Menunggumu

Menunggumu
bab 56


__ADS_3

setelah membaca beberapa komentar morgan melihat sebuah komentar dari ardika jaya yang menjanggal di hatinya. siapa sebenarnya lelaki ini, apa dia menyukai pacar ku? sttt kenapa aku mengakuinya pacar?


apa anak" itu sengaja mengerjaiku? kurang ajar!!


morgan : ~• gue gk peduli dengannya ngerti lo semua. mau dia bermimpi, mau dia menangis itu bukan urusan gue.


adam membaca komentar morgan, iiss ini anak bodo amet sih pasti tu si jey merasa menang membaca komen lo yang beginian.


rika :~• lo gk usah pura" tidak peduli mor, coba kalau ingatan lo gk ilang, mmm pasti tiap hari lo pengen nempel terus sama willa.


apa, morgan hilang ingatan? apa yang terjadi padanya batin jey yang terus mengamati komentar mereka. setelah itu tidak ada lagi yang membalas komentar.


huuuu seger banget!! aku mengambil ponselku yang sedari tadi berbunyi. aku membaca semua komentar mengenai foto yang aku posting tadi. pandanganku tertuju ke satu nama yaitu ardika. " setiap aku mengingatnya hati ku terasa sesak menahan rasaku padanya. dan aku juga membaca komentar dari morgan. is morgan nyebelin banget sih, kalau gk peduli setidaknya kamu gk usah mengungkapkan ke publik.


sesaat aku ingin meletakkan ponselku ke meja rias sesorang melakukan videocall. dan aku melihat nya " bg jey"


hati ku berdak dikduk, angkat apa gk ya?


jangan willa, kalau kamu angkat kamu akan susah muf'on nya. kemudian aku ingin melangkahkan kaki ku ke ranjang namun hati ku merasa gundah lagi. akhirnya aku mengangkat video darinya. yang pertama aku lihat adalah senyum yang melebar di bibirnya. sesaat kami terdiam saling berpandangan. aku melihat dia mengerutkan keningnya dan memulai pembicaraan.


" aku rindu kamu, apa lagi melihat mu tak berbaju seperti ini, ledeknya."


aku melihat tubuh ku yang hanya berbalutkan anduk putih sampai menutupi dada ku. aku tidak sadar kalau setelah selesai mandi, aku belum memakai baju. aaaa... aku meletakkan ponsel itu ke kasur dan segera berlari mengambil baju ku.


~ willa?? panggilnya


setelah selesai berbaju, aku kembali mengambil ponselku dan mmmhh..


~apa sudah selesai?


aku hanya mengangguk


~ bagaimana kabarmu?


sejenak aku mengingat ke jadian seminggu yang lalu. ingin sekali aku menceritakannya padamu bg.


~ aku baik baik saja, kamu apa kabar?


~kurang baik.


~apa kamu sakit bg?


~ iya disini yang sakit. jey menunjukkan hatinya. karena kau selalu mengabaikan komunikasi kita. sama bg aku juga sakit!

__ADS_1


~ apa kamu sudah makan? aku mengalihkan pembicaraannya. dia hanya mengangguk seakan mengerti larinya pembicaraan ku.


sejenak lagi kam saling berpandangan dan terdiam menikmati perasaan masing".


~ apa kamu tidak merindukanku wil?


sangat bg, aku sangat merindukan mu.


~bg, kamu sudah punya tunangan, kamu tidak boleh berkata seperti itu dengan ku.


~aku tidak peduli. aku tidak akan menikah dengan siapa pun kecuali dengan mu.


preettttt...


~ aku mencintai mu sayang.


aku menundukkan kepalaku, karena aku tidak ingin dia melihatku sedang menangis.


~ willa, aku ingin sekali memeluk dan mencium mu.


~ udah dulu ya bg, aku mau belajar kamu juga harus rajin belajar ya. aku melambaikan tangan ku dan langsung memutuskan vc kami.


.


.


.


.


4 hari sudah terlewati akhirnya ujian selesai. seperti yang mereka rencanakan, selesai ujian mereka akan berkemping ke suatu hutan. rika menghampir adam dan remon di parkiran motornya.


