My Girlfriend Is Vampire

My Girlfriend Is Vampire
Wujud Asli Dark Lephrica


__ADS_3

Pengingkaran terhadap janji membuat mereka melewati garis batas. Apa yang seharusnya tidak bersatu justru akan menjadi satu jiwa yang tidak bisa dipisahkan. Seorang mahluk penghisap darah memadu kasih dengan seorang Dark Lephrica.


Babak baru telah di mulai. Awalnya yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dua kubuh yang terpisah akan menjadi satu. Bersatunya dua kekuatan besar yang saling bersebrangan akan melahirkan sebuah kekuatan baru demi cinta dan harapan.


-


-


"Viona, cepatlah pergi dari sini dan selamatkan dirimu." Perintah L di tengah pertarungannya.


"Tapi,"


"Sudah tidak ada waktu lagi gadis keras kepala. Pergilah sekarang juga." Pinta Ara.


"Lephrica!"


L tampak begitu terkejut saat melihat keberadaan Lucas di sana. Tanpa membuang waktu lagi, dia menghampiri Lucas. Dan mereka berdua berdiri saling memunggungi dan melawan vampir-vampir itu bersama-sama. Lucas melirik pria itu.


"Apa yang kau inginkan dariku?" tanya Lucas seolah mengerti apa yang L pikirkan.


"Aku mohon padamu, bawalah Viona pergi dari sini. Aku yakin jika dia akan aman di bawah perlindunganmu." Pinta L memohon.


Mendengar permintaan L pada Lucas membuat Viona tersentak kaget. Ia tidak tau apa maksud L yang tiba-tiba ingin menitipkan dirinya pada Lucas yang notbainnya adalah orang asing.


"L, apa maksudmu?" tanya Viona meminta penjelasan.


"Jangan banyak bertanya. Sebaiknya kau segera pergi, Tuan Putri. Dan sekali ini saja berhenti bersikap keras kepala dan dengarkan aku. Aku percayakan dia padamu." L menepuk bahu Lucas.


Lucas terdiam untuk beberapa saat. Tanpa L meminta sekali pun, terbesit keinginan dalam hati kecilnya untuk menyelamatkan Viona dan membawanya pergi. "Baiklah aku akan membawa dia pergi dari sini." Jawab Lucas pada akhirnya. Dengan ragu dan tak yakin, Viona menerima uluran tangan Lucas dan keduanya pergi meninggalkan pertarungan.


L menatap kepergian mereka dengan sudut bibir tertarik ke atas. "Babak baru, baru saja di mulai. Apa yang selama ini menjadi harapan kita akan segera menjadi kenyataan, dua kekuatan besar yang saling bersebrangan akan segera dipersatukan. Dan kekuatan baru akan segera lahir." Ujar L.


Dan sementara itu. Ara benar-benar tidak habis pikir dengan saudaranya ini. Bagaimana bisa L mempercayakan Viona pada orang asing yang belum diketahui asal usulnya. Dan sosoknya yang begitu misterius membuat Ara meragukan jika Lucas adalah pria baik-baik.

__ADS_1


Ara berpikir bagaimana bila Lucas adalah salah satu dari mereka yang sengaja menyamar untuk menangkap Viona apalagi Ara pernah mendengar bila Dark Shadow memiliki putra yang sangat tampan. Dan pemikirannya itu membuat Ara merasa sangat takut. Ara menghampiri L dan membuat perhitungan dengannya.


"Kim Marco, jelaskan apa maksudnya dari semua ini? Kenapa kau malah menitipkan, Stella, pada orang asing? Bagaimana jika dia adalah bagian dari mereka yang sengaja menyamar untuk bisa menangkap, Viona? Aku benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiranmul"


"Tenanglah, Nunna-ya, tidak mungkin aku membahayakan nyawa Putri junjungan kita. Dan ketahuilah jika pemuda itu bukanlah orang asing tapi dia adalah orang yang kita cari selama ini. Dia adalah seorang ... Dark Lephrica!" jelas L di tengah pertarungannya.


Dan sekarang L bisa merasa tenang karena Viona sudah berada di tangan yang tepat, karena hanya Lucas yang bisa melindunginya dari kejaran mahluk-mahluk penghisap darah tersebut.


-


-


Berlari hampir satu jam membuat Viona merasa kelelahan. Asupan oksigen dalam paru-parunya pun semakin menipis dan membuat nafasnya tersengal-sengal. Bisa saja Viona menggunakan kekuatannya untuk melarikan diri, tapi hal itu sengaja tidak dia lakukan karena saat ini Lucas ada bersamanya. Viona takut bila jati dirinya akan terungkap oleh pemuda itu yang sebenarnya adalah seorang Hunter.


Membuka jati dirinya di depan Lucas sama saja dengan bunuh diri. Viona tau jika yang saat ini bersamanya bukanlah manusia biasa, melainkan seorang Immortal sama seperti dirinya. Aura yang dia pancarkan membuktikan segalanya dan jika dirinya tidak salah ingat, L sempat memanggil pemuda itu dengan sebutan 'Lephrica'.


"Tuan, aku sudah tidak kuat lagi." Seru Viona di tengah langkahnya.


"Hei, apa yang kau lakukan? Kenapa kau malah menangis seperti anak kecil?"


"Aku lelah dan kau tidak mau mendengarkanku! Selama ini aku tidak pernah diperlakukan seperti ini. Hiks, ini pertama kalinya aku berlari sejauh ini dan kelelahan. Huaaa, kenapa semua orang begitu kejam padaku." Isakan Viona semakin keras.


