
Telepon terhubung.
“Ibu.”
“Halo, Leo, kamu sedang sibuk?”
Di ujung telepon terdengar suara ibu.
“Tidak, kebetulan sedang jam istirahat makan siang.”
Leo menjawabnya dengan tersenyum. Ibu tidak tahu beberapa waktu lalu dia baru saja kehilangan pekerjaannya. Kalau tahu, ibu pasti akan khawatir.
“Oh, baguslah kalau tidak mengganggumu. Jadi, begini. Anaknya pamanmu, Jessica mau jalan-jalan ke Purakarta dengan beberapa temannya. Nanti mungkin akan membutuhkan bantuanmu.”
Setelah mendengar omongan ibu, Leo tercengang. Karena, sebenarnya hubungan keluarga mereka dengan saudara-saudara tidak terlalu akrab. Adik sepupu ini juga tidak dekat dengannya. Hingga dia berhasil memasuki universitas yang lumayan bagus, hubungan mereka baru sedikit membaik.
Kalau dulu, mungkin Leo akan ragu, tapi sekarang dia sudah kaya. Jadi, boleh-boleh saja.
“Oke, aku sudah tahu. Kalau begitu, aku akan pergi mencari mereka. Kapan rencana Jessica ke sini?”
“Harusnya dalam beberapa hari ini. Nanti Jessica akan menghubungimu.”
Ibu menjawabnya.
__ADS_1
Lalu, Leo juga mengangguk sambil mendengar pesan-pesan dari ibunya.
Saat mengobrol, Leo juga memberitahu ibunya dia akan mengirimkan sejumlah uang ke rumah. Awalnya ibunya masih menolak. Lalu, Leo menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu dia telah menang lotre sebesar beberapa ratus juta dan juga mendapatkan banyak uang dari hasil investasi bersama teman kuliahnya. Ibunya baru mau menerima uangnya dengan tenang. Tapi, dia juga ada menjelaskan dia perlu menabung untuk sendiri dulu sebagai modal nikah nanti.
Setelah menutup telepon, Leo langsung mentransfer uang 200 juta ke rekening rumah. Dia juga tidak berani transfer terlalu banyak. Takutnya dia harus menjelaskannya lagi pada kedua orang tua.
...
Di sisi lain.
Ayah Leo yang sedang menonton TV tiba-tiba merasakan getaran ponsel. Karena penasaran, dia mengambil ponselnya dan mengecek.
[Kartu Anda dengan nomor akhir 9958 telah menerima transfer pada tanggal 12 Mei pukul 15:00. Saldo Anda saat ini adalah Rp.440.914.040,00]
Melihat saldonya yang tiba-tiba bertambah 200 juta, Ayah Leo langsung melompat dari sofa karena terkejut.
“Ada apa?”
Lalu, Ibu Leo yang masih tersenyum karena obrolan tadi berjalan keluar dengan ekspresi bingung.
“Lihat sendiri! Kenapa rekening kita bisa tiba-tiba bertambah 200 juta? Apa ada yang salah transfer?”
Ayah Leo terlihat sangat bingung dan panik. Namun, Ibu Leo malah memutarkan bola matanya dan berkata:
__ADS_1
“Lihatlah ekspresimu yang panik begitu! Anakmu yang mentransfernya. Kini dia sedang menjalankan bisnis kecil dengan beberapa teman. 200 juta ini ditransfer untukmu. ”
Setelah mendengar omongannya, mata Ayah Leo melebar. Lalu, ekspresinya pun kembali tenang secara perlahan. Sebenarnya, dalam hati dia merasa sangat gembira.
Dia langsung mematikan TV, mengambil botol minum dan kipasnya, lalu berjalan keluar.
“Kamu mau ke mana?”
Ibu Leo menanyakannya dengan bingung.
“Cari Dalil untuk main kartu!”
Ayah Leo menjawabnya tanpa melihat ke belakang.
Setelah mendengar omongannya, Ibu Leo langsung mengerti. Generasi mereka ini, yang dibandingkan bukanlah diri sendiri lagi, tapi keturunannya!
Sebelumnya ayah Leo selalu mendengar Dalil membanggakan anaknya telah menghasilkan banyak uang. Karena sekarang Leo sudah ada sedikit hasil dan mentransfer 200 juta ke rumah, bagaimana mungkin Ayah Leo tidak membanggakannya?
Kalau tidak, itu tidak akan bisa menenangkan kesedihannya selama ini. Sedangkan Ibu Leo, dia juga memiliki ide yang sama. Dia mulai berdandan, lalu keluar rumah. Dia mau memamerkan semua ini kepada beberapa teman baiknya!
Di sisi lain.
Leo sama sekali tidak mengetahui apa yang telah terjadi di rumah. Saat ini, dia sedang berpikir apa yang perlu dia siapkan. Bagaimanapun, adik sepupunya datang bersama teman-teman. Jelas sekali, kursi Pagani Huayra-nya tidak akan cukup. Tempat tinggal adik sepupunya saat di Purakarta juga harus dipikirkan.
__ADS_1
“Haih, aku harus mencari seorang sekretaris. Kalau tidak, rasanya lelah sekali jika semua ini harus diurus sendiri.”
Leo mengatakannya sambil berpura-pura batuk. Lalu, terdengar sebuah dering pesan Whatsapp. Setelah melihatnya, Leo menyadari ternyata pesan dari adik sepupunya.