Mentari (2021)

Mentari (2021)
52


__ADS_3

Tepat pukul 9 pagi kami semua sudah berkumpul di sekolah kami semua berdiri dengan raut wajah khawatir dan jantung yang berdegup kencang, sebenar nya tidak ada yang perlu di takut kan tetapi karena harus berdiri di depan orang ramai Entah kenapa jantung selalu berdegup tak karuan


...****************...


kami telah menyelesaikan tampilan tari kami. rasa lega telah kami peroleh, kami hanya tinggal menunggu hasil yang akan menjawab semua kerja keras kami selama satu semester ini.


"Pengumuman akan ada besok pagi di depan kelas kalian masing-masing, hari ini kita cukup kan sampai di sini saja. kalian semua boleh pulang". bu Ningsih meninggal kan meja juri dengan Juri lain nya


"ayo na makan-makan dulu kita". ajak ayra.


"boleh tapi aku nggak boleh lama-lama sejaman lagi di jemput bunda ku". sengaja ku kata kan begitu agar mereka dapat menyesuaikan waktu.


"okee amaannn". Kania mengacungkan jempol nya


Dengan segala pertimbangan dari teman-teman yang lain nya akhir nya kami memilih warung mie untuk mengganti rasa haus dan lapar menjadi kenyang dan puas


"yuk, lets go".teriak ayra.


"Yukk!!". jawab Kami semua.

__ADS_1


kami melaju kan motor dengan kecepatan 40 KM per jam, aku naik bersama Inara. Kami bercengkrama di jalan sambil membawa motor seolah itu adalah Jalan milik kami. Tentu saja Ini perbuatan yang tidak baik dan tidak boleh di tiru tetapi terdapat rasa menyenangkan yang sulit di jelas kan di dalam nya.


"boleh kan di sini?". tanya Innara.


"boleh dari pada lama nyari tempat Entar malah enggak jadi makan". secuil pembenaran dari Kania yang memang benar.


"iya boleh di sini aja". aku pun ikut menjawab.


setelah bertanya persetujuan dari teman yang lain akhir nya kami masuk ke dalam.


ayra menarik tangan ku menuju kasir.


" Pak meja nya boleh di satu in ga?".


karena mengingat jumlah kami yang banyak pak kasir menyatukan 3 meja untuk kami dengan di kelilingi 16 kursi. Setelah selesai kami segera duduk dan memesan makan, selagi menunggu makanan datang kami berbincang-bincang sebentar, ada yang bersenda gurau, dan ada yang menebar gombalan.


kapan kami akan diam?. begitu makanan datang. Berbicara saat makan Bukan lah style kami. Oleh sebab itu, jika ingin melihat kami diam maka Lihat lah saat kami makan.


selesai makan kami semua pulang Begitu pun aku, aku sudah di jemput Bunda.

__ADS_1


"Kapan kak pengumuman nya". Tanya bunda mengusir sunyi dalam perjalanan.


"besok Bun".


"semoga masuk 3 besar ya Kak".


"Amin, Tapi kalau nggak masuk juga nggak apa-apa yang penting nilai nya bagus


"nggak boleh gitu Kak kita harus berdoa yang terbaik ". Nasihat bunda.


"aku nggak mau berharap Bun". begitu lah percakapan kami berakhir.


sampai lah kami di rumah.


begitu sampai aku segera masuk ke dalam kamar, membersihkan make up ku kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh ku.


setelah semua selesai, aku beristirahat sejenak karena hari ini bukan hari yang tidak melelah kan.


Happy reading teman teman semua jangan lupa like jika kalian suka dengan cerita nya, vote and komen.

__ADS_1


jika kalian mempunyai saran jangan sungkan dan ragu untuk berkomentar


komentar kalian akan sangat membantu author dalam memperbaiki segala kekurangan dan kesilapan.


__ADS_2