Menunggumu

Menunggumu
bab3 ~berkenalan part 2~


__ADS_3

Selama berlangsungnya pertandingan, teriakan anak" antar sekolah saling beradu. Jey selalu mengamati gadis yang sebut berparas cantik itu, "Dia jago juga ya bermain basket."


"Jey gue perhatiin ni ye, lo dari tadi mandangin tu cewek," kata Reno menupuk punggungnya."


"Mmmhh lo bilang apa???


Ya elahhhh balek nanya lagi. Lo kenal sama tu cwek?"


"Tidak, selepas ini gue mau berkenalan dgn nya."


"Tapi gue liat tu cwek jago amet ya, cantik lagi?"


"Eh, lo gk usah liat" dia gitu!"


"Kenapa emang, lo suka sama tu cwek?"


Jey hanya tersenyum tanpa mengalihkan pandangannya. Teriakan dari tim black luar biasa. Saat ini kemenangan ada di tangan sekolah Bangsa.


Ledy sangat geram melihat willa yang bisa mengalahkan nya. Ia juga tak kalah tomboinya dengan Willa. Kemudian melakukan serangan, namun Willa berhasil membawa bola dan memasukkan ke ring.


Tim white memberikan semangat. Begitu juga dengan tim black tidak mau kalah dengan teriakan nya.


Yeiiiiiiii👏👏👏👏 (suara teriakan dari tim black) karena kemenangan sudah ditangan mereka. Mereka saling berpelukan dan bersalaman memberikan ucapan selamat.


Namun Ledy tidak mau berjabatan dengan lawan nya, dia langsung meninggalkan lapangan. Disisi lain Jey tetap memberikan semangat kepada tim putri meskipun mereka tidak menang. Lalu pergi dan menghampiri Willa.


"Selamat ya kamu memang jago, kata nya memberi salam."


Terimakasi!!


" Oya aku Ardika jaya, panggil aja Jey. "

__ADS_1


" Iya, nama ku Willa Karina." Will ayo buruan, ajak Rika.


"Kalau gitu aku pergi dulu ya, "


"Eh tunggu Wil, aku boleh minta no hp kamu?"


Willa mengambil hp tsb dan menyimpan no nya. Sampai ketemu lagi!!


Willa dan Rika pergi keruang ganti. Sesampai mereka disana willa melihat seragamnya sudah berserak dilantai. Dia juga melihat Ledy dengan angkuhnya berdiri di depan lemari seragamnya tadi.


"Oh may god, seragam ku."


Apa kamu yang merobek seragam ku? tanyanya ke Ledy.


"Mmhhhhhh, jawabnya santai


"Itu karena lo udah berani melawan gue." Ledy menarik rambut ikal Willa.


"Lepasin teman gue, jawab Rika "


"Diem lo!"


Teman" Ledy menarik Rika sehingga dia tidak bisa menolong Willa.


Kesabaran Willa sudah di ujung tanduk, hati dan kepalanya memanas dan menyerang Ledy dengan menarik kedua tangannya ke belakang, Ledy tak mau kalah, kini mereka sedang berjambak"kan.


"Lo dengar nggak suara ribut" di ruang sebelah Jey?" tanya Zaka


"Iya, ayo kita liat!"


Mereka segera berlari ke ruangan itu dan melihat Ledy dan Willa sedang jambak"an.

__ADS_1


"Hentikan!! apa yang kalian lakukan aaa??"


Jey melihat bbir willa sedikit berdarah dan rambutnya sudah acak"kan.


"Kamu gk apa" Willa?"


Willa hanya menggelengkan kepalanya dan memungut seragamnya yang sudah cobek tadi. "Apa kamu yang melakukan ini Ledy?"


"Kalau iya kenapa? gue benci sama ni cewek, Kenapa sih lo bela"in dia, brengsek tau nggak lo!" kata Ledy pergi meninggalkan mereka.


" Lo tu yang brengsek jawab Zaka"


Mereka kluar dari ruang ganti dan berjalan ke parkiran. "Aku anter kamu pulang ya!"


"Gk usah Jey, aku pulang bareng Rika aja."


"bener kamu gk apa"?"


"iya."


"Kalau gitu hatihati ya."


Rika melajukan motornya keluar dari gerbang sekolah Nusantara. Jey mengamati punggung mereka sampai menghilang


"Woiiii... kayaknya lo suka ya sm Willa? tanya Zaka. "Sok tau lo."


"Ah udah lah nyet, gue tau lo.Oya, tadi Morgan bilang apa sama lo?'


"Dia bilang mau bales dendam karena gak terima kekalahannya."


"Jadi kita harus gmana dong?"

__ADS_1


"Tau ah, buruan pulang gi, gk usah lo pikirin itu."


__ADS_2