Menunggumu

Menunggumu
bab 40


__ADS_3

morgan keluar dari ruangan gadis itu. seakan akan hatinya bagaikan tertusuk duri melihat keadaan willa yang begitu tak berdaya.


mami morgan keluar dari ruangan jey, morgan melihat dan berdiri menarik tangan mami.


hei apa"an kamu..


saya peringati anda jangan pernah coba" menyakiti willa.


beraninya kamu mengancam saya, apa kamu tidak tau siapa saya aaa? mengarahkan telunjuknya ke wajah morgan.


kamu tidak penting bagi saya, siapa pun yang mencoba menyentuh willa, saya akan hancurkan dengan tangan saya sendiri. meskipun itu orangtua sepertimu. morgan mengepalkan kedua telapak tangannya dan menatap tajam mami oliv.


dasar anak kurang ajar, mami ingin melayangkan tangan nya ke wajah morgan, namun dengan sigap morgan menahan dan menghempaskan tangan mami.


saya akan menghancurkan properti orang tua mu sama seperti orang tua perempuan itu bentak mami.


morgan membalikkan pandangannya menghadap mami. mencermati perkataan yang barusan di ucapkan oliv.


ternyata olivie penyebab kehancuran keluarga willa, sehingga dia kehilangan orang yang dia sayang.


silahkan nyonya,, setelah anda menghancurkan nya, jangan lupa kabari saya, saat itu juga saya akan mematahkan seluruh hidup putramu di depan matamu.


tubuh oliv bergemetar ketika mendengar morgan akan menghancurkan jey. seakan akan ketakutan sudah menghantui dirinya.


dia kenal betul dengan morgan yang seorang brandalan dan juga keluarga papanya.


selama ini senjatanya adalah uang. dia bisa menghancurkan hidup org lain dengan uang.


morgan pergi memasuki ruangan yang di tempati gadis itu. dia menatap willa yang sudah sadarkan diri namun masih tak berdaya di tempat tidurnya.

__ADS_1


wil, lo udah sadar? tanya morgan menghampiri willa.


dimana yang sakit, gue panggilin dokter ya.


morgan memencet bel yang ada di sebelah kanan kasur will.


willa hanya terdiam saja mengingat kejadian semlam.


dokter sudah memeriksa willa


bagaimana keadaan teman saya dokter?


keadaannya sudah membaik, hanya saja dia masih lemas dan membutuhkan istrahat yang cukup. saya akan memberi resep untuk willa.


setelah dokter keluar dari ruangan, morgan menarik kursi dan duduk di samping ranjang itu.


morgan, aku mendengar semua pembicaraan kamu sama tante olivie. kata willa memecahkan keheningan beberapa menit lalu dan mengeluarkan air mata beningnya.


makasih ya mor, kamu sangat baik padaku.


lo makan ya, biar gue suapin.


aku tidak suka makanan rumah sakit. kata willa dengan manjanya.


mmhhhh... ini yang buat gue mati kutu, ngurus orang sakit yang duper manja, kata morgan mengaruk kepalanya sambil tersenyum ke willa.


lo mau makan apa? biar gue deliver aja.


aku mau makan sop iga sama stik daging pedas.

__ADS_1


apa sudah cukup?


willa mengangguk manja.


ciihhh.. melihat kelakuan nya begitu, rasanya gue pengen nyubit pipi gadis bunglon ini.


beberapa menit kemudian, makanan sudah datang dan siap di santap.


lo harus habiskan semua makanan ini, biar stamina lo semakin kuat.


iya bos...


bagaimana keadaan bg jey? morgan sejenak meletakkan sendok dan menatap willa.


bukannya di jawab malah bertanya balek.


apa urusan lo udah selesai dengannya seperti yang lo bilang kemaren?


willa menunduk dan memainkan jarinya, mengingat janji mereka dan mengingat ucapan yang di ucapkan olivie, willa bertekat untuk tidak berhubungan dengan jey.


willa menganggukan kepalanya. namun morgan masi bisa menangkap isi kepala willa.


sesaat mereka saling berpandangan.


morgan jangan gitu dong, aku takut.


kalau lo ngerti dengan tatapan gue, lakukan lah. jangan jadi orang plinplain.


bukan gitu, kamu aja yang gk mengerti perasaan mengenai cinta kata willa dengan beteknya.

__ADS_1


cihhhh... sok ngerti lo tentang cinta.


__ADS_2