
jam sudah menunjukkan pukul 7 malam.
kamu mau kemana jey, kata mami.
jey mau keluar mi. dia langsung pergi meninggalkan mami dan jeslin yang sedang nongkrong di ruang tamu.
jey mengambil ponselnya, dan mengirim pesan ke willa.
~ aku sudah menuju pantai.
willa membaca pesan dari jey. hatinya sangat gelisah, diantara kesana atau tidak. tidak willa, dia sudah punya tunangan, gerutu willa.
sudah setengah jam jey menunggu disana, namun willa blm datang juga. jey menatap ombak" pantai dan menikmati angin malam yang bertiup kencang.
malam sudah menunjukkan jam 21.15 jey masih menunggu sambil memainkan ponselnya.
willa berlari ke arah pantai dan mencari wajah orang yang sangat ia rindukan. bg jey, panggil willa menghampir jey yang menolehkan pandangan nya.
kini mereka saling berhadapan. aku sudah duga kamu pasti datang wil. aku datang kesini untuk meluruskan perasaan ku yang slama ini tergantung oleh mu.
willa aku mohon, kita masih bisa memperjuangkan hubungan ini.
tapi kamu sudah punya tunangan bang, apa kamu memikirkan perasaan ku?
willa, aku hanya bertunangan dan aku mau kita tetap memperjuangkan hubungan ini. setelah aku punya pekerjaan nanti, aku akan mengatakan sama mami dan papi, dan juga keluarga jeslin kalau aku hanya inginkan kamu jadi istriku.
willa, mengegam tangan willa. saat ini aku belum bisa menolak perintah mami, karena aku belum punya apa". semua biaya hidupku masi di tanggung sama mami. aku mohon bersabar lah.
__ADS_1
bagaimana dengan tunangan mu bg?
kalau masalah jeslin biar aku yang ngurus.
apa kamu akan menyakiti hatinya?
tidak willa, aku sudah bilang dari awal sebelum kami tunangan, kalau aku tidak mencintainya.
tapi bagaimana kalau mami kamu tau kalau kita masi berhubungan, dia akan menghancurkan hidupku.
tidak willa, mami tidak akan tau.
maaf bg jey, aku tidak bisa melakukan ini.
willa aku mohon, aku sangat mencintaimu.
berikan aku kesempatan sekali lagi.
hallo nyonya, anak anda sekarang berada di pantai biru bersama gadis itu.
kurang ajar, ternyata gadis itu tidak mendengarkan ancaman ku. singkirkan gadis itu dan jangan sampai menyentuh anak saya.
mengerti kamu?
baik nyonya.
willa dan jey sedang berpelukan, melepaskan rasa rindu yang terpendam. mereka duduk di pinggir pantai. willa menyandarkan kepalanya di bahu laki" itu.
__ADS_1
sayang, apa selama ini morgan baik padamu? iya bang, morgan sangat baik sama aku.
dia juga membantu ku membuka restoran mixwhite. aku sudah menganggapnya seperti saudara.
mana mungkin bisa kamu dan morgan bersaudara sayang, aku tau morgan juga mencintai mu, tapi aku akan tetap memperjuangkan cinta kita, batin jey.
mereka berjalan menyusuri sejuknya pantai. aauu,, ringis willa.
kenapa sayang?
kaki ku sakit bang. mana coba aku liat.
kenapa kaki mu bengkak begini sayang?
tadi kaki terkilir waktu ngantar pesanan pengunjung bg.
ayo naik ke punggungku. biar aku gendong.
apa, gk usah bg jey, aku masi sanggup jalan kok. udah ayo. dengan terpaksa willa mengikuti perintah jey.
bang jey, kita duduk disini ya.
baiklah nona...
mereka duduk saling berhadapan. jey menangkup dagu willa dengan kedua tangannya. willa, boleh aku mencium mu?
willa menundukkan wajahnya kemudian mengangguk dengan malu malu.
__ADS_1
jey, memiringkan kepalanya dan mengecup bibir gadis itu dengan lembut.
**