
*
*
*
Keesokan harinya Kendrick mengajak bertemu Matthew Untuk menanyakan perihal hubungan putra putri mereka..
Kendrick merasa di hianati karena Matthew tidak memberitahu perihal bhubungan Berly dan Lionel. Tapi yang Kendrick tidak ketahui adalah bahwa Matthew pun juga baru tahu akan hal itu. Jika saja Lionel tidak berkunjung ke Mansion Matthew pun juga tidak akan tahu..
" Lantas bagaimana selanjutnya,?" Tanya Matthew sembari menghisap cerutu. Tanggapan apa yang akan di berikan Kendrick sangat penting bagaimana pun jika Berly dan Lionel bersama suatu saat nanti respon mertua juga sangat penting..
__ADS_1
" Bagaimana apanya,? Mereka yang menjalin hubungan kita ini hanya orang tua jadi bagaimana selanjutnya biarlah mereka yang memutuskan." Sahut Kendrick. Lionel maupun Brrly sudah sama sama dewasa dan bisa memutuskan jalan hidupnya, sebagai orang tua ia hanya bisa sedikit mengarahkan jika ada yang salah jika selebihnya mereka sama-sama cocok dan mencintai orang tua hanya bertugas menikah kan saja...
" Apa?!.. Kau tidak keberatan kah,? Aku kan sudah sering cerita bagaimana putriku,?" Tanya Matthew sedikit heran. Biasanya para orang tua ingin pendamping putranya adalah seorang wanita yang berbudi luhur dengan tutur kata yang sopan dan berperilaku baik apalagi jika keluarga besarnya bukan keluarga sembarang macam Kendrick ini..
" Putraku saja yang menjalani tidak keberatan. Lalu apa hak ku,? aku justru takut putraku akan menjadi penghuni RS Jiwa jika dia tidak bersama Berly." Sahut Kendrick acuh itu bukan masalah besar baginya. Yang terpenting adalah kebahagiaan putranya. Ia juga pernah muda. jiwa muda seperti Berly yang tidak pernah mengalami kesusahan sejak lahir dan selalu mendapatkan apa yang di inginkan tidaklah heran jika perilakunya seperti itu. Itu bisa Kendrick maklumi karena dirinya pun juga begitu ketika masih muda..
Justru yang di takutkan adalah Lionel.. baginya Lionel adalah cerminan dari dirinya waktu mengejar Krystal dulu bagaimana sesaknya saat wanita yang di cintainya terus bersikap acuh dan tidak membalas cintanya itu begitu menyakitkan. Itulah ketakutan terbesar jika Lionel akan mengalaminya apalagi ini hubungan pertama bagi Lionel..
Kendrick melirik Matthew lalu mendesah kasar. " Dan dari yang kulihat memang Lionel sudah cinta mati dengan putrimu." Kata Kendrick menekan cerutunya di asbak..
" Hah!!" Kaget Matthew..
__ADS_1
" Sudahlah biarlah mereka menjalaninya dulu.. ngomong ngomong tidak buruk juga kita akan menjadi besan." Ucap Kendrick..
Matthew mengangguk agukan kepalanya tanda setuju.. " hmm tidak buruk untuk memiliki besan kaya seperti mu. Jadi jika aku membutuhkan investor aku tidak perlu repot-repot mencari. Cukup datang ke besan saja hahhahhaj." Tawa Matthew pecah membayangkan bagaimana mana itu terjadi membuatnya sangat senang..
Kendrick melempar bantal sofa kearah Matthew untungnya bantal itu di tangkap dengan tepat oleh Matthew sebelum mendarat di wajahnya..
" Kau itu mencari besan atau investor. Dasar bedebah!!.." Maki Kendrick..
" Kalau bisa dua duanya dapat kenapa harus memilih satu saja.. Bodoh jika aku hanya mengambil satu keuntungan sedangkan ada dua pilihan." Sahut Matthew kembali tertawa, senang sekali melihat wajah Kendrick dengan ekspresi sejelek itu..
" Shut up!!" Teriak Kendrick kesal..
__ADS_1
Apakah Matthew akan berhenti tertawa,? Oh tentu saja tidak pria paruh baya itu justru semakin gencar menggoda calon besan.