mengeluarkan air mata yang sudah tidak dapat dia bendung lagi, hati Dareen saat ini begitu campur aduk antara sedih, haru, kecewa dan marah
Dareen menghempaskan surat cerai itu ke lantai dan dia beralih ke baby yang sedang tertidur di strollernya.
Sesuai dengan surat yang ditulis Clara Dareen mengazani anak itu dulu setelah itu Dareen membawanya keatas
"Halo anak Daddy, kamu tampan sekali sayang, kamu mirip sekali seperti bunda kamu" Ucap Dareen pada anaknya
Cukup lama Dareen mengoceh dengan sang anak yang mungkin belum tau apa apa, Dareen beralih mengambil HPnya dan menelpon sang mama
"Halo Dar ada apa?"
"Bisa kerumah Dareen ma sekarang Dareen tunggu ya"
Tut Tut Tut
Dareen mematikan telfonnya sepihak dan itu membuat Sang mama merasa jegah
"Siapa yang nelfon ma?" tany pak Alex
"itu Dareen pah katanya mama disuruh kesana, ada apa ya pah kira kira?" tanya Bu Rani
"Kalau gitu papa ikut aja mah" ucap pak Alex
"yasudah ayo pah"
Bu Rani dan pak Alex berjalan menuju rumah Dareen
__ADS_1
***