
Happy Reading 💜
Keduanya saat ini sedang berada di dokter kandungan untuk memeriksakan kandungan Manda. Manda berbaring dengan baju sedikit tersingkap menampakkan perut ratanya. Sedangkan Andra berdiri di samping istrinya dan menggenggam tangannya.
Dokter kandungan yang bernama Siska itu mulai mengoleskan jel di perut Manda lalu menggerakkan stik USG yang bernama transduser di permukaan perut Manda.
Di layar monitor itu terpampang sebuah bulatan kecil seperti biji jagung. Pasangan pasutri itu tidak berhenti tersenyum melihat monitor yang menampakkan anak mereka.
" Bayi dan ibunya sehat. Usianya baru masuk 2 Minggu. Karena usia kandungannya masih sangat mudah dan rentan. Jadi harus hati-hati ya di jaga betul-betul. Jangan kecapean, jaga pola makan, jangan sampai stress banyak pikiran, dan yang paling penting jangan lupa minum vitamin dan susu ibu hamil ya." ucap Dokter Siska.
...****************...
Setelah dari dokter kandungan Andra dan Manda tak langsung pulang ke rumah. Mereka berencana memberitahukan kabar bahagia ini pada orang tua mereka. Saat ini keduanya dalam perjalanan menuju rumah orang tua Andra.
" Kak mampir ke supermarket dulu ya. Beli susu ibu hamil sekalian beli buah." ucap Manda.
Andra mengangguk lalu membelokkan mobilnya ke supermarket terdekat. Andra turun lebih dulu setelah itu membantu Manda turun dan keduanya berjalan beriringan memasuki supermarket dengan tangan kekar Andra melingkar di pinggang ramping istrinya.
" Mau yang rasa apa?." tanya Andra melihat-lihat jajaran rak yang berisikan susu ibu hamil dengan berbagai macam merk dan rasa.
__ADS_1
" Rasa vanilla aja." jawab Manda mengambil dua kardus susu dan memasukkan ke troli.
Skip.....
Sesampainya di rumah orang tuanya, Andra langsung memarkirkan mobilnya. Di sana juga terdapat mobil orang tua Manda terparkir.
" Aku aja yang bawa. Kamu jangan bawa yang berat-berat!!." ucap Andra mengambil alih kantong plastik dari tangan istrinya.
" Isshh... itu gak berat kak." sungut Manda.
" Sttt... diem!! Nggak boleh bantah, harus nurut!! Demi baby. Aku nggak mau kamu kecapean. Ayo masuk!!." ucap Andra menggenggam tangan istrinya.
Di ruang keluarga terlihat para orang tua sudah berkumpul. Andra dan Manda mendekat, menyalami mereka lalu duduk di sofa yang berhadapan dengan para orang tua.
" Tumben kalian ngajak kumpul dadakan gini?." tanya Desi heran.
" Bener. Tumben banget. Kalian baik-baik aja kan? Nggak ada masalah kan?." tanya Lisa dengan khawatir.
" Mama sama bunda tenang dulu. Aku sama kak Andra nggak ada masalah kok. Kita kesini mau ngasih kabar bahagia." ucap Manda menenangkan dua wanita paruh baya itu.
__ADS_1
" Syukurlah." lega Desi dan Lisa.
" Apa kabar gembiranya nak?." tanya Rega yang sedari tadi diam.
Manda tak menjawab, ia menoleh ke suaminya setelah mendapat persetujuan wanita itu merogoh tas nya dan mengeluarkan kotak persegi panjang berukuran sedang. Manda meletakkan kotak itu di meja.
Lisa berinisiatif mengambil kotak itu dan membukanya. Wanita itu menutup mulutnya terkejut melihat isi kotak itu. Desi yang melihat reaksi dari besannya di buat penasaran, ia pun mendekat.
" I-ini beneran sayang. Kamu hamil?." tanya Desi dengan keterkejutannya.
Manda mengangguk dengan mata yang sudah berkaca-kaca. Andra yang melihat itu segera merangkul bahu istrinya memberi usapan menenangkan.
" Akhirnya Lisa!! Kita jadi Oma, sebentar lagi kita punya cucu." pekik Desi heboh memeluk Lisa yang berada di sampingnya.
" Iya Des. Aku seneng banget." ucap Lisa balas memeluk Desi. Kedua wanita paruh baya itu saling memeluk dengan perasaan bahagia dan haruh menjadi satu.
Yoga dan Rega pun tak kalah bahagia dari sang istri, keduanya tak henti mengucap syukur dalam hati. Keinginan mereka untuk memiliki cucu akhirnya terwujud.
Segini dulu ya 😊
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya. Terima Kasih 🙏😊