Menunggumu

Menunggumu
bab 11


__ADS_3

morgan menghajar zoki sampe baba belur. sementara jey dan teman" nya menghajar anak buahnya zoki. di akhir kekalahannya,anak buah zoki datang bersama dengan seorang gadis.


hentikan atau gadis ini akan mati!


jey dan morgan sentak menatap ke arah suara tersebut. mereka sangat kaget melihat willa yg didekap dengan laki" itu.


willa? jerit jey


dasar perempuan bodoh, hentak morgan. seakan akan dia tau siapa penyebab semua ini. ketika jey ingin mendekat, heii sekali lo melangkah, gadis ini akan mati. kini morgan dan jey angkat tangan. zoki dan teman"nya mengambil kesempatan menghabisi morgan dan jey. hidung mereka bercucuran darah. hati willa sangat panas seperti bara api melihat mereka di hajar habis"an. willa berusaha sekuat mungkin melepaskan cengkraman lelaki itu.


willa menendang ularnya, sehingga lelaki itu meringis kesakitan. seketika zoki melihat willa yang mencoba berlari, sehingga zoki mengejarnya.


mau kemana lo aa??


zoki mencengkram leher willa, tapi willa masih sanggup untuk melawan zoki. willa menendang perut dan muka zoki. sehingga zoki sudah terdampar ke tanah dengan sisa tenaganya yang minim


jey dan morgan melihat willa, mereka hanya terdiam saja, karena menurut mereka tidak ada lagi musuh yang akan menyerang.


stoppp!!


willa menatap kori dengan tatapan membunuh. "apa yang lo lakukan? melayangkan satu tamparan ke wajah willa.


willa menarik rambut kori dan memberikan 1 tinjuan tepat di hidung.


brengsek kamu!!


tatapan willa sangat menyeramkan, mungkin kesabaran yang ia simpan selama ini sudah membara. habisi perempuan itu! batin morgan

__ADS_1


melihat itu jey menghentikan willa dengan menarik ke pelukkannya. jey memeluk willa dengan sangat erat. morgan murka melihat ini, hatinya perih bagaikan luka yang tersiram alkohol kemudian pergi meninggalkan area tsb.


**


jey membawa willa ketaman xx. mereka duduk bersampingan untuk mengobati wajah jey yang penuh dengan noda merah.


auuuu... pelan" wil, ringisnya.


jey menatap willa yang sedang mengobati sikunya yang luka..



anggap saja ini jey ya gaesss. 😊😀


**


kenapa kalian bisa berantem dengan preman itu? berbagai macam pertanyaan yang dia tanyakan ke jey. namun jey hanya menjawab


"will, aku sayang sama kamu, ucapnya menatap willa dengan mata sayunya.


willa sangat terkejut dengan perkataan jey.


apa?? apa aku gk salah dengar dengan ucapannya? batin nya. melihat ekpresi willa yang terlihat kaku, jey memegang tangan willa dan meletakkan di dadanya. willa bisa merasakan detak jantung jey.


"willa, aku sayang sama kamu".


willa belum sempat menjawab terdengar hp nya berdering, panggilan dari papa.

__ADS_1


hallo pa?


willa, pulang kamu sekarang juga!!


willa terkejut mendengar bentakan papanya.sepertinya akan terjadi lagi peperangan di rumah.


bang, bisakah kita pulang sekarang?


ayo!


**


sesampai didepan gerbang, willa turun dari motor jey. kamu hati" pulang ya bang jey dan segera berlari memasuki rumah.


kenapa willa ketakutan sekali? jey tidak tau kalau willa dan kori saudara tiri.


sesampainya didalam, willa melihat kori berada di pelukan mamanya. "biar saya aja yang urus kata, rehan"


rehan mendekati willa dan menamparnya. apa yang sudah kamu lakukan dengan kakak mu aaa?? rehan melepaskan tali pinggangnya dan melibas tubuh willa.


ampun pa, ini bukan salah willa.


papanya tidak mendengarkan penjelasan nya dan menghajar willa dengan tali pinggangnya.


miska dan kori menyaksikan adegan tersebut ****** lo batin kori dengan senyum liciknya.


**

__ADS_1


__ADS_2