
. Happy Reading 😊
5 tahun kemudian.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setelah lima tahun lebih menjalin hubungan yang di mulai sepihak. Kini Andra benar-benar menepati ucapannya dengan menikahi Manda.
" Saya terima nikah dan kawinnya, Manda Alisia binti Regavin Willy dengan mas kawin tersebut, di bayar tunai." Dengan sekali tarikan nafas Andra mengucapkannya.
" Bagaimana para saksi, sah?."
" Sah!!!!." ucap pada tamu undangan serentak.
Di balik ekspresi tenangnya Andra diam-diam menghelah nafas lega. Dirinya sangat bahagia akhirnya bisa mengikat gadisnya dengan ikatan suci pernikahan.
Manda pun tak kalah bahagia bahkan air mata kebagiaan jatuh dari mata bulatnya. Ia masih tak menyangka akhirnya ia sudah resmi menjadi seorang istri dari pria yang di cintainya.
Setelah pemasangan cincin di jari manis kedua mempelai. Andra tersenyum lalu mengecup lama kening Manda.
“ I love you my wife.” Bisik Andra lirih.
“ I love you my husband.” Balas Manda.
Kebahagiaan keduanya kini tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Andra berjanji akan menjaga keluarga kecilnya dengan segenap jiwanya. Ia akan menjadi suami yang bertanggung jawab. Begitupun Manda ia akan berusaha menjadi istri yang baik.
Malam harinya. Acara Resepsi.
“ Selamat ya besti, akhirnya sah juga.” Ucap Nissa memeluk Manda.
“ Makasih Nis.” Jawab Manda melepas pelukannya beralih mengelus perut Nissa yang terlihat sedikit buncit. Nissa memang sudah menikah dengan Reno beberapa bulan sebelum Andra dan Manda menikah. Dan saat ini Nissa sedang mengandung buah cintanya dengan Reno.
“ Gue doain lo biar ketularan hamil juga. Biar nanti kita bisa jodohin anak kita.” Ucap Nissa. Manda tersenyum malu, tak ayal ia mengaminkan dalam hati.
“ Selamat Dra.” Ucap Reno memeluk Andra ala lelaki.
“ Thanks.”jawab Andra.
Setelah Reno dan Nissa turun kini gilaran Bara dan Derry beserta pasangan masing-masing.
“ Selamat menempuh hidup baru ya .” ucap Derry.
“ Thanks.” Jawab Andra.
“ Makasih ya kak. Semoga cepet nyusul juga.” Ucap Manda.
“ Selamat bro. Gue pesen ponakan yang lucu ya.” Ucap Bara. Manda merona malu mendengar itu.
__ADS_1
“ Oh iya, Manda hati-hati ya Andra ganas.”lanjutnya. sontak pipi Manda bertambah merah.
“ Bar!!!” tekan Andra.
“ Santai bos.” Cengir Bara. Lalu mereka pun turun untuk bergantian dengan tamu yang lain.
*****
Andra tak bisa mengalihkan matanya dari wajah polos istrinya yang masih terlelap. Ini lah yang ia nanti-nantikan dari dulu dimana saat ia bangun tidur di suguhi pemandangan wajah cantik sang istri, wanita yang di cintainya.
Perlahan tapi pasti tangan kekar itu mengelus lembut pipi cubby Manda.
” Sayang ayo bangun.” Ucap Andra.
“ Eunnghh lima menit lagi.”gumam Manda dengan mata yang masih menutup.
Andra yang gemas memberikan kecupan bertubi-tubi di pipi sang istri. Dan itu membuat Manda merasa terganggu, ia lantas membalikkan tubuhnya membelakangi Andra.
Andra tak tinggal diam, laki-laki itu bergerak memeluk Manda dari belakang dan menyembunyikan wajah nya di tengkuk Manda. Akhirnya Andra ikut tertidur lagi bersama sang istri karena memang keduanya baru tertidur dini hari. Biasalah malam pertama pengantin baru…
*******
Pukul setengah 12 siang, Manda terbangun, dilihatnya Andra masih tertidur. Dengan perlahan Manda melepas pelukan di perutnya. Ia akan mandi terlebih dahulu lalu memasak makan siang. Saat akan berjalan Manda merasa sakit di intinya. Seketika wajahnya memerah kala mengingat apa yang terjadi semalam. Dengan perlahan Manda
melangkah menuju kamar mandi.
