
Menggunakan waktu senggang selama 2 minggu untuk perawatan wajah serta berlibur sekitar kota itu. Mereka akan mengadakan pesta di sebuah puncak yang terlihat sangat indah.
Aku mengambil ponsel ku dan melihat beberapa pesan masuk dari Rika. Hanya dia yang mengetahui kontak num yang aku gunakan saat ini. Aku bahkan tidak ingin melihat media sosial milik ku.
Lo lagi ngapin? gue rindu! pesan 1 minggu yang lalu.
Aku mengirim beberapa foto ku padanya.
Ketika sedang sibuk mengetik pada keyboard komputernya, Rika mendengar ponselnya
berdering di atas meja.
"Willa?"
Segera menggeser layar ponsel dan melihat beberapa foto yang aku kirim. Meraba wajahku dan meneteskan air mata beningnya. "Lo cantik banget ya, sekarang!"
Up story :
Sayang -sayang kuh, lope lope kuh😍😍.
@Willa Karina
Beberapa menit kemudian, para sahabat-sabahat sedang mengetik komentar.
~ Adam : Siapa nih? @Morgan Ziko. Cuantikk bingit!😱😍
Melalak tanpa berkedip, Remon memperbesar foto yang baru saja ia liat. Ini bener-bener Willa?
~ Remon : Cewek gue cantik banget😘
~Adam : Jangan mimpi lo kampret! Willa, lo lagi dimana sayang😝, gue rindu.
__ADS_1
Setelah selesai membersihkan diri, Ana mengambil secangkir kopi dan membawanya ke ruang tamu. Menyerup kopi dan Mengambil ponsel lalu membuka sosmed miliknya.
"Temen-temen Rika cantik" juga!" kemudian menggeser sedikit kebawah dan melihat nama Willa. Melihat dengan tajam dan memperbesar foto itu. "Willa?"
Jantungnya sedikit berdebar dan tangannya bergetar saat melihat gadis cantik itu.
"Bagaimana kalau Jey sampai melihat foto ini? Apakah dia akan meninggalkan ku?"
Berbagai macam pertanyaan yang muncul di otaknya. Rasa takut akan kehilangan membuat wajahnya semakin panas. Mengelus dada dan memejamkan mata sejenak, "Tenang Ana, Jey tidak akan berpaling dari mu!"
Kemudian mencari-cari fotonya dengan Jey di ponsel. Melihat foto yang sedikit romantis untuk di posting.
Yang Ter💞 lah pokoknya😘
@Ardika Jaya
Kemudian melihat story 1 menit yang lalu. Rika meremas selimut yang ia pakai ketika melihat foto itu mesra dari mereka.
"Gue kerjain aja biar tau rasa lo!"
Gak kira - kira lah pokoknya kesenangan gue, ketika lo bilang akan datang ke Amerika. Kita tunggu 😘.
Rasain lo, bakalan gk bisa tidur siang dan malam. wkwkwk batin Rika.
Beberapa menit kemudian Ana mengambil kembali ponselnya untuk melihat komentar dari foto yang di up oleh Rika.
Aaa, dia akan ke Amerika? Tidak,, tidak...
ini tidak mungkin. Menutup rapat bibirnya menahan sedikit sesak dalam dada.
__ADS_1
Aku gak akan biarkan Jey bertemu dengan nya. Tapi bagaimana caranya?
"Aku akan telvon Jey, pokoknya minggu ini aku akan mengajaknya ke luar negeri." Iya, mereka tidak boleh bertemu. Tapi Jey tidak semudah itu diajak pergi. Aaa ayo dong Ana, pakai otak jernihmu untuk berfikir."
*/*/*/*/*/*/*
"Pasti tu anak pada galau, uuhh makanya lo tu gk usah nyeselin gitu. Belum tentu juga sahabat gue masih mau balek sama Jey." Menggeser tombol hijo untuk menyambungkan panggilan dari Reno.
~Hallo beb?
~Sayang, apa Willa akan berkunjung ke Amerika?
~Wkwkw, kamu juga kenak kan!
~Maksudnya?
~Ya ampun sayang, aku tu cuma ngerjain si Ana. Habis nya resek banget, takut amet ketikung dianya.
~Ooo gk perlu begituan lah beb.
~Gk perlu gimana maksud kamu? Dia duluan kok yang resek.
~Yah udah biarin aja, itu kan urusan dia.
~Aku gk seneng aja, sahabat aku di gituiin.
~Di gituin gimana maksud kamu?
~Udah deh, kamu tu gk usah belain mereka terus!
~ Bukan nya ngebela beb, tapi...
panggilan terputus.
__ADS_1
"Gue yang mau ngerjain, kok gue jadinya yang bete sendiri. Tau ah." Menarik selimut dengan kasar.