
huuiiii kembali lagi
happy reading ya gaiisssa..
**
jey meraba saku celananya untuk mengambil ponselnya.
dimana ponselku? dia mencoba mengingat dimana terakhir dia meletakkan hp nya.
astaga ponsel ku tertinggal. bagaimana kalau willa sudah menghubungiku?
ahhhhh... brengsek lo jey batinnya.
ayo jey keta berangkat? jeslin membuka pintu mobil dan mendudukan bokongnya di kursi penumpang. kemudian mereka pergi kemol untk menemani jeslin belanja dan segala macam.
**
aaaa bang jey gimana sih? udah jam segini belum datang juga. ucap willa. sudah 1 jam berlalu willa meneruskan belajarnya.
dia melihat seseorang yang tak asing bagi matanya. itukan morgan?
morgan.....willa melambaikan tangan nya kearah morgan. morgan melihat kearah suara tersebut. ohh gadis bodoh itu batin morgan. dia menghampiri willa.
"ngapain lo disini??
"aku nunggu jey, mau belajar bareng sih, tapi udah 1 jam belum datang juga. dengan wajah cemberut. oya, bagaimana kalau kita belajar bareng?
whatt??π±π± apa gak salah willa mengajak seorang brutal belajar bersama? kira-kira bagaimana ya reaksi morgan, mari kita saksikan kembaliππ
__ADS_1
gk perlu lo ngajak sampah belajar. jawab morgan. aku kan ngomong sama kamu, bukan sampah. terserah kamu mau ngomong apa, sebagai teman aku peduli sama kamu dan sekarang kita akan belajar.
"gue gk mau berteman sama lo."
kenapa? tanya willa. selera gue jauh dari lo.
lo itu terlalu krempeng.
ehh... aku juga gk suka ya sama kamu ππ¦.
trus ngapain lo ngaku ngaku kalau gue itu teman lo?
aaaaa... rengek willa. terserah pokoknya ayo kita belajar. kali ini aku akan jadi guru dan kamu muridnya. kata willa.
morgan melirik willa dengan tatapan heran. mungkin dia merasa willa sudah gila, namun dia tetap saja mengikuti keinginan gadis itu.
"sebelum kita mulai pembelajaran, ibu mau tanya sama kamu. morgan..,apa cita-cita mu?
"jadi tukang goreng". jawab morgan singkat dengan nada malesnya.
" oh, baik lah kalau begitu selepas ini kita akan belajar mengenai cara menggoreng. jadi tukang goreng?? willa berfikir sejenak melangkah menggeleng gelengkan dagu morgan kekanan kiri.
morgan semakin heran melihat tingkah willa.
"mmm... tampang mu tidak cocok jadi tukang goreng. bagaimana kalau cita -cita mu jadi seorang dokter?
tuaarrrrrrrr..... suara petir mengejutkan mereka. sepertinya akan turun hujan
"aaauuuuu.... teriak willa reflek menunduk di bahunya morgan dan duduk dipangkuannya. morgan juga terkejut melihat willa di pangkuannya
__ADS_1
jepp... jantung morgan sepertinya bersahut sahutan. dia mendorong tubuh willa.
"jangan terlalu lebay lo... "
"bukan lebay, aku sangat terkejut tau gk. "
whatttt??? morgan jadi seorang dokter?? mungkin itu sebabnya petir bergelora mengejutkan mereka. ππ
baik lah kalau begitu mari kita lanjutkan, jawab willa. ni anak kok gak kapok" ya, udah juga kesamber petir lo ,batin morgan.
oya keluarkan hp mu,
morgan hanya mengikuti printah willa.
ok berhubung karena ujian sudah dekat, dan jurusan kita berbeda, aku akan mengajari mu pelajaran ips lewat hpmu. willa memang pintar, dia juga bahkan mengerti mengenai pelajaran ips. willa membaca sekilas materi yang akan dia jelaskan ke morgan..
"niihhh... kamu bisa baca disini. sekarang dengarkan ibu menjelaskan.."
seketika willa serius menjelaskan mengenai geografi, morgan hanya fokus menatap hpnya. morgan,,. apakah sudah jelas? tanya willa. namun pandangan morgan tetap pda hpnya. willa menatap morgan, dan tersenyum
"aku senang melihat kamu serius belajar seperti ini" kata willa.
namun morgan hanya terdiam saja. willa mulai curiga apa yang morgan lihat pada layar ponselnya.
kemudian willa menghampiri morgan dan menarik hp nya.
astaga morgaannnn.....
**
__ADS_1