
Malam berlalu.
Esoknya, Leo bangun pagi-pagi.
“Sistem, check in!”
Leo sudah terbiasa untuk check in setiap pagi.
[Selamat, Tuan. Check in berhasil! Anda mendapatkan 9 Rolls-Royce Ghost!]
[Hadiah telah diantar ke garasi bawah tanah.]
Saat mendengar notifikasi sistem, Leo tidak tahu harus berkata apa. Meskipun pada dasarnya harga Rolls-Royce Ghost itu sekitar 10 miliar, tapi dirinya sama sekali tidak membutuhkan mobil sebanyak itu!
Sistem ini langsung memberinya 9 mobil? Rasanya sedikit tidak masuk akal. Leo memutar bola matanya dan bergeleng.
“Mending langsung memberiku uang tunai saja.”
Leo berkomentar dengan santai, lalu dia membereskan diri dan pergi ke kedai sarapan terdekat untuk menikmati sarapan. Setelah itu, dia kembali lagi ke rumahnya.
Pada saat ini juga, ponsel Leo tiba-tiba berdering.
Saat mengecek siapa yang meneleponnya, ternyata “Richard Benard”, teman SMA-nya yang dulu.
Selama SMA, Leo lumayan dekat dengan Richard. Lalu, setelah lulus SMA, dirinya lanjut berkuliah, sedangkan Richard, dia memilih untuk pergi dari rumah dan bekerja di luar. Dia tidak kuliah karena alasan lain. Namun, Richard juga berhasil meraih posisi wakil manajer di sebuah perusahaan dengan usahanya sendiri.
“Halo, Richard, ada apa kamu mencariku?”
Leo berbicara begitu teleponnya terhubung.
__ADS_1
“Kamu sedang apa? Akhir pekan begini, kamu tidak sedang berbaring sendirian di rumah, ‘kan?”
“Mati saja!”
Saat mendengar suaranya yang kasar dan riang, Leo segera bergeleng sambil tersenyum pahit. Richard ini masih seperti dulu, sama sekali tidak berubah.
“Haha, baiklah, ayo keluar dan makan bersama?”
Mendengar makiannya, Richard hanya tersenyum di ujung telepon.
“Boleh.”
Sambil tersenyum, Leo menyetujuinya.
“Kirimkan aku alamatnya, aku akan segera ke sana.”
Lalu, Leo menerima sebuah pesan. Ini restoran yang dulu mereka sering pergi saat berkumpul. Sebenarnya bukan karena restoran ini sangat enak, tapi karena murah! Bagaimanapun, dulu mereka berdua, satu baru mulai bekerja, satu masih kuliah, tentu saja tidak punya banyak uang.
Saat menerima pesannya, Leo segera mengambil satu kunci mobil Ghost dan berangkat ke restoran itu. Dibandingkan dengan Pagani Huayra yang berlebihan, Rolls-Royce Ghost ini jelas jauh lebih tidak menonjol.
Lagi pula, Leo juga tidak menaikkan logo mobilnya. Jadi, tidak banyak yang bisa mengenalinya meskipun dikendarai di jalan raya. Kalaupun ada yang mengenali mobilnya, orang juga hanya akan terkejut sebentar. Mobil senilai 10 miliar, meskipun termasuk mahal, tapi juga bukan mobil langka di Purakarta.
Tidak lama kemudian, Leo pun tiba di restoran. Saat Leo tiba dan memarkir mobilnya di depan pintu masuk restoran, dia langsung melihat Richard sedang duduk di samping jendela dan memandang ke luar.
Lalu, saat melihat Leo keluar dari mobil, Richard tercengang. Ia sangat terkejut!
“Apa yang kamu lihat?”
Leo masuk ke dalam restoran di bawah tatapannya dan menyapa pemilik restoran terlebih dahulu. Lalu, dia menepuk Richard yang masih melongo dan duduk di depannya.
__ADS_1
“Itu, mobilmu?”
Richard bertanya dengan bingung sambil menunjuk Rolls-Royce Ghost yang di luar.
“Ya.”
Richard ini sahabatnya, jadi Leo tidak ingin menyembunyikan apapun darinya. Namun, Richard malah menjadi semakin bingung saat mendengar jawaban Leo yang begitu jujur. Dia lanjut berkata: “Berapa harga mobil ini?”
“10 miliar.” Leo meminum seteguk air dan berkata.
“Pfft!”
Richard yang di depannya langsung menyembur, lalu terbatuk-batuk dan bertanya.
“Uhuk! Uhuk! Berapa?”
“10 miliar. Kenapa?”
Tiba-tiba, Richard memutarkan matanya dan berseru.
“Menipu siapa kamu! Memangnya kamu sanggup membeli mobil?”
Pertanyaan ini, Leo hanya tersenyum dan tidak menjawab apa-apa. Lagi pula, terkadang, saat jujur, orang malah tidak mau percaya.
“Kudengar, kamu baru saja dipecat, jadi aku memanggilmu keluar untuk minum bersama. Awalnya aku masih takut kamu akan depresi, tapi kelihatannya aku terlalu banyak berpikir.”
Richard yang di sana berkata dengan santai, lalu melihat Leo dan membuat alasan untuknya.
“Tapi, kelihatannya kamu telah bekerja di perusahaan rental mobil? Kamu bahkan berani mengendarai mobil perusahaan ke luar, kamu tidak takut terjadi kecelakaan? Tiba saat itu, kamu tidak akan sanggup mengganti rugi.”
__ADS_1