“ Hmm, masak apa ya?” gumam Manda seraya melihat- lihat isi kulkas. Akhirnya Manda memutuskan untuk memasak ayam kecap, bakwan jagung, dan udang asam manis. Ia pun mulai menyiapkan bahan-bahan dan mulai memasak.
Di Kamar.
Andra mulai terbangun, tangannya meraba-raba sampingnya. Andra membuka matanya saat tak mendapati sang istri. Segera ia mendudukan dirinya, lalu beranjak dari tempat tidur berjalankeluar kamar untuk mencari Manda.
Laki-laki itu berjalan menuruni tangga dengan wajah khas bangun tidurnya.
“ Sayang!!.” Panggilnya.
“ Di dapur kak.” Jawab Manda.
Andra pun melangkah kan kakinya menuju dapur.
“ Kenapa gak bangunin aku, hm.?” Tanya Andra.
“ Kakak tidurnya pules banget. Aku gak tega banguninnya.” Jawab Manda.
Andra tak berbicara lagi, laki-laki itu lantas memeluk sang istri dari belakang dan meletakkan dagunya di pundak
__ADS_1
sang istri.
“ Kak lepas dulu.” Ucap Manda.
“ Gak mau.” Jawab Andra.
“ Aku lagi masak nanti gak selesai-selesai. Mending kakak sekarang mandi dulu terus habis itu sarapan.” Ucap Manda.
Dengan sekali gerakan Andra membalik tubuh Manda hingga menghadapnya. Membuat Manda terpekik kaget. “ Kakak!!!” protes Manda.
“ Morning kiss dulu.” Ucap Andra tak memperdulikan protesan Manda.
Cup
Dengan cepat Manda memberi kecupan singkat di bibir sang suami. Jika tak langsung di turuti akan panjang urusannya dan masakannya gak akan siap.Andra merengut tak puas.
“ Kok wajahnya gitu?” tanya Manda melihat wajah Andra yang merengut.
“ Kurang lama sayang.” Rengek Andra.
“ Ya ampun kakak!! Kalau mau yang lama nanti aja. Ini aku lagi masak buat sarapan kita berdua nanti gak selesai-selesai.Sekarang mandi!!.” Omel Manda.
“ Iya-iya ini mau mandi. Tapi bener ya nanti.” Andra memastikan. Manda mengangguk, wajah Andra yang tadinya merengut kini terlihat bahagia.
******
“ Kak.” Panggil Manda mendongak guna menatap wajah Andra karena memang posisinya yang tengah berbaring dengan paha sang suami sebagai bantalannya. Keduanya kini tengah bersantai di ruang keluarga menonton film action.
Andra yang tadinya fokus pada film kini menunduk guna melihat wajah Manda.
“ Kenapa,hm?” tanyanya.
“ Gapapa cuma manggil aja.” Cengir Manda. Andra mengapit gemas hidung Manda.
“ Ihh sakit tau.” Protes Manda mengelus-ngelus hidungnya. Andra hanya terkekeh kecil.
Manda mendudukan dirinya menatap sang suami yang masih terkekeh itu.
“ Kak, makasih ya udah nepatin omongan kakak. Tolong bimbing dan ajari aku untuk jadi istri yang baik buat kakak.” Ucap Manda menatap Andra lekat.
Andra merubah duduknya menghadap sang istri dan digenggamnya dua tangan mungil itu. “ Denger ya seorang laki-laki harus bisa membuktikan omongannya bukan hanya bualan semata. Dan untuk menjadi istri yang baik, kita sama-sama belajar ya. Kita akan menua bersama melihat anak dan cucu kita nanti.” Ucap Andra.
“ Aku merasa jadi wanita yang paling beruntung karena punya suami seperti kakak.” Ucap Manda bergerak masuk ke pelukan hangat suaminya. Andra membalas pelukan Manda erat.
Author kasih ekstra partnya.
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya ya.
Terima kasih.