"dam, mon kalian jadi ikut kan? "


" sorry rik, kita ada urusan yang lebih penting, jadi kita gk bisa ikut, ucam adam"


"yah, lo berdua gimana sih, kan udah janji mau ikut." eh rika, kita gk ada janji sama lo balas remon. is nyebelin banget lo berdua. rika pergi meninggalkan mereka dengan wajah beteknya.


besok nya mereka sudah pergi ke sebuah tempat wisata alam yang sangat menyejukkan. sesampai disana mereka menyewa tenda dan mengistrahatkan dirinya sejenak. banyak sekali kegiatan yang mereka lakukan disana. aku melihat rika dan reno sedang bermesraan menikmati suasana malam di tempat ini.


seandainya aku bisa bersama bg jey menikmati indahnya malam di tempat ini, uuhhh aku jadi senyum" sendiri membayangkannya. kita menikmati kemping selama 2 hari. ini adalah hari terakhir kami di tempat ini dan akan berpisah dengan tujuan melanjutkan study masing". kami tidak akan melupakan kenangan indah ini.


disisi lain

__ADS_1


~hallo mi?


~sayang, kamu sudah libur kan?


~iya mi, ada apa?


~sayang papi kamu sedang sakit, sedangkan mami lagi berada di luar kota mengurus bisnis perusahaan kita. kamu boleh gk pulang ngurus papi? kasian papi gk ada teman nya disana.


~ papi sakit apa mi?


~mungkin cuma ke capeaan aja sayang. kamu pulang ya!


~ iya mi, nanti siang jey akan berangkat.


~baik lah sayang, nanti mami telpon lagi ya.


jey langsung menghubungi papinya namun tidak diangkat. jey mengemasi bajunya dan mencari oma untuk meminta izin pulang ke kota asalnya.


setelah beberapa jam di pesawat, akhirnya jey sudah tiba di depan gerbang mewah tempat tinggalnya. dia langsung berlari masuk kedalam dan menanyakan ke beradaan papinya pada pak mud. di ruang kerja


jey membuka pintu ruangan itu tanpa mengetuknya terlebih dahulu. dia melihat papi yang sedang sibuk dengan berkas di mejanya. papi juga terkejut melihat anaknya yang ngosngosan seperti di kejar setan.


jey, kamu sudah sampai sayang?


"iya pi, kata mami papi sakit. dimana yang sakit?


papi tersenyum bahagia melihat kepedulian anaknya. jey, sebenarnya papi tidak sakit. ini hanya sebuah alasan supaya kamu bisa pulang.


pi ayo lah, ini sungguh tidak lucu! papi membuat jantungku hampir copot.


maafkan papi nak. ayo duduk dulu.


"apa tujuan papi mengatakan ke mami kalau papi sedang sakit? "


bukanlah kau senang pulang kembali kerumah ini jey? "iya senang pi, tapi gk gini juga caranya, mengambil minuman dan meneguknya.


ini adalah kesempatan untuk mu selagi mami ada di luar kota. temui lah gadis yang kau cintai itu, mungkin di lain kesempatan kamu susah untuk berjumpa dengannya.


huuffff ya ampun pi. papi jangan terlalu jauh jauh berfikir ya. jey akan tetap mencari willa kemana pun dia pergi.


itu tidak akan mudah jey. beberapa hari yang lalu papi bertemu dengan yogi. tidak sengaja kami berbincang bincang dan ternyata willa itu adalah anak dari sepupunya. dia akan membawa willa pergi jauh dari kota ini untuk melanjutkan studynya. maka dari itu papi merancang rencana ini.


selama 7 jam di perjalanan, kini kami sudah tiba di rumah masing masing. uuuhhh badan ini terasa remuk. aku langsung membersihkan badanku selama 30 menit. setelah itu aku memakai baju santai dengan celana hotpen ku. aku menjatuhkan tubuhku ke kasur ingin istrahat sampai pagi.

__ADS_1


__ADS_2