
Happy Reading 😊
Pukul 5 sore.
Keduanya sampai di depan rumah Manda. " Gimana seneng,hm?." tanya Andra mengelus tangan Manda yang di genggamnya.
Manda mengangguk dengan semangat. " Seneng banget. Makasih ya." jawab Manda.
" Hm, yaudah sana masuk mandi terus istirahat." titah Andra.
Sebelum pulang Andra memberi kec*pan ringan di kening gadisnya.
Manda berjalan masuk ke dalam rumah dengan langkah riangnya. " Ayah, bunda Manda pulang." ucap Manda.
" Putri ayah baru pulang,hm." ucap Rega yang berada di ruang tengah menonton televisi.
Manda mengangguk lalu mendekat ke arah Ayahnya dan duduk di sampingnya.
" Gimana jalan-jalannya seneng?." tanya Rega.
" Iya yah seneng. Meskipun tadi hampir berantem." jawab Manda memelan saat di akhir kalimat.
Rega mengerutkan keningnya bingung. " Kok bisa? Emang ada apa?." tanya Rega penasaran.
Manda pun menceritakan kejadian tadi siang pada ayahnya. Rega mengganguk paham kemudian tersenyum geli. Ada-ada saja pikirnya.
" Bunda mana yah?." tanya Manda.
" Ada di dapur." jawab Rega.
Manda pun bangkit dari duduknya dan sebelum pergi gadis itu mencium pipi ayahnya.
Di dapur.
Terlihat Lisa sedang fokus memasak lauk untuk makan malam nanti. Manda berjalan mengendap-endap mendekati Lisa. " Bunda." panggil Manda sambil memeluk Lisa dari belakang.
" Eh copot."
" Astaga, anak ini hobi banget ngagetin bundanya." omel Lisa berbalik menghadap Manda yang sedang cengengesan.
" Hehehe maaf bunda." cengir Manda.
Lisa hanya bisa menghela nafas. " Baru pulang kenapa langsung ke dapur. Bukannya ke kamar bersih-bersih dulu." ucap Lisa.
" Oh iya Manda lupa. Tadi Gilang chat Manda katanya nanti mau ke sini sama mama, papanya." ucap Manda.
Setelah memberitahu bundanya, Manda langsung berlalu ke kamarnya untuk mandi dan istirahat. Sebenarnya tadi Manda sempat menawarkan bantuan kepada bundanya tapi bundanya menolak katanya sudah ada bibi yang membantu. Ya sudah.
...****************...
Andra baru sampai di rumahnya, setelah memarkirkan mobilnya di garasi. Pemuda itu memasuki rumah dan langsung naik menuju kamarnya untuk mandi dan bersih-bersih.
Beberapa menit kemudian Andra keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang lebih segar. Ia hanya mengenakan celana pendek tanpa atasan menampakkan perut berotot yang di idam-idamkan oleh banyak wanita.
Andra berjalan menuju nakas, mengambil ponsel nya lalu membaringkan tubuhnya di ranjang. Pemuda itu akan mengabari gadisnya.
My Girl ❤️
...Anda : Aku udah sampai rumah. Udah bersih-bersih?...
Tak butuh waktu lama gadisnya sudah membalas pesannya.
My Girl : Udah dong. Aku udah wangi plus cantik 😚.
( Mengirim sebuah foto ) .
Andra memandang foto gadisnya yang baru di kirim. Gadisnya terlihat begitu cantik dan menggemaskan di saat yang bersamaan.
__ADS_1
Di foto tersebut gadis itu memakai piyama berwarna pink dengan motif bunga mawar. Rambut hitamnya tergerai dan memakai bando kelinci berwarna pink juga. Dan jangan lupakan hal yang membuat nya terlihat menggemaskan pipi chubby gadis itu yang sengaja di gembungkan sehingga membuatnya lebih mengembang.
Setelah puas menatap foto itu, Andra segera membalas pesannya
Anda : Seperti biasa gadisku cantik dan
menggemaskan. Jangan pernah memasang
wajah seperti ini saat di luar. Aku gak mau
orang lain melihat nya. Hanya aku yang boleh
melihatnya.
My Girl: Iya-iya 😬
Anda : Good girl
My Girl : Kan aku udah pap. Sekarang gantian kamu yang pap.
Tanpa memakai bajunya Andra langsung foto dan mengirimkan nya pada gadisnya.
Anda : ( Mengirim sebuah foto )
Di tempat Manda.
Manda terpekik saat melihat foto yang Andra kirim. Bagaimana tidak kekasih nya itu mengirim foto tanpa memakai baju sehingga terlihat tubuh berotot nya. Perlahan rasa panas mulai menjalar di pipi hingga telinga gadis itu. Hanya dengan melihat foto itu sudah membuat Manda salah tingkah. Kenapa kekasihnya itu senang sekali membuat nya salah tingkah?.
