
Hari berjalan begitu cepat hingga hubungan Lionel dan berly berjalan empat bulan.. Hubungan yang awalnya akan berakhir jika Berly belum juga takluk pada Lionel kini tidak berlaku lagi.. Yang ada Berly sekarang sudah jatuh sejatuhnya pada Lionel hingga setiap ada perjalanan bisnis selalu ikut selain karena cintanya pada Lionel begitu besar Berly juga takut kejadian beberapa bulan yang lalu terjadi. Kekasihnya sangat tampan dan kaya pasti akan banyak wanita yang akan merayu Lionel..
Pagi itu Lionel terus memuntahkan isi perutnya. Bahkan ketika sedang makan bersama Krystal dan Kendrick di Mansion orang tuanya itu pun Lionel tidak bisa menahan gejolak dalam Perutnya dan berlari ke kamar mandi di tengah sarapan pagi..
Krystal dan Kendrick saling pandang pasangan paruh baya itu memikirkan sesuatu ya sama..
Tak lama Lionel kembali duduk di kursi meja makan dengan wajah merah dan tampak lesu...
" Kau mengalami morning sickness?," Tanya Krystal memandang curiga paada Lionel..
Lionel mendelik. Dirinya adalah seorang pria mana mungkin mengalami morning sickness seperti ibu hamil. Mommynya kalau bertanya suka mengada ngada. Lionel menyenderkan punggungnya di sandaran kursi sembari memegang perutnya yang tak nyaman. " Jangan ngacau aku ini pria Mom. Mungkin sedang masuk angin." Sahut Lionel..
" Bukan kau bodoh!! Tapi kekasih mu!!" Sahut Kendrick yang gemas sendiri melihat Putranya yang lemot..
" Berly hamil?, Tapi apa hubungannya dengan aku yang mual?," Tanya Lionel yang semakin di buat bingung...
" Kehamilan simpatik.. Kau yang menghamili kau yang akan mengalami mual dan sewaktu bisa ngidam juga. Jadi cepat katakan apa Berly hamil?" Todong Krystal..
Lionel terdiam.. Tapi Berly tidak hamil kekasihnya juga tidak mengatakan hamil.. Tapi pikirannya teringat saat belakangan ini terus bercinta tanpa pengaman bukan tidak mungkin Berly saat ini sedang mengandung..
" Aku tidak tahu. Berly tidak mengatakan apapun.." Sahut Lionel..
__ADS_1
" Kau itu bagaimana sih Lionel!! Cepat ajak Berly periksa ke Rs!" Sentak Krystal yang geram akan kelakuan Lionel..
" Sekarang Mom,?" Tanya Lionel yang sebenarnya tidak punya tenaga untuk bergerak tubuhnya lemas karena terlalu banyak memuntahkan cairan...
Krystal mendelik ingin rasanya mencekik putranya itu jika tidak kasihan melihat wajah pucat nya..
" Tahun Depan!! Ya sekarang lah.. tunggu tahun depan anakmu sudah bronjol!!" Kesal Krystal.. lalu wanita itu beranjak dan membantu Lionel untuk berdiri...
" Honey.. Kau yang menyentir kita ke Mansion Konelius sekarang." Pinta Krystal pada suaminya sembari membantu Lionel berjalan..
Kendrick mengangguk prianitu lalu mengambil kunci mobil di laci khusus menyimpan kunci koleksi mobilnya .
Lalu mereka mengendarai mobil menuju Mansion kilik kekuarga Berly..
" Ada apa ini? Tidak biasanya Lionel datang bersama kalian berdua,?" Tanya Matthew mengawali pembicaraan...
" Begini pertama apa Berly ada,?" Krystal menyahut sembari matanya mengedarkan pandangan mencari keberadaan Berly..
" Ada. ngomong ngomong soal Berly.. Putriku aneh sekali dia tidak beranjak dari depan televisi untuk menonton Pororo." Sahut Matthew memijit pelipisnya.. Heran dan merasa anaeh sejak kapan putrinya itu begitu kekanakan. Ketika telivisi ingin di matikan Betly akan mengis dan yang lebih membuatnya khawatir adalah Betly menghabiskan tiga kotak buah strawberry selama menonton kartun itu.. membuatnya pusing saja.
" What? Pororo? Sejak kapan Berly jadi suka Pororo bukankah sukanya Flm action." Sahut Lionel..
__ADS_1
Prokk!!! Krystal bertepuk tangan satu kalu " Binggo!! Sudah bisa di pastikan.. Berly hamil anak Lionel." Ucap Krystal yakin .
" What?!! Hamil?,, Putramu kan belum menikahi putriku?" Celetuk Matthew..
"Itu gampang sekarang kita bawa Berly periksa dulu. Baru kita mengurus pernikahan keduanya." Sela Kendrick...
" Ya ya kau benar. Aku akan menghampiri Berly dulu." Matthew ingin beranjak dari duduknya tapi ia urungkan. Matthew beralih menatap Lionel. " Kau saja yang membujuknya! Berly tidak menggubris omonganku ataupun Mommynya." Pinta Matthew melimpahkan pada Lionel. Karena putrinya itu menjadi bebal sejak kemarin sore.
" Hmm biarkan aku yang mengatasinya." Sahut Lionel beranjak dengan sedikