Metropolis: Check In Jadi Orang Terkaya

Metropolis: Check In Jadi Orang Terkaya
Ketiga Kali Check In


__ADS_3

“Tidak tahu juga, barang bagus apa yang akan aku dapatkan hari ini?”


Leo menjilati bibirnya dan menunggu dengan penuh harapan.


Bagaimanapun, dia sudah check ini berturut-turut selama dua hari dan hadiahnya benar-benar menakjubkan!


“Sistem, check in!”


[Selamat, Tuan. Check in berhasil! Anda mendapatkan tubuh sempurna!]


Apa?


Notifikasi dari sistem membuat Leo kebingungan.


Tubuh sempurna? Apaan itu? Apa gunanya? Memangnya dia bisa ikut lomba kebugaran jasmani?


Saat Leo masih kebingungan, bunyi sistem berdering lagi.


[Tubuh yang sempurna sedang dirilis. Mohon bersiap-siap, Tuan.]


“Apa?”


Kemudian, Leo merasakan sebuah arus hangat sedang berkembang biak di dalam tubuhnya. Setelah itu, dia merasa sangat lelah. Karena tidak bisa menahannya, akhirnya Leo pingsan!


...


Waktu terus berlalu. Hingga sore, Leo dibangunkan oleh dering ponselnya.

__ADS_1


“Halo?”


Meskipun teleponnya sudah terhubung, tapi kini Leo sedang berbicara dalam keadaan tidak sadar.


“Pak Leo, saya Zella. Saya sudah menyelesaikan tugas yang anda berikan sebelumnya. Total telah menghabiskan uang sebanyak 4,46 miliar. Selain itu, saya juga menerima undangan pesta dari Sekuritas Sentral di gedung kita. Apakah Anda ingin menghadirinya?”


“Um?”


Tiba-tiba, Leo sadar.


“Sekuritas Sentral? Baiklah. Aku akan pergi. Selain itu, kamu juga bersiap-siap untuk jadi pasanganku.”


Setelah mendengar omongannya, pikiran Zella langsung kosong!


“Hah? Apa?”


“Ada apa? Kamu pilih saja gaun yang cocok di Jalan Komersial. Anggap saja itu hadiah dariku, biayanya boleh klaim kantor.”


Setelah itu, Leo langsung menutup telepon.


Ya, mau bagaimana lagi... Menghadiri pesta membutuhkan pasangan wanita.


Lalu, dia melihat ponselnya. Waktu menunjukkan 14:25.


“Aku pingsan selama itu?”


Leo sangat terkejut.

__ADS_1


“Seingatku, sebelum pingsan, aku mendapatkan tubuh sempurna, ‘kan?”


Setelah mengingatnya, Leo langsung berdiri dan melepaskan bajunya hingga hanya tersisa celana pendek. Lalu, dia berjalan ke depan cermin. Melihat diri sendiri yang di dalam cermin, Leo terteguk.


Tidak bisa dipungkiri, dia yang sekarang benar-benar berbeda dengan yang sebelumnya! Perutnya yang awalnya masih ada sedikit lemak jadi hilang dan berubah menjadi perut delapan pak! Kulitnya yang agak kendor juga menjadi sangat kencang dan lebih cerah dari sebelumnya! Bahkan secara keseluruhan jadi terlihat lebih energik.


“Ya Tuhan, ini jauh lebih ajaib daripada sihir!”


Leo menganga dengan ekspresi sangat terkejut.


“Tidur sebentar saja, tubuhku langsung berubah?”


Leo bergumam. Lalu, dia mengepal erat tangannya dan merasakan tenaga besar yang berada di dalam tubuhnya.


Di saat yang sama, terdengar suara ketukan pintu dari luar.


“Eh?”


Leo biasanya tinggal sendiri dan jarang kedatangan tamu. Tapi, kenapa bisa ada yang mengetuk pintu?


Leo membuka pintunya dengan ekspresi penasaran.


Setelah pintunya dibuka...


 


 

__ADS_1


__ADS_2