MINE ( Andra & Manda )

MINE ( Andra & Manda )
BAB 37


__ADS_3

Happy Reading 😊


Satu Minggu kemudian.


Dan tepat hari Minggu ini Manda baru keluar dari rumah sakit. Kenapa lama sekali? Tentu saja karena Andra, pemuda itu ingin memastikan bahwa gadisnya benar-benar sembuh.


Luka-luka di wajah, tangan, dan kaki Manda sudah sembuh hanya tinggal menunggu bekasnya hilang. Untuk itu Andra membeli salep yang paling mahal dan bagus untuk menghilangkan bekas luka agar gadisnya tidak insecure dan kepikiran lagi.


" Gak ada yang ketinggalan, kan?." tanya Andra memastikan.


" Gak ada." jawab Manda setelah memeriksa kembali tasnya lalu memberikannya pada sopir untuk di bawa ke mobil.


" Ayok." ucap Andra berjongkok di depan Manda.


" Mau ngapain?." tanya Manda bingung.


" Gendong kamu." jawab Andra.


" Nggak mau. Aku bisa jalan sendiri." ucap Manda menolak.


" Nurut bisa kan." ucap Andra dengan nada menekan.


" Ish. Iya -iya." gerutu Manda lalu naik ke punggung Andra.


" Aku berat gak?." tanya Manda meletakkan dagunya di bahu pemuda itu.


" Nggak. Ringan kayak kapas." jawab Andra. Manda merengut kesal.


Setelah mengantar gadisnya sampai rumah Andra langsung pamit pulang supaya gadisnya bisa istirahat.


...****************...


Nissa saat ini berkunjung ke rumah sahabat satu-satunya, Manda. Setelah mengetahui bahwa sahabatnya sudah pulang dari rumah sakit gadis itu langsung meluncur ke rumah sahabat nya itu. Dengan tak lupa membawa buah tangan.


Tok tok tok


" Iya, cari siapa ya non?." tanya Bi Ratih setelah membuka pintu.


" Mandanya ada bi?." ucap Nissa.


" Oh non temennya non Manda?."


" Iya bi." jawab Nissa sopan.


" Mari masuk non." ucap Bu Ratih mempersilahkan Nissa masuk dan mengantarnya hingga sampai di depan kamar Manda.


" Non, Ini ada temannya non Manda." Ucap Bu Ratih seraya mengetuk pintu kamar.


" Masuk aja bi." sahut Manda dari dalam.


Setelah mengucapkan terima kasih pada Bi Ratih, Nissa memasuki kamar Manda.


" Lagi apa nih? Kok kayak seru banget." ucap Nissa.


" Eoh Nissa. Sini sini aku lagi nonton film terbaru." ucap Manda seraya menepuk tempat di sebelahnya menyuruh Nissa duduk di sana.

__ADS_1


" Loh bukannya Lo lagi di hukum sama cowok Lo gak boleh nonton film dan laptop Lo juga di sita. Terus ini punya siapa?." ucap Nissa heran.


" Hehehe Iya emang. Mumpung gak ada Andra jadi aku nonton aja pakai laptop Ayah. Lagian kan gak bakal tau." cengir Manda. Nissa hanya memutar bola matanya malas.


" Dasar mulai nakal." ucap Nissa.


" Gapapa sekali-kali." ucap Manda.


" Oh iya nih. Tadi gue mampir ke supermarket."ucap Nissa menyerahkan plastik putih besar berisi buah-buahan, biskuit, makanan ringan, roti, dan susu kotak.


Manda menerima nya dan memindai isinya." Kok gak ada eskrim sam yupi nya?." tanya Manda.


" Gak ada. Lo baru sembuh jadi jangan macem-macem." ucap Nissa garang.


Manda mencibikkan bibirnya lalu membuka bungkus makanan ringan dan memakannya sambil menonton film. Nissa ikut bergabung.


...****************...


Setelah 2 jam lebih menonton film, keduanya saat ini berada di gazebo belakang rumah Manda.


" Gak kerasa bentar lagi cowok kita lulus ya." ucap Nissa.


" Iya waktunya cepet banget." sahut Manda.


" Kak Andra udah kasih tau Lo mau lanjut kuliah di mana?." tanya Nissa.


Manda mengangguk." Dia bilang mau kuliah di sini aja. Nggak bisa jauh-jauh dari gue katanya." jawab Manda.


" Enak ya Lo. Masih bisa ketemu tiap hari." rengut Nissa.


" Di luar negeri." jawab Nissa dengan lesuh.


