
Jam istirahat telah di mulai.
"nggak ke kantin Na". Tanya Rossa.
"Iya Ayo ke kantin, lapar, pengen makan risol kak mar". ucap Aca sambil membayangkan makanan yang di sebut.
Aku memasukkan semua buku dan alat tulis lain nya ke dalam tas.
"yuk". ajak ku.
"nggak jajan?". Tanya ku kepada Ayra yang masih setia di tempat duduk nya, tentu nya di belakang ku.
"duluan aja Na". tanpa mengalihkan pandangan nya dari buku yang ia Tulis.
"Na!". panggil Andra.
"Haaa ya?".
"ntar sore joging yuk".
"Jangan di php-in dong temen aku". ayra ikut nimbrung dalam percakapan kami.
"php-in apa sih?. orang serius, dia aja yang nggak mau".
"Udahlah na, mereka kalau ribut lama". Aca menarik tangan ku. kami menuju ke kantin.
"Sejak kapan kamu dekat sama Andra na?". tanya Rosa sambil memasukkan beberapa gorengan ke dalam plastik.
"Aku sama Andra biasa aja kayak temen yang lain, tapi karena ada ayra Di dalam pertemanan kami, Jadi lah gini. kamu kan tahu sendiri Ayra gimana, Dia suka membesarkan sesuatu yang kecil".
"Andra ngepost foto kamu lohh na". sambung Aca.
__ADS_1
"aku nggak ngesave nomor nya Andra tapi Riza ngasih tahu aku, kamu tahu kan Riza itu orang nya suka heboh sendiri jadi walaupun kamu nyangkal teman-teman sekelas pasti tahu dari Riza". lanjut nya lagi.
"Kalian kan juga tahu gimana aku Ca, Sa". Rosa menepuk pundak ku.
kami membayar makanan yang telah kami ambil kemudian kembali ke kelas.
Sore hari nya aku pergi ke tempat yang di kata kan Andra, Awal nya aku malas untuk pergi kemudian karena jurus paksaan dan rayuan yang keluar dari Andra akhir nya aku memutus kan untuk pergi.
aku pergi bersama Maya, di sana Maya akan bersama Rian dan aku bersama Andra.
"Gimana dong May? Aku kira aku cuma nemenin dia doang, nggak tau nya dia ngajak lari".
aku memang memakai pakaian santai yang juga cocok jika di pakai untuk berolahraga tapi aku menggunakan sandal. Jika saja aku tahu dia juga mengajak ku lari aku akan pakai sepatu dari rumah.
"bilang aja ke dia kamu nggak bisa". aku mengangguk.
aku menghampiri Andra yang menunggu ku di kursi taman.
"aku nggak bisa lari".
"May ayoo!". aku mau mengajak Maya dengan suara setengah berteriak.
"duluan aja ntar aku nyusul".
"Kamu hati-hati di sini ya".
"Iya".
Andra bangun dari duduk nya mulai berjalan di depan ku.
"kamu di sini". tunjuk nya kearah samping kiri nya.
__ADS_1
"jangan di belakang, kamu kan bukan pengikut ku". kemudian aku berjalan di samping nya
"teman mu nggak papa di tinggal?".
"nggak papa kok dia lagi nungguin Ryan pacar nya". Hening kemudian
"adik mu lucu na". kembali mencari topik pembicaraan.
"Iya". aku tersenyum. hening lagi.
"Dia nggak ada pembahasan lain?". batin ku.
"Aku mau ngomong sama kamu Na".
"dari tadi kan kamu ngomong sama aku". jawab ku sedikit kesal, pasal nya seperti tiada guna nya aku ke sini hari ini.
"hari ini tanggal nya bagus na".
"tanggal berapa?".
"21 Januari 2021"
"iya, ya?. Kok aku baru nyadar".
"sebenar nya.....". ucap nya gantung.
"sebenar nya apa?".
Dia seperti ragu mengeluarkan suara.
"nggak ada apa-apa nanti aja aku telepon kamu ya".
__ADS_1
"Oke lah". setelah itu tidak ada lagi obrolan di antara kami hingga pulang.
happy reading ❤️❤️