
~Pagi sayang.... pesan dari Jey
~Pagi juga bang Jey
~Nanti aku jemput ya.
~Ok
*/*/*/*/*/*/*/
"Pagi mi, pi!"
"Ayo buruan sarapan, ntar kamu telat lo!"
"Iya mi." Oya Jey setelah selesai ujian kamu akan langsung pergi keluar negeri!
huhuhu!!
*Berusaha mencermati kalimat papinya. Dia bahkan baru kasmaran, bagaimana ia akan menceritakan ini ke Willa. Baru saja mereka menikmati momen bersama, ini mungkin sangat berat baginya*.
Jey dan willa sudah berada di perjalanan menuju sekolah. "Bang Jey, sebentar lagi ujian akhir semester, ayo semangat belajar kata Willa sambil tersenyum!
cihhh kenapa dia lucu sekali sih?
"Siap bidadari! Nanti sepulang sekolah abg gk bisa jemput sayang. "Gk apa" bang, nanti Willa pulang bareng Rijka aja!"
Ketika sampai di gerbang sekolah, sejenak lelaki itu memandang gadisnya. " Ada apa bang?"
"Gpp, kamu sangat cantik!"
"Baru sadar ya kamu nya?" Tertawa dan membelai rambut Willa dengan lembut. Mencium kening sedikit lama. "Masuk gih, sayang!"
"Kamu hati-hati ya bang!"
"Mhh!"
.
__ADS_1
.
.
Darrr!!
Mengejutkan Rika yang sedang sibuk dengan ponselnya.
"Ih, lo apaan si Will, jantung gue bisa copot tau gk." Maaf maaf, aku mau cerita sama kamu Rik."
"Cerita apaan?"
"Aku sama bang Jey udah jadian loh!"
"Whatt???"
anak anak lainnya melirik Rika yang suaranya terdengar sampai ke ujung pintu sana.
"ssstttttttt.... pelankan suaramu!"
"Waaahhhh berarti teman gue gk kesepian lagi dong," ledeknya.
"Trus, trus, bagaimana rasanya itu? *R*ika memainkan tangan nya, dengan istilah bercumbu.
"Dasar mesum, aku gk tau soalnya belum sejauh itu!"
"Ciiieeeee berarti lo berharap ya?"
"Apaan si Rik!"
Pak Adi sudah memasuki kelas mereka untuk memulai pelajaran
dikelas ips 2
Morgan melirik kearah Kori yang tengah menyadari itu kemudian mengangkat roknya sedikit keatas memamerkan pahanya yang putih dan mulus.
"Ck, sampah," kata Morgan
__ADS_1
"Pengen di belai kali bro, sambung Adam.
"Hasrat gue gk bergelora melihat yang sudah kendor." Hahahha ******** lo Mor, sambung Remon.
"Lo mau tau gk dam , selera Morgan serapat apa. apa??"
"Serapat Willa. wkwk."
Kedua temannya menertawakan Morgan, dan sementara yang di tertawakan sibuk dengan pikiran nya mengingat gadis itu.
**
Jey dan kedua teman nya sedang menuju kantin. Seperti biasa mereka memesan juice orange dan nasi goreng. "Jey nanti kita main basket ya, ajak Reno." Gue gak bisa Ren, gue udah janji sama Willa untuk serius belajar."
"wah, kayaknya udah ada nih mami kedua lo Jey sambung Zaka. "Apaan maksud lo mami kedua?"
Kelamaan loading lo Ren, wkwkwkkw."
"Oo, jadi itu, kalau gitu kita harus rayakan ini Jey. "Udah ya, lo berdua gk usah banyak cerita, gue lagi pusing nih."
"Pusing kenapa?"
"Gara gara balapan kemaren mami dan papi marah sama gue, dan akan ngirim gue keluar negri selesai ujian akhir sekolah.
"Apa, jadi lo mau pindah Jey"?
"Mm, sebenarnya gue gk mau, tapi gue gk berani nolak papi."
hikkkksssss, gue gk mau kehilangan temen sebaik lo Jey, memeluk bahu Jey dengan kedua tangannya.
"ehhhh ngapain si lo lepasin, baju gue jadi basah kena iler lo kamprettt!"
"Haha, banci! terus bagaimana dengan Willa Jey? (*R*eno) "Bagi gue ini sangat berat, harus berpisah dengan Willa. Gue gk tau harus ngomong gimana, dan gue takut sekali Willa marah sama
"Berarti lo udah bucin dong hahha, sambung Zaka memberi lepekan di kepala Jey.
"Kalau lo bukan teman gue, uda gue patain tu tangan lo!"
__ADS_1