
***
Ardika jaya ialah anak tunggal dari wisnu jaya pemilik perusahaan terkenal di kota xx. banyak sekali bisnis yang kelola saat ini. Ardika saat ini berumur 17 tahun, masi duduk di bangku SMA kls 2 di sekolah nusantara T. Dia dijuliki sebagai pria tertampan di sekolahnya. tingginya mencapai 185 cm kedua orangtuanya biasanya memanggil ardika dengan sebutan jey.
**
Jey menyapa mami dan papinya di ruang makan. seperti biasa mereka sarapan bersama setiap paginya.
"Jey, apakah kamu ada kegiatan hari ini nak?" tanya mami. Aku ada kegiatan ekskul antar sekolah mi jadi pulangnya agak sore lah.
Setelah sarapan Jey pamit mencium tangan kedua orangtuanya. Melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, karena jam masuk sekolah akan tiba.
"Hei Jey, baru sampe lo bro? tanya Reno yang salah satu sahabat nya , Oya bagaimana dengan pertandingan nanti apa lo udah siap? " Gue denger" lawan kita itu gk kalah hebat dengan tim kita."
"Terus apa masalahnya lo nyerah?"
"Ya gk gue kan cuma nyebar berita."
"Mmmhh,, lo gak usah suka dengar gosip
kayak cewek" tau gak, persiapkan extra lo jam istrahat kita akan latihan sebentar," katanya meninggalkan Reno.
"Woi kampret tunggu gue lah!"
Bel jam istrahat pun tiba, tim basket dari sekolah nusantara sedang adakan latihan untuk pertandingan antar sekolah nantinya. pertandingan yang akan diadakan yaitu
__ADS_1
~basket putra & putri.
~volly putra & putri
Hari ini jadwal pertandingan diadakan di sekolah nusantara dan lawan mereka dari sekolah pelita bangsa.
"Jey,.." panggil Jeni berlari menghampiri lelaki itu. Aku mau ngasi kamu sesuatu.
"Apaan?"
"Nih, menyodorkan sebuah coklat berbentuk love. "Buat apa ni?"
"coklat buat kamu. ini rasanya manis seprti aku."
"Stttttss, diam lo gue mau muntah dengernya tu gombal cocoknya lo utarakan buat Zaka."
"Oi gue nunggin lo dari tadi eh malah asik" ngobrol sama Jeni. lo mau nikung gue ya Jey, jangan kurang ajar ya," kata Zaka
"Ihh lo apaan si ka, ganggu aja tau gk."
"Ya elah Jeni sayang, gak usah cemberut gitu dong, jantung gue rasanya gk berfungsi kalau liat kamu cemberut gitu, cengar cengir melirik wajah jeni yang lagi cemberut.
"Jen lo emang demen banget ya masang muka masam kayak jeruk purut gitu deh pokoknya," kata Jey meledek Jeny yang lagi ngambek.
"Lo jangan gitu dong Jey, gue lebih suka ngeliat Jeny begituan, rasa masamnya membuat jantung gue bergetar ser..ser gitu. hehhe"
__ADS_1
"Oh, sepertinya kalian cocok gitu deh pokonya."
"Nih buat jantung lo dari Jeni," menyodorkan coklat ketangan zaka lalu pergi melangkahkan kakinya ke lapangan basket, karena pertandingan akan segera di mulai.
"Jen, makasi ya coklat nya nanti kalau sekolah kita menang gue ajak ngedet mau gk?? "tersenyum meledek jeni.
"Makan tu ngedet, meraup muka zaka dengan kasar lalu pergi. "aaauuuu sakit, Jen tunggu gue."
Anak" dari sekolah bangsa sudah tiba.
seorang pria dengan motornya yg keren tidak lepas dari pandangan cewek". Dia membuka helm hitamnya dengan arogan dan tampan terlihat aura parasnya yang hitam manis, yaitu Morgan Ziko.
"huuuuuuuuuiiii...."Teriakan anak" sekolah Nusa."
Pertandingan pertama yang akan diadakan yaitu basket putra. Lapangan begitu rame dengan teriakan para murid" kedua sekolah tersebut. Kedua tim sudah berkumpul. Kapten tim memberi arahan ke anggota masing"
sebelum melakukan pertandingan, mereka saling bersalaman.
"Apa tim mu sudah berlatih? karena gue tidak jamin melihat tim lo yang leot๐๐akan menang," Kata morgan saat bersalaman dengan Jey, hanya tersenyum miris.
Tim white vs Tim black
huuuuiiiiiiiiii.... huuuuiiiiiiiiiiii
Teriakan anak" bagaikan petir yang sedang bersahutan. yeiiiiiiiiiii ๐๐๐good job, tim black 1 - 0 white. Yeeeeiiiiiiii๐๐๐๐ lagi lagi tim black. Morgan melirik jey dengan senyum liciknya.
__ADS_1
Dasar kampretttttt, ucap Reno.