
morgan membaringkan tubuhnya disofa tidak jauh dari kasur willa. mata nya sangat mengantuk karena semalam mata nya tidak bisa terpejam sedikitpun.
klekkk...suara pintu terbuka dengan terkejut morgan langsung mengalihkan pandangannya dan melihat rika datang bersama kedua temannya.
bagaimana keadaan willa mor? tanya rika
dia sudah sadar rik, willa baru aja tertidur sebaiknya tidak usah di ganggu dulu.
gue kan cemas melihat sahabat gue morgan ketus rika dengan kesal.
lo kan bisa liat willa dari sini rik, tanpa harus mengelus elus rambutnya segala kata adam.
bagaimana bisa willa kecelakaan seperti ini mor tanya remon. gue juga gk tau, pas malam itu gue dengar suara tabrakan mobil tidak jauh dari villa. gue langsung kesana dan melihat jey dan willa sudah tak sadarkan diri.
berarti semalam itu willa dan jey bersama? trus bagaimana keadaan jey? tanya rika.
jey hanya luka sedikit di keningnya. willa ngapain si ketemu lagi sm tu anak? potong remon.
**
bagaimana keadaan mu jey tanya zaka dan reno. disana ada jeslin yang menjaga jey dengan mengelus elus rambutnya.
gue hanya sedikit terluka.
emang lo mau kemana sih, sampai bisa nabrak pohon segala?
reno dan jey mengalihkan pandangannya melihat jeslin kemudian melirik zaka dan
__ADS_1
zaka mengangguk seakan akan dia mengerti maksud dari sahabatnya itu.
kalian tidak perlu mengode. aku udah tau kok semuanya kata jeslin tiba tiba memecahkan keheningan. mereka melirik jeslin yang terlihat lemas.
aku tau jey, kemarin malam kamu bertemu dengan willa di pantai biru. aku juga tau kamu sangat mencintainya. tapi aku gk akan menyerah begitu saja. aku akan tetap memperjuangkan cinta ku untuk mu sama seperti yang kau lakukan sama willa, kata jeslin menggenggam tangan jey.
jey tidak menjawab jeslin, dia hanya memejamkan matanya memikirkan perkataan jeslin yang menusuk di bagian dadanya.
reno dan zaka saling melirik,
wahhhh.. rumit juga ni percintaan lo men, batin reno.
apakah kalian sudah menjenguk willa? tanya jey. belum jey, selepas ini kita akan kerumahnya.
padahal reno tau kalau willa ada di ruang sebelah, tapi karena papinya melarang untuk mengatakan keadaan willa lebih parah darinya mereka hanya bisa merahasiakan itu.
iya, makasih ya lo berdua udah datang kemari. jes, lo jaga jey ya kita mau pamit dulu kata reno.
iya, kalian hati hati ya.
mereka keluar dari ruangan jey. reno mengambil ponselnya dan memanggil nama "ayang beb"
sayang, apa kamu masih
di ruangan?
iya, aku masih disini. apa kalian sudah selesai? udah sayang, kamu sama siapa saja disana?
__ADS_1
cuma aku sama morgan, kalian gk mau liatin willa?
iya kita juga mau kesana kok.
ayo ka, kita ke ruangan willa, ajak reno.
tapi temen temen morgan ada disana ren, gue malas melihat tu anak pank.
gak ayo, cuma morgan doang yang ada disana sama rika.
mereka masuk ke ruangan itu dan melihat willa yang masih terbaring dengan wajah pucatnya. morgan hanya diam sambil memainkan ponselnya.
bagaimana keadaan willa? tanya reno memegang bahu rika yang duduk di samping willa. dia sudah membaik, kata morgan karena banyak mengeluarkan darah, wajahnya kelihatan pucat begitu.
bagaimana keadaan jey?
jey sudah sehat kok, besok pagi sudah bisa pulang kata zaka.
apa dia tau keadaan willa? kata rika
tidak, yang dia tau willa baik baik saja dan istirahat di rumah.
morgan mengalihkan pandanganya ke dua laki" itu.
cihh.. pintar sekali orang tua itu berbohong batin morgan.
**
__ADS_1