"Ck, diamalah dan jangan bertingkah seperti bocah. Berdiri dan kita segera pergi dari sini."


"Tidak mau!" gadis itu menyela cepat. Viona mengangkat wajahnya yang basah oleh air mata dan menatap Lucas. "Jika kau ingin pergi, sebaiknya pergi saja dan tinggalkan aku sendiri. Yang mereka incar adalah aku, jadi pergilah. Jangan libatkan dirimu dalam masalah karena diriku."


Kemudian Viona menggulirkan arah pandangnya ke arah belakang dan mahluk-mahluk itu sudah semakin dekat. Bukan hanya Vampir saja yang mengejarnya, namun juga wolf dan beberapa mahluk Immortal lainnya. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkannya.


Tanpa membuang waktu dan memikirkan resiko terburuk yang mungkin akan terjadi. Dia tidak akan membiarkan mereka merenggut apa yang ada pada dirinya, apa yang begitu dia lindungi dan satu-satunya warisan dari ibunya.


"Tidak akan kubiarkan kalian mengambil apapun dariku." Ucap Viona yang entah sejak kapan sudah merubah dirinya menjadi Vampir.


"Apa yang kau lakukan?" teriak Lucas melihat kenekatan Viona. "Aarrkkhhh, benar-benar gadis keras kepala! Merepotkan saja." Gerutu Lucas seraya menghampiri gadis itu dan membantunya.

__ADS_1


Adu fisik antara Viona dan mahluk-mahluk itu berlangsung dengan sengit. Dan dalam wujudnya sekarang, tentu tidak sulit bagi Viona untuk menghadapi mahluk-mahluk itu. Dan sebagai putri dari Lord Ruthven, tidak salah bila Viona memiliki kemampuan sehebat itu. Bahkan tingkat kekuatannya berada dua tingkat di atas Ellena. Entah sudah berapa banyak Vampir yang tubuhnya melebur menjadi abu di tangan vampir cantik itu.


Meskipun demikian. Viona harus tetap waspada. Bukan mahluk-mahluk itu yang Viona takutkan, tapi Lucas. Pertarungan Lucas pun tak kalah sengit dari gadis itu. Pemuda itu dapat menumbangkan beberapa dari mereka hanya dalam hitungan detik saja. Dan sepertinya mahluk-mahluk itu sudah membuat masalah dengan orang-orang yang salah.


Di saat itu juga, dua mahluk abadi muncul di tengah pertarungan. Salah satunya menggunakan kekuatan segelnya untuk melindungi Viona dari serangan tak terduga mahluk penghisap darah. Sontak gadis itu menoleh dan senyum di bibirnya mengembang lebar.


"Jia, Chen!" serunya girang.


"Tuan Putri, segera pergi dari sini dan mereka serahkan pada kami berdua." Ucap Chen.


"Tuan, saya percayakan gadis ini pada Anda. Tolong jaga dia baik-baik." Mohon Jia pada Lucas. Lucas mengangguk. "Chen, gunakan segelmu pada mahluk-mahluk itu supaya mereka tidak bisa mengejar Viona." pinta Jia.


Kedua Nephilim itu mengambil alih pertarungan. Dengan kemampuan yang mereka miliki, tentu tidak akan sulit untuk mereka mengalahkan mahluk-mahluk itu. Di tengah langkahnya, sesekali Viona menenggok kebelakang dan benar dugaannya, sebagian dari mereka masih mengejarnya. Sepertinya segel Chen tidak cukup kuat untuk menahan mereka semua mahluk-mahluk itu yang tidak terhitung jumlahnya.


Dalam hatinya, Lucas terus bertanya-tanya kenapa mahluk-mahluk itu sampai mengejar gadis yang saat ini berada dalam perlindungannya. Mungkinkah itu ada hubungannya dengan keabadian yang dia miliki. Dan Lucas bukanlah mahluk bodoh yang tidak bisa merasakan keabadian yang mengalir dalam darah Viona.


"Sial. Mereka masih tetap mengejar. Sepertinya tidak ada pilihan lain,"


Viona tersentak kaget saat tiba-tiba Lucas menariknya ke dalam pelukkannya hingga wajahnya berbenturan dengan dada bidang Lucas yang tersembunyi di balik pakaian hitamnya. Lucas menutup matanya dan sepasang sayap hitam muncul di balik punggungnya. Surai coklatnya berubah menjadi putih keperakkan dan sepasang bola mata merah yang dingin.


Viona tersentak kaget. Gadis itu ketakutan setengah mati. "Si-siapa kau sebenarnya?" tanyanya was-was. Dan reflek gadis itu mendorong tubuh Lucas hingga dekapan pada tubuhnya terlepas.


Lucas mendesah berat. "Kau tidak perlu takut apalagi mencurigaiku sebagai bagian dari mereka. Aku adalah seorang, Vampir Hunter, jadi tidak mungkin aku bersekutu dengan mahluk yang menjadi buruanku. Bisakah kau mempercayaiku? Kita sudah tidak memiliki banyak waktu lagi, Nona." Ujar Lucas. Ragu-ragu Viona menganggukkan kepalanya.


Dan inilah wujud Lucas yang sebenarnya. Dia merupakan seorang Dark Lephrica terakhir yang masih hidup. Dalam tubuhnya mengalir darah Wolf dan Chronicles 'Peri Penjaga Surga'. Jadi tidak salah bila Lucas memiliki kemampuan berburu yang sangat hebat. Dan hal itulah yang menjadi alasan utama kenapa Lephrica dimusnahkan. Karena keberadaan mereka menjadi momok paling mengerikan bagi kaum Vampir.


.


.


.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2