Metropolis: Check In Jadi Orang Terkaya

Metropolis: Check In Jadi Orang Terkaya
Rumah Mewah


__ADS_3

“Inikah cara orang kaya membeli rumah? Sungguh mengerikan!”


Zella berkata di dalam hati. Sedangkan Michael, dalam hatinya juga sangat terkejut. Bagaimanapun, itu 23 triliun! Kalau uang itu terbagi-bagi mungkin masih tidak begitu mengejutkan. Tapi, itu semua terkumpul di bawah nama satu orang! Sejujurnya, ini masih pertama kalinya Michael menemui hal seperti ini!


Lalu, setelah mereka berdua melakukan serah terima, Leo tiba-tiba bertanya.


“Oh, iya. Bisakah kamu merekomendasikan satu rumah untukku? Aku berencana untuk tinggal di sini.”


Michael berpikir sebentar, lalu menjawab.


“Pak Leo, sebenarnya kami pernah mempertimbangkan pertanyaan Anda barusan. Jadi, lantai atas dari 15 gedung ini adalah tempat tinggal yang sengaja kami siapkan untuk Anda. Rumah di lantai ini memiliki desain lantai datar yang luas, pencahayaannya juga bagus. Selain itu, desainnya juga desain terbaik di seluruh komplek!”


Yang dimaksud lantai datar adalah satu lantai itu cuman dibangun satu rumah.


Setelah mendengar omongannya, Leo berangguk.


“Oke. Kalau begitu, aku akan mendengar rekomendasimu. Pilih itu saja!”

__ADS_1


Lalu, Leo mengambil kunci dan berencana memindahkan sertifikat-sertifikat itu. Namun, Michael malah lanjut berkata.


“Pak Leo, bolehkah saya bertanya? Rumah yang sebanyak ini, Anda berencana untuk menyewakannya atau menjualnya sekaligus?”


Mendengar pertanyaannya, Leo merenung sejenak.


“Sewa.”


Kini dia masih memiliki 2 triliun di tangan, jadi tidak kekurangan uang.


Setelah mendengar omongannya, mata Michael yang berdiri di situ langsung berbinar-binar, lalu berkata.


Leo berangguk, lalu berkata: “Boleh juga. Kamu langsung komunikasikan dengan sekretarisku saja.”


Dalam sekejap, Michael langsung tidak bisa menahan dirinya untuk tersenyum lebar! Selain rumah yang telah diambil Leo, total masih ada 1199 rumah yang tersisa! Itu semua hanya dapat disewakan melalui dia! Saat ini, dalam hati Michael sangat senang!


Sedangkan Leo, dia langsung menyerahkan semua yang di sini kepada Zella. Dia sendiri malah mulai memindahkan sertifikat-sertifikat rumah itu ke mobil, lalu mengendarainya ke dalam komplek. Setelah memasuki parkir bawah tanah, dengan bantuan dua orang, Leo berhasil memindahkan sertifikat rumahnya dari mobil ke lantai atas secara bertahap.

__ADS_1


Setelah Leo memberikan dua orang itu tip, dia baru mulai melihat rumahnya. Lantai ini dapat diakses langsung dengan lift. Begitu memasuki rumah, yang pertama dilihat adalah aula yang luasnya hampir mencapai 60 meter persegi! Lalu, balkon yang bertempat di luar aula! Pemandangannya sungguh sempurna! Berdiri di atas balkon, Leo hampir bisa melihat seluruh pemandangan pusat kota Purakarta!


“Waduh! Ngeri sekali!”


Leo mengambil napas panjang. Matanya tampak sangat ketakutan. Lalu, dia berkeliling di dalam rumah. Setelah mengamati seluruh rumah, Leo sangat terkejut. Semua desain di rumah yang seluas 260 meter persegi ini benar-benar desain terbaik!


Meskipun komplek ini sengaja dibangun dengan desain yang sama, tapi rumah ini jelas sengaja dibuat untuk dirinya. Dia bisa melihat ini adalah desain yang sengaja dirancang oleh seorang desainer. Selain itu, peralatan rumah tangga dan perabotan di dalamnya juga produk-produk kelas atas. Contohnya, hanya sofa yang sedang diduduki Leo saja nilainya sudah mencapai ratusan juta!


Setengah jam kemudian, Leo berbaring di kasur dalam kamar sambil tersenyum!


“Haha! Mulai hari ini, inilah rumahku...”


“Tidak! Aku harus segera pindah!”


Leo bergumam satu kalimat, lalu langsung bangun dari kasur dan memanggil taksi untuk kembali ke rumah yang telah dia sewa sebelumnya.


Leo mengemas isi yang ada di rumahnya ke dalam koper, lalu memutuskan kontrak sewanya. Setelah itu, Leo mengemudi mobilnya ke rumah baru! Setelah berkeliling lagi, dia pun sudah mengenal semua fungsi dalam rumah.

__ADS_1


Langit semakin menggelap. Sangat cepat, waktu satu malam telah berlalu!


Hari ini adalah hari adik sepupu Leo datang ke Purakarta...


__ADS_2