Mentari (2021)

Mentari (2021)
51


__ADS_3

permasalahan kemarin telah terselesaikan. tidak sepenuh nya sesuai dengan keinginan kami tetapi sudah lebih baik dari sebelum nya.


hari ini kami di sibuk kan dengan pekerjaan berat yaitu mengangkat meja dan kursi untuk di letak kan di halaman sekolah di bawah pohon rindang.


besok pagi akan di ada kan acara penerimaan murid baru berprestasi melalui perlombaan yang akan di ada kan. jadi kami memutus kan untuk membuka stand, menjual makanan siap saji karena mengingat akan sangat ramai orang dari luar berkunjung ke sekolah kami jadi tidak ada salah nya kami menjual beberapa makanan dengan tujuan untung yang besar untuk membantu kami dalam persiapan lomba menari kami.


tiba-tiba entah dari mana datang nya asyril dan arhan, mereka membawa potongan kotak sebesar telenan di tangan nya


"Pinjam dong". Pinta ku cuma bawa satu jawab Asyril sedang kan arhan langsung mengambil posisi di samping Aca.


"yaahh Pelit". asyril duduk di samping ku dia mengipas diri nya, Karena aku duduk di samping nya jelas terasa dingin nya angin yang berasal dari kotak tersebut.


"biar adil kan?". aku mengangguk menanggapi pertanyaan Asril.


setelah lelah hilang kami kembali melanjutkan pekerjaan kami.

__ADS_1


murid di kelas ku membuka dua stand, yang pertama berisi aku, Aca, rosa, ayra, dea, Kania, Reno, arhan, asyril, Iqbal, nelfi, Zahra, via, Indah, Cindy, dan Ira sedang kan stand kedua berisi Alfi, Fathan, amat, velly, riza, eli dan beberapa teman yang lain nya.


...****************...


dalam beberapa hari ini kami benar-benar sangat lelah tidak ada jam istirahat bagi kami dari mulai terbit nya matahari sampai matahari terbenam, karena di sibuk kan dengan stand selama beberapa hari kami tak menyadari bahwa besok pagi kami yang akan berlomba, perlombaan Tari antar kelas.


malam ini Ayra sudah sibuk mengajak ku menginap di tempat Kania karena dia takut kami akan telat sampai ke tempat rias mengingat rumah kami yang jauh dari perkotaan.


"Yakin nggak mau ikut?". Aira dengan tas belakang nya yang super besar.


"ga bisa aku Ay, Kata ayah ku pamali anak gadis menginap di tempat orang".


"aku ga bisa Ayah ku ga izin kan. kalau takut telat besok ayah ku yang antar pagi-pagi ke sana". jawab ku lagi.


" Ya udah deh nah". ayra menjawab dengan kecewa.

__ADS_1


"Maaf ya". aku merasa tidak enak menolak ajakan ayu namun harus bagaimana lagi, aku tidak bisa melawan perkataan ayah ku.


"Ya ga papa aku pergi dulu ya". pamit ayra.


"Iya hati-hati ya".


aku tersenyum ke arah Ibu ayra yang berada di halaman menunggu ayra di atas motor.


ayra melambai kan tangan nya kepada ku kemudian aku membalas nya dan mereka berlalu pergi.


aku masuk ke dalam rumah dengan hati kecewa, aku juga ikut kecewa karena tidak bisa ikut dengan ayra. aku juga ingin bersenang senang dengan mereka namun ayah lebih tau apa yang baik untuk ku.


aku harus menerima keputusan ayah.


Happy reading teman teman semua jangan lupa like jika kalian suka dengan cerita nya, vote and komen.

__ADS_1


jika kalian mempunyai saran jangan sungkan dan ragu untuk berkomentar


komentar kalian akan sangat membantu author dalam memperbaiki segala kekurangan dan kesilapan.


__ADS_2