" Gue takut LDR Man. Gue takut nanti di sana dia Nemu cewek yang lebih baik dan berakhir ninggalin gue. Gue cinta benget sama dia. Gue nggak mau kehilangan dia Man. Di satu sisi gue gak mau dia pergi tapi di sisi lain gue gak boleh egois ngatur-ngatur dia, nahan dia buat wujud in impiannya. Gue cuma cewek nya pacar nya yang bisa sewaktu-waktu putus. Gue harus gimana?." Ucap Nissa mengeluarkan segala unek-uneknya.


" Aku tau ini sulit buat kamu. Sekarang gini selama ini, Apa kamu pernah liat kak Reno dekat sama cewek, care sama cewek, friendly sama cewe, atau chat sama cewek sebelum dan saat pacaran sama kamu? Enggak kan. Kak Reno itu sama kayak Andra. Ketika sudah ada nama seorang gadis di hatinya dia akan setia pada gadis itu dan nggak akan berpaling. Dan yang harus kamu lakuin sekarang saling percaya dan saling memberi kabar komunikasi, itu kuncinya." ucap Manda sungguh -sungguh.


Nissa diam merenungkan ucapan Manda. Benar!. Kunci sebuah hubungan saling percaya dan jaga komunikasi.


" Makasih ya. Sekarang gue sedikit lega." ucap Nissa tulus. Lalu bergerak memeluk Manda dan Manda membalas pelukan tak kalah erat.


...****************...


" Hati-hati ya Nissa. Inget jangan sedih lagi." teriak Manda pada Nissa yang sudah berada di dalam mobil. Nissa mengangguk lalu menjalankan mobilnya keluar dari halaman rumah Manda.


Saat mobil Nissa sudah tak terlihat lagi barulah Manda masuk kembali ke dalam.


" Nissa udah pulang sayang?." tanya Lisa yang duduk di ruang keluarga.


" Iya Bun baru aja pulang." jawab Manda berjalan menghampiri bundanya dan membaringkan tubuhnya dengan paha bundanya sebagai bantalan.


" Anak cantik bunda." ucap Lisa mengelus rambut Manda. Manda memejamkan matanya menikmati elusan bundanya yang ia rindukan.


Drtt Drtt


" Bentar bunda. Manda ada telfon." ucap Manda bangkit dan berjalan menjauh untuk mengangkat telepon.

__ADS_1


" Hallo." ucap Manda. 📞


" Siap-siap sekarang. 5 menit aku jemput." ucap Andra.📞


" Mau kemana?."tanya Manda.📞


" Ke rumahku. Mama kangen kamu." 📞


" Ta-."


Tut.


Belum sempat Manda bicara panggilan sudah di putuskan lebih dulu.


" Kebiasaan." gerutu Manda. Lalu berjalan ke tempat bundanya lagi.


" Bun aku izin keluar." ucap Manda.


" Emang mau kemana?." tanya Lisa.


" Ke rumah Kak Andra." jawab Manda. Lisa pun mengangguk.


5 menit kemudian.


" Ayo." ucap Andra mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Manda. Keduanya pun berangkat.


Sesampainya di rumah Andra. Pemuda itu memakirkan asal motor nya lalu mengandeng Manda memasuki rumah.


" Ma." panggil Andra.


" Astaga. Calon mantu mama yang cantik. Mama kangen." heboh Desi memeluk Manda erat.


" Ma udah kasian cewek Andra sesak." ucap Andra membuat Desi segera melepaskan pelukannya.


" Maaf ya sayang. Abisnya Mama kangen banget sama kamu." ucap Desi menyesal.


" Hehe iya gapapa Ma. Manda juga kangen sama Mama." ucap Manda tersenyum manis.


Setelah lepas rindu antara mama dan calon menantu nya. Andra membawa Manda ke kamar nya. Ia ingin bermanja-manja dengan gadisnya.


Bahkan sekarang pemuda itu membaringkan tubuhnya dengan paha gadisnya sebagai bantalannya. Dan menyembunyikan wajahnya di perut rata gadisnya.


Manda, gadis itu sibuk mengelus rambut Andra yang sudah lumayan panjang.


" Rambut nya udah lumayan panjang di potong ya." ucap Manda.


" Iya nanti." jawab Andra.


" Kak Reno emang mau kuliah di luar negeri ya?." tanya Manda tiba-tiba.


" Awsshh apaan sih sakit tau." ringis Manda kaget saat merasakan gigitan kecil di perutnya.


" Jangan pernah bahas cowok lain. Aku ngga suka." ucap Andra dengan nada datarnya.


See you next 👋

__ADS_1


__ADS_2