My Man ❄️
Anda : Siapa suruh kirim foto begitu? Mau bikin aku jantungan apa? Kirim- kirim foto gak pakek baju. 😤
Kembali lagi ke Andra.
Pemuda itu terkekeh melihat balasan dari gadisnya.
Ia sudah terbayang bagaimana reaksi gadisnya, pasti gadis itu sedang salah tingkah.
My Girl ❤️
Ceklek.
Suara pintu terbuka membuat Andra menoleh.
" Kenapa ma?." tanya Andra begitu melihat Mama nya yang membuka pintu.
" Ini mama tadi dari toko kue. Terus ke inget calon mantu mama. Ya udah mama sekalian beliin cake rasa green tea, kamu antar ya." ucap Desi memberikan sebuah paper bag berisi cake pada Andra. Lalu berlalu keluar.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Rumah Manda.
Gilang beserta kedua orang tua nya telah sampai di rumah Manda. Setelah berbincang-bincang ringan dan melepas rindu kini mereka sedang menyantap makan malam.
" Silahkan di makan." ucap Lisa mempersilahkan.
" Makasih Lo jeng. Maaf ya ngerepotin." ucap Mama Gilang merasa tidak enak.
" Nggak ngerepotin kok." ucap Lisa. Lalu mereka pun makan malam dengan tenang.
Setelah makan malam Manda pamit untuk pergi ke kamarnya. Sementara para pria sedang menonton bola di ruang tengah. Dan para wanita sedang berada di dapur menyiapkan cemilan untuk menemani menonton.
Selesai menyiapkan cemilan kedua wanita paruh baya itu membawanya menuju ruang tengah.
" Ini cemilannya." ucap Lisa meletakkan piring yang berisikan beberapa buah-buahan dan kue kering.
" Waahh. Makasih tante." ucap Gilang langsung mencomot kue kering.
__ADS_1
" Sama-sama." jawab Lisa lalu duduk di sebelah Rega.
Di Kamar Manda.
Setelah cuci muka dan sikat gigi Manda langsung berbaring di tempat tidur nya bersiap untuk tidur. Tubuhnya begitu lelah. Saat baru menutup mata ponselnya berdering membuat Manda terpaksa membuka mata nya kembali dan meraih ponselnya.
Melihat nama sang kekasih di ponselnya, Manda langsung mengangkat nya.
" Halo."
" Turun aku ada di depan."
Tut.
Manda bergegas keluar dari kamar. Menuruni tangga dengan langkah cepat.
" Mau kemana sayang?." tanya Lisa melihat langkah anaknya yang terburu-buru.
" Ke depan sebentar bunda." jawab Manda.
Di luar.
Terlihat Andra duduk di motornya dengan sebuah paper bag di depannya. Manda berlari kecil menghampiri nya.
" Mau ngapain?." tanya Manda.
Andra tak menjawab, lelaki itu justru menyodorkan paper bag yang di bawanya.
" Ini apa?." tanya Manda.
" Cake dari mama buat calon mantu katanya." jawab Andra.
Blushh.
Andra terkekeh geli melihat rona merah di pipi gadisnya.
" Ihh apaan sih!!!." ucap Manda dengan malu-malu.
" Bilangin sama mama Desi makasih ya." lanjut Manda. Andra mengangguk.
" Aku mau pulang. Sana masuk." ucap Andra.
" Gak mau masuk dulu?". tawar Manda.
" Lain kali aja. Ada tamu." jawab Andra.
" Itu Gilang sama orang tuanya." ucap Manda.
Andra terdiam.
" Bener gak mau mampir dulu?." tanya Manda sekali lagi. Andra mengangguk.
Manda berjalan mendekat ke arah Andra, lalu mengec*p pipi pemuda itu.
" Makasih sayang." ucap Manda lalu berlari kecil menuju rumah. Meninggalkan Andra yang masih terkejut.
" Gadis nakal." gumam Andra tersenyum tipis.
...****************...
" Gimana tentang rencana perjodohan anak kita, Ga?." celetuk Papa Gilang tiba-tiba membuat suasana seketika menjadi hening. Rega dan Lisa terkejut mendengar itu, keduanya tak menyangka orang tua Gilang membahas hal itu. Gilang pun tak kalah terkejut, pasalnya ia tak mengetahui perihal itu.
Bruk...
Suara benda jatuh membuat semua menoleh.
Jangan lupa dukung karya author ya 😊
__ADS_1
Terima Kasih 🙏😊
See you next 👋