
Kali ini, Adelio Safari benar-benar hampir terjatuh! Bisa-bisanya ada yang berani memecat direktur?
Mengejutkan!
Awalnya dia masih ingin segera ke sana dan meninggalkan kesan yang baik kepada direktur. Namun, tidak disangka, manajer departemen pengembangan game malah melakukan kesalahan besar pada saat ini.
Berani-beraninya dia ingin memecat direktur?
Saat ini, kemarahan Adelio Safari meroket!
“Direktur Leo, Anda tenang saja, saya akan segera ke sana!”
Sambil berbicara, Adelio langsung menekan tombol lantai 8. Begitu selesai menekannya, lift segera naik dengan cepat.
Di sisi lain.
Melihat gerakan Leo, Manajer Dodi tertegun, lalu dia mencibir dan berkata.
“Huh! Jangan kira kamu bisa menggertakku dengan trik ini! Dasar anak magang kecil, beraninya kamu berlagak di depanku! Kelihatannya kamu tidak ingin keluar dari perusahaan ini dengan tubuh yang utuh!”
Sambil berbicara, Manajer Dodi langsung menekan tombol di mejanya.
“Panggilkan dua satpam ke ruanganku. Ada yang membuat keributan di sini!”
Melihat tindakan Manajer Dodi, Hadi pun bergeleng dan berkata kepada Leo:
“Bung, kamu cepat pergi, deh. Jika tidak, setelah satpam tiba, kamu akan terluka.”
Mendengar omongannya, Leo hanya tersenyum acuh tak acuh.
“Tidak apa-apa. Aku malah ingin lihat orang ini bisa melakukan apa padaku.”
Mendengar kata-katanya, Hadi yang berdiri di situ pun bergeleng tak berdaya.
“Haih.”
Akhirnya dia hanya menghela napas.
Tak lama kemudian, satpam telah tiba. Pintu lift Adelio Safari juga terbuka, dia segera berlari ke arah mereka. Lalu, begitu melihat satpam yang di situ, dia langsung berteriak dengan marah.
“Kalian semua hentikan!”
__ADS_1
Begitu mendengarnya, kedua satpam pun berhenti. Sedangkan Manajer Dodi yang di dalam ruangan, dia tiba-tiba tercengang.
“Pak Adelio, ada apa Anda ke sini?”
Kini Manajer Dodi mulai panik.
Mungkinkah anak magang baru ini bukan hanya seorang anak magang?
Mata Hadi yang di situ juga tampat sedikit terkejut.
“Dodi Gunawan! Apa yang kamu lakukan?!”
Manajer Dodi itu tersenyum canggung, lalu berkata.
“Salah paham. Ini semua salah paham.”
“Salah paham?”
Saat ini, hati Adelio sudah mau meledak! Dia benar-benar ingin langsung membunuh Dodi Gunawan!
Lalu, dia menarik napas yang dalam dan berkata.
“Dodi Gunawan, mulai besok kamu tidak usah datang kerja lagi! Pergilah ke bagian keuangan untuk mengambil gaji terakhirmu!”
“Adelio Safari! Kamu jangan lupa kalau kakak iparku juga wakil CEO di perusahaan ini! Apa kamu tidak takut menyinggung kakak iparku jika kamu melakukan ini sekarang?”
Sebelum Adelio berkata apa-apa, Leo yang lebih dulu menanggapinya dengan santai.
“Kalau begitu, langsung pecat dua-duanya saja.”
Begitu Leo selesai berbicara, Dodi Gunawan pun marah besar. Dia menunjuk ke arah Leo dan berteriak dengan penuh emosi.
“Kamu ini apaan! Jangan kira memiliki Adelio Safari sebagai deking, maka kamu bisa berbicara dengan tidak sopan begini padaku!”
Saat ini, Adelio marah sampai kepalanya pun hampir berasap. Lalu, dia melangkah maju dan menampar wajah Dodi Gunawan dengan keras!
“Plak!”
Tamparan ini benar-benar mengejutkan Dodi Gunawan.
“Kamu... berani menamparku? Beraninya kamu menamparku?”
__ADS_1
“Dodi Gunawan! Kamu benar-benar mengira kakak iparmu yang sebagai wakil CEO di perusahaan, maka kamu bisa seenaknya, ya?! Tahukah kamu ini siapa? Ini direktur kami! Kamu sebaiknya jaga mulutmu sendiri!”
Begitu mendengar kata-kata ini, Dodi Gunawan merasa dirinya telah disambar petir.
Pria yang di depannya ternyata adalah direktur perusahaan ini? Anak muda yang semuda ini adalah bos sebenarnya game Prime Dragon?
Ini...
Dodi Gunawan tiba-tiba menjadi sangat panik.
Hadi yang di sampingnya pun tercengang.
Ini benar-benar terlalu fantastis!
“Adelio, jadi ini cara kamu mengelola perusahaan?”
Leo yang duduk di sofa mencibir dan berkata.
“Di-direktur Leo, ini salahku yang tidak mengurusnya dengan baik.”
“Huh, perusahaan itu, kalau ada orang yang ingin menghasilkan keuntungan pribadi, saat perlu dibasmi, maka harus dibasmi secepatnya. Jadi, mengenai Dodi Gunawan dan kakak iparnya itu, menurutmu bagaimana kamu akan mengurusnya?”
Leo yang duduk di situ berkata dengan dingin.
”Pecat, lalu mencatatnya di catatan daftar hitam dan tidak mempekerjakannya lagi selamanya!”
“Oh?”
Leo mencibir dan melirik ke arah Dodi Gunawan, lalu dia berkata dengan tenang.
“Kurasa tidak cukup. Selama menjabat, Dodi Gunawan telah menerima suap dan korupsi dana pengembangan perusahaan! Dia bahkan hampir mengusir karyawan berjasa perusahaan dan menggagalkan game yang berpotensi menjadi game eksplosif. Ini telah menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi perusahaan. Hanya dengan 2 poin ini saja, Dodi Gunawan, nantikan saja kehidupanmu di penjara! Kalau kakak iparnya yang menjabat wakil CEO, selidiki juga! Selidiki dengan saksama! Saat perlu dituntut, tuntut saja!”
Leo mengatakannya dengan nada suara yang datar, namun kalimatnya mengandung rasa dingin yang sungguh menusuk!
Sedangkan Dodi Gunawan yang di sana, dia pun terduduk di lantai.
Habislah!
Dia benar-benar telah habis!
Tidak hanya itu, dia bahkan melibatkan kakak iparnya!
__ADS_1
Selain itu, hal-hal yang telah dilakukannya, dirinya paling tidak akan dipenjara selama belasan tahun!
Saat ini, Dodi Gunawan benar-benar putus asa!