
kembali lagi gaess
ayo dukung dong biar lebih semangat up nya
tinggalkan like, komen and vote
selamat membaca yauuu..
**
hari sudah menunjukkan pukul 4 pagi, aku membuka aplikasi di ponselku.
aku mengucek ucek mata ku melihat fotoku dengan morgan.
iss adam....
aku mengingat kejadian semalam berdebat dengan bg jey. ooo ternyata ini alasannya jey marah pada ku. tidak willa, jangan terpancing lagi dengan perasaan mu batinnya menguatkan diri. aku beranjak dari tidurku dan segera kedapur untuk memasak.
**
setelah sampai di gerbang sekolah, aku melihat morgan dan juga kedua temannya sedang berbicara. aku mengalihkan pandangan ku dari mereka, sungguh kejadian kemaren sore sangat memalukan batinku.
mor, bidadari lo tuh kata adam.
morgan menatapku dengan senyum liciknya.
udah diem lo, ntar dia malu.
tentu saja morgan tidak ingin membahas tentang kepemilikan willa kepada orang lain.
sesampai di ruangan aku mengeluarkan buku novel ku sambil menunggu jam pelajaran di mulai.
wil, lo ngapain aja kemarin sama morgan? tanya rika.
gk ada kita cuma latihan bela diri aja.
"ah yang bener nih? meledekku"
iya, emang aku harus ngapain dengannya?
ya gue kan pengen tau wil. apa kalian sudah berpacaran?
rika, udah deh, jangan nanya yang aneh" dulu. aku lagi kesel sama morgan.
kenapa wil?
tau gk, pas latihan kemaren bulananku tiba tiba datang, terus aku gak bawa cadangan pembalut. aku minta tolong sama morgan untuk di belikan pembalut, eh malah pempres yang di beli.
wkwkkw.. mengeraskan tawanya.
rika pelankan suaramu.
apa lo bilang, hahahha lagian ngapain si will lo nyuruh morgan segala. dia mana ngerti begituan.
trus aku harus nyuruh siapa dong, orang cuma morgan doang kawan aku disana.
trus lo jadi pake tu pempres,?
ya iya lah, lagian gk mungkin aku pulang dengan darah merah yang menjijikkan itu.
lucu lucu. terus morgan bilang apa sama lo?
gk ada, di bilang aku itu merepotkan sekali. udah tua juga masih pake pempres.
hihii..
bu ani memasuki kelasnya untuk memulai pelajaran mereka.
willa, coba kamu jelaskan siklus dari pembuatan tape kata bu ani.
aku berdiri dan menjelaskan perintah bu ani.
__ADS_1
banyak pertanyaan atau pun masukan dari teman teman pengenai materi tsb.
**
setelah jam pelajaran berakhir, aku masih tetap bermalas malasan di kelas.
belakangan ini mood ku tidak begitu baik. aku menidurkan kepalaku di atas meja
rika.. panggil morgan
ada apa mor?
lo kok sendiri, dimana willa?
masih di ruangan, tadi katanya ada jadwal les BIologi hari ini. mungkin pulangnya agak sore gitu.
oo, makasih ya. morgan berlari menghampiriku kedalam kelas. dia melihatku menundukkan kepala ku diatas meja.
"willa, lo kenapa?"
"aku melihat arah dari suara tsb, dan ternyata morgan yang sedang memegang lenganku. "
aku gpp kok mor, badan ku cuma malas gerak aja. lo sakit? memegang keningku.
morgaan apaan sih kamu?
ayo ke UKs ingin menarik tangan ku namun aku tetap bertahan ingin duduk.
aku gk sakit morgan!
lalu kenapa lo seperti itu?
gpp, aku mau makan udah laper tau gk.
ayo gue temani makan di kantin.
morgan menarik tangan ku keluar dari ruangan menuju kantin.
**
~ngapain lo nlvn gue? kata morgan di seberang sana.
~santai saja dong bro, menghembuskan nikotin di tangannya.
gue mau tantang lo di pertandingan lusa.
~ckk.. lo bukan tandingan gue.
~ ou ou...lo jangan sombong begitu men, lo belum tau ya, seberapa mematikannya gue!
hahahaha.
~ keparat...! morgan mengepal telapak tangannya sehingga membuat willa melirik dengan heran.
ada apa mor?
gpp cepet habiskan makanan lo dan terus itu gua antar pulang.
aku ada jadwal les hari ini, jadi kamu pulang duluan saja ya ucap ku.
**
hari sudah menunjukkan pukul 16,00 sore, aku berjalan menyusuri trotoar halte bus, seperti janji aku ke rika, kalau jam 5 nanti kami akan pergi ke mol untuk menemani nya membeli sesuatu.
30 menit di perjalanan, aku sudah sampai di rumah rika dan kami langsung pergi ke mol. sesampai disana aku dan rika memilih baju baju untuk pernikahan adik sepupunya.
"om aku mau yang ini, kata seseorang di sampingku yang suaranya tidak asing bagiku."
aku mengalihkan pandanganku dan melihat kori dengan seseorang lelaki yang hampir saja merebut kesucian ku waktu itu.
silahkan kamu pilih dengan sepuas hatimu sayang, kata lelaki itu pada kori.
__ADS_1
dia melihatku dan aku langsung memunggunginya. "wil, ayo kita pergi."
aku dan rika pergi tanpa melihat lelaki itu.
kori, bukannya itu saudara tiri kamu?
mana om, gak ada siapa"!
itu yang dua orang pakai baju seragam sekolah. om salah liat kali kata kori mengalihkan pandangan lelaki itu dariku.
rik, tadi aku melihat kori dengan lelaki yang pernah mencelakaiku dulu.
dimana wil?
itu di toko baju tadi loh.
aku gk liat. udah ah, kamu gk usah lagi ingat ingat kejadian masa lalu ntar pusing sendiri lo. kita makan dulu yuk, gue udah lapar ni wil.
rika... panggil reno melambaikan tangannya.
kalian sudah lama menunggu?
gk kok ren, kita baru aja siap belanjanya dan langsung kesini. kata rani
hai wil, bagaimana kabar kamu?
seperti yang kamu liat, aku sudah baik baik aja. "bagus lah kalau begitu"
kami menikmati makanan yang sudah di sajikan sambil bercerita tentang melanjutkan study ke jenjang selanjutnya.
aku sungguh bimbang, belum tau mau lanjut kemana, yang pasti tidak jauh" dari kota ini.
jam 7 malam aku baru sampai di villa.
aku membersihkan diriku kemudian membaringkan badan ku di kasur kesayangan ku. " aku kangen papa"
tanpa sadar air mata beningku pun terjatuh membasahi pipiku. andai papa masih ada, tentu saja aku tidak akan kesulitan begini untuk melanjutkan study ku. aku bahkan tidak punya uang banyak untuk mendaftar di fakultas terbaik di kota ini.
drettt...drettt..
panggilan dari morgan
hallo?
lo udah nyampe dirumah?
mmm... kenapa?
besok sepulang sekolah gue mau belajar sama lo.
tut.. tut memutuskan panggilan.
is ni anak ya, belum juga selasai bicara udah main matiin aja.
**
morgan, kamu abis dari mana? kata mama
dari rumah teman ma.
mama mau ngomong sayang,
ngomong aja menjawab dengan nada cueknya.
besok mama akan kembali ke jerman sayang, kamu gpp kan tinggal disini sama papa.
morgan memandang mamanya dengan santai. sejujurnya hatinya hancur.
aku juga udah terbiasa tanpa mama. jadi mama gak perlu capek" mikirin aku.
***
__ADS_1