Menunggumu

Menunggumu
bab 37


__ADS_3

setelah acara itu selesai, willa dan juga teman teman yang lain berpamitan kepada rika dan juga keluarganya.


wil, lo pulang sama siapa? tanya reno


aku bisa pulang naik takxi ren.


tapi ini terlalu malam, gue anter aja ya kata zaka. willa hanya mengangguk.


sementara jey hanya diam memandang willa. sayang, ayo kita pulang, kata jeslin.


**


selama di perjalanan willa terus membayangkan kejadian tadi.


wil, lo baik baik aja kan?


iya, aku gpp kok ka.


setelah sampai dirumah zaka berpamitan untuk pulang. willa membaringkan tubuhnya, dan mengambil ponselnya. 1 pesan masuk dari jey.


~ "besok malam aku tunggu kamu di pantai biru. "


~ sorry ar, aku gk bisa.


~ aku akan tetap menunggu kamu disana.


keluarga jey sedang sarapan bersama. sayang, hari ini kita kepantai yuk, aku pengen kali liburan ke pantai, kata jeslin.


lain kali aja ya jes, aku kurang enak badan mau istrhat aja.


jey kamu kok gitu sih, benar kata jeslin. kalian kemari kan mau liburan, jadi sebaiknya kamu ajak aja dia ke pantai.


papi melirik jey dengan tampang kesalnya. mi, hari ini papi mau ngajak jey ke kantor.

__ADS_1


papi ini gimana sih, jey kan masi sekolah, jangan di bebankan dengan pekerjaan papi dong.


justru itu mi, jey bisa belajar mengelola bisnis kita dari sekarang.


pokoknya mami gk setuju.


cukup, jey menjatuhkan sendok makannya. jey pusing selalu di atur atur. kenapa kalian gk pernah mengerti perasaan ku?


jey pergi meninggalkan mereka.


biar jeslin yang bicara sama jey mi.


jeslin masuk ke kamar jey,


jey, kamu kenapa? kalau sedang sakit, kita gk usah pergi ya.


tidak perlu juga marah" begitu depan orang tua.


semenjak dari pesta semalam jey kok jadi berubah gitu? batin jeslin.


**


morgan, bagaimana dengan sekolah kamu sayang? tanya mama nya


baik. mmm sebentar lagi kamu kan masuk kuliah, bagaimana kalau kamu kuliah di jepang, ikut sama mama.


morgan gk mau kuliah ma. loh kenapa nak, kamu mau jadi apa kalau gk mau kuliah? bagaimana bisa kamu jadi penerus bisnis mama?


papanya melirik morgan, kenapa kamu selalu membantah orang tua aa? bentak papa.


pa, sabar dong, jangan langsung marah marah begitu. ini semua salah mu, kamu tidak bisa mendidik anak.


kamu jangan nyalahkan aku dong pa, aku sangat sibuk mengurus perusahaan kita di jepang.

__ADS_1


parrrr... morgan membating sendok ke piringnya sehingga membuat mereka terkejut.


morgan pergi meninggalkan mereka keluar dari rumah. dia melajukan motornya dengan kecepatan tinggi menuju restoran mixwhite.


mungkin tempat itu yang ia butuhkan saat ini. melihat senyum gadis bunglonya.


hanya butuh waktu 30 menit, morgan sudah sampai disana.


dia masuk kedalam restoran,


eh morgan, kamu ngapain kesini? kata willa yang sedang sibuk menyajikan pesanan pelanggan.


gk ada, gue mau tidur disini.


tidur? ini kan masi pagi, kok mau tidur?


ya gk lah, gue bosan aja di rumah.


morgan mengambil sebotol wine dengan cemilannya. eh mor, baru nyampe? kata chef ari.


iya ri.


bukannya mama kamu baru datang ke indonesia? kok, malah kesini?


gue bukan anak mami, yang merengek terus di ketek mama.


maksud aku bukan gitu, kamu kan bisa liburan sama mama dan papamu.


morgan tertawa memiringkan bibirnya ke atas. lo masih sibuk gk, bisa temenin gue minum disini.


aku gk sempat...


iss judes amet sih..

__ADS_1


__ADS_2