Menikahi Gadis Udik

Menikahi Gadis Udik
pria mesum


__ADS_3

Posisi Fey sekarang tengah berbaring membelakangi Dev. Ketika Fey hendak tertidur, tiba² saja dari balik selimut ia merasa ada sebuah tangan tengah menggerayangi perutnya.


Hal ini sontak membuatnya geli sekaligus risih, seumur² tak ada seorangpun lelaki yang berani melakukan hal yang tak senonoh ini padanya. Hanya Dev. Pria dengan notabene crazy rich ini berhasil membuat Fey memberinya julukan sebagai orang gila paling mesum di dunia.


"T-tu... Tuan, berhentilah, saya geli" Tutur Fey pelan tanpa melihat sang suami.


"Diam" Bisiknya pelan ke telinga Fey. Malah pelukannya kali ini lebih erat ketimbang sebelumnya.


'Menyebalkan! Singkirkan tanganmu dasar mesum! '.


"Anda pernah bilang kalau anda tidak mau tidur dengan saya, tapi kenapa sekarang... ".


" Sudah ku bilang diam lah, jangan banyak bicara" Ucap Dev dengan nada kantuk.


Fey hanya dapat bergumam dalam hati ' Tidak sudi tidur seranjang denganku katanya? Hah!?... Lalu ini apa? Dia pikir ini sedang tidur dengan hantu?. seandainya aku bisa bicara langsung denganmu, aku pasti sudah berteriak dengan keras di telingamu kalo aku lah yang tidak sudi tidur berdua denganmu'.


"Hentikan membatin mu. Ini sudah malam, tidurlah".


Fey tertegun 'kok dia bisa tau sih kalo aku membatin, atau jangan² dia punya kekuatan super? Atau jangan² dia keturunan super dede? '.


'Ah tidak², tidak mungkin' katanya dalam hati sambil menggelengkan kepala pelan tidak percaya.


Dev dengan lembut membalikkan tubuh Fey agar menghadap ke arahnya, sontak Fey tercengang. Dekapan Dev membuat pipinya memerah.

__ADS_1


'Orang ini habis kesurupan apa? Kenapa malam ini sifatnya berubah lembut padaku'.


Batin Fey sambil mendongak ke atas, melihat ke arah Dev yang tengah tertidur pulas.


'Hoam.... Cuma pelukan begini saja seharusnya tidak terjadi apa² kan? ' Fey menguap ngantuk, tanpa sadar ia menurunkan kewaspadaannya, dia membiarkan Dev tidur sambil memeluknya kemudian mengikuti sang suami bermimpi indah.


___________


Tak terasa bahwa jam telah menunjukkan pukul 7 pagi. Tidur Fey begitu nyenyak semalam hingga hari ini ia bangun kesiangan. Ketika Fey membuka mata ia masih berada di dalam dekapan suaminya. Tapi ia merasa ada yang salah, tangan pria ini terasa sedang menyentuh kulit perutnya tanpa ada kain baju yang menghalangi.


Fey lantas membuka selimutnya pelan². Dan benar saja, bajunya sekarang telah menyibak ke atas, tepat di atas dada, menampakkan ********** yang berwarna ungu.


'Aaaaa! Dasar pria sialan! Mesum, mesum, mesuuuuuummmm.....!! Kurang ajar' pekik Fey kesal dalam hati.


Sontak Fey langsung terperanjat dari tidurnya, menatap suaminya dengan sebal, andai saja ia punya keberanian pasti dia sudah menampar pria mesum ini sekuat tenaga.


'Pria kurang ajar!... Bodohnya aku mengira bahwa dia tidak akan melecehkan ku' Fey membatin sambil menutupi bagian dadanya menggunakan tangan.


Suara Fey yang keras membangunkan Dev.


"Kenapa berisik sekali? " Ucapnya khas orang bangun tidur.


"Tuan, semalam anda ngapain saya? " Ujar Fey sambil masih menutupi bagian dadanya.

__ADS_1


"Ha? ".


" Apa maksudmu? Omong kosong apa yang sedang kau bicarakan ini? " Ucapnya di barengi dengan mulut yang menguap.


"Baju saya tadi terbuka".


" Terus? " Tanya Dev sembari bersandar di sisi ranjang.


"Apa kemarin malam tuan melakukan sesuatu pada saya? " Jawab Fey kikuk, ia merasa agak malu menjelaskannya.


"Hahahaha.... Kau kira aku tergoda dengan tubuhmu? Hahahahaha.... Bagian tubuhmu mana yang menarik? " Gelegar tawa Dev memenuhi seluruh isi ruangan.


'Lama² ku sumpal mulutmu pake sandal! ' geram Fey dalam hati.


"Tapi kok baju saya bisa terbuka? ".


" Mana aku tau, mungkin kemarin malam kau membukanya sendiri, atau jangan² kau sengaja membukanya agar dapat menarik perhatianku? ".


'Konyol! Kau kira aku gila'.


" Mana mungkin? ".


" Mana tau aku jalan pikiranmu? . Toh saat itu aku juga tidur, Mana mungkin tanganku tiba² saja bisa mengangkat bajumu" Elak Dev, ia langsung beranjak menuju kamar mandi dan meninggalkan Fey yang masih berdiri di sana.

__ADS_1


Tiba² saja tawa kecil dari mulut Dev muncul tatkala membuka pintu kamar mandi, tak dapat di pungkiri bahwa ia merasa senang karena bisa mengerjai istri kecilnya tersebut.


__ADS_2