Menunggumu

Menunggumu
bab 75


__ADS_3

Tetap dukung kisah mereka ya gaes. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian😊. Maaf jika masi banyak typo. Selamat membaca ya!


Morgan sungguh gila. Ia sungguh tega meninggalkan Willa sendiri di tempat itu. Apa kira-kira yang membuatnya begitu marah?


Keesokan harinya, Willa terbangun pukul 6 pagi. Kepalanya terasa berat dan pusing ketika membuka matanya. Semua acara menyelusuri pantai dan juga tempat lainnya gagal begitu saja. Ia merasa nasib belum berpihak kepadanya. Tidak terasa air matanya semakin deras. Lo gk boleh lemah, Wil.


Setelah membersihkan diri, Willa kembali mengemasi barang-barangnya untuk kembali ke barak. Ketika ingin kluar dari kamar, suara ketukan pintu terdengar jelas di telinganya.


"Selamat pagi, nona!" ucap seorang wanita memberikan sebuah surat kecil padanya. Ini ada sebuah paket untuk anda, tolong dibaca dulu!"


"Siapa pengirimnya?"


"Ayo ikut kami, nona!"


Willa terheran melihat tulisan di sebuah kertas kecil itu. Ia pun mengekor dari belakang mengikuti wanita itu. Tidak jauh dari villa, mereka sudah sampai di sebuah ruangan dekat pantai. Ruangan itu masi tampak gelap.


Taraa!!!!


"Selamat ulang tahun!!" Lagu Hbd sudah terdengar riang. Dan Ucapan selamat ulang tahun dari pria yang kini menjadi kekasih hatinya saat ini. Willa melalakan matanya ketika Morgan sudah berada di hadapannya. Ruangan itu di hiasi dengan Mawar kuning di sekelilingnya.


"Kamu?" tunjuknya masih terheran.


"Iya, aku. Kenapa, sayang?" menghampiri Willa


"Bukannya semalem kamu marah-marah dan pergi?"


"Sengaja!" Ia raih tangan Willa dan menciumnya. Semoga panjang umur sayang, dan tercapai yang kau impikan."


Menatap wajah Morgan dan memegang wajahnya. "Terimakasih." Ia peluk tubuh kekar itu dengan erat. "Aku sayang kamu!" ucapnya lagi.


"I love you!"


"Aku kira kamu bener-bener pergi meninggalkan ku."


"Tidak mungkin aku begitu bodoh menyia-nyiakan waktu bersama mu, sayang!"


Setelah acara potong kue, Morgan mengajaknya menaiki sebuah kapal. Mereka akan keliling danau yang bersebrangan dengan kota itu. Disana ada sebuah tempat yang sangat indah untuk berkencan. Morgan sudah mempersiapkan semua yang ia butuhkan. Dan rencana yang ia buat ialah berpos prawed dengan Willa.


"Sayang, kita mau kemana?"

__ADS_1


"Suatu tempat!" ucapnya mengecup kening sang pacar. Menikmati angin pagi yang bertiup kencang. Moment ini sungguh indah dan tak akan terlupakan bagi sosok Morgan yang sangat menginginkan ini sejak lama. Berdiri dan Ia rentangkan tangannya.


Willa memandang Morgan dan tersenyum. Merangkul bahu lelaki itu dan menyatukan kening mereka. Ia tidak pernah membayangkan momen seromantis ini dengan Morgan. Karena sejak dulu lelaki itu tidak pernah mengenal kata cinta yang romantis dan selalu bersikap kasar.


Beberapa kali mereka mengambil gambar di tengah danau indah itu. Setelah beberapa jam berlalu, mereka sudah sampai di sebuah bukit dengan pemandangan yang indah juga. Morgan menyuruh Willa untuk mengganti pakaian nya.


"Mor, kita mau ngapain?" tanya nya heran ketika sudah menerima sebuah gaun cantik dari Morgan.


"Pakailah, sayang!"


Tanpa banyak pertanyaan Willa mengikuti kemauan lelaki itu. Merias sediki rambut dan wajahnya. Morgan menghampirinya dan tersenyum puas. "Wah, calon istri aku cantik banget."


"Calon istri?" heran


"Mm, kita akan melakukan prawed disini, sayang."


"Aa Morgan, apa ini tidak terlalu cepat?"


"Sayang, kamu sudah berjanji padaku, kita akan bertunangan bulan ini, kan?"


Terdiam dan mengingat janjinya waktu itu. Ia raih tangan gadis itu dan, "Apa kamu belum yakin denganku?"


"Kalau begitu, ayo sayang!"


Mereka sudah siap untuk melakukan foto praweding. Berwajah Ganteng dan cantik sudah terpapar di wajah kedua belah pihak. Morgan menyiapkan semua dengan baik.


Morgan mengambil beberapa gambar untuk ia posting di Sosmed miliknya. Supaya dunia tau, kalau ikatan cinta mereka semakin kuat.


One stap😍



Tidak menunggu waktu lama. Para sahabat sudah mulai heboh.


Remon : Ok next. Gue tunggu acara selanjutnya.


Adam : Main ngebut-ngebut aja lo ya. Tapi gue suka


Rika : Tolong di rem dong mas, Jangan ngeduluanin gue! Love you cantikku😍😘

__ADS_1


Remon : Muka lo mane, Mor?


Adam : Sepertinya dia jadi tukang foto Mon😆😝 wkwkw..


Meremas berkas yang ada di hadapannya ketika melihat postingan sang sepupu. "Brengsek!"


"Kenapa gue harus berurusan sama lo si, Mor?"


Tersenyum licik ketika mendapat sebuah ide busuk. Kita liat saja, gue akan lebih mudah menghancurkan gadis itu berkat lo Mor.


***


"Sayang, kita akan brangkat malam ini ke Jerman!" ucapnya sambil menuangkan wine.


"Morgan, aku sungguh terkejut dengan semua ini, aku bahkan tidak punya persiapan untuk bertemu dengan keluargamu nantinya."


"Aku sudah mempersiapkan semuanya!"


"Apa kau juga sudah mempersiapkan mentalku?"


"Ck, sayang, mana mungkin aku yang menyiapkan mental mu."


"Lalu apa saja yang kau persiapkan? kau bahkan tidak menanyakan pendapatku." ucapnya sedikit kesal.


"Kalau aku tanya pendapatmu, kau akan mengundur-undur waktu selama kau mau."


"Sama aja, kalau aku tidak suka dengan persiapanmu, semuanya akan sia-sia kan?"


"Cepat habiskan saja makananmu, cobalah mengalah kali ini." Kau tidak sedang bertugas mempertahankan keadilan. Saat ini kau hanya perlu mempertahankan cinta kita."


"Tapi cuti ku hanya selama 3 hari, Morgan!"


"Perpanjang saja cutimu selama seminggu."


"Morgan?" teriaknya sedikit meninggi.


"Iya sayang?"


"Kesel tau, gak!"

__ADS_1


"Gemes tau gk, Wil!"


__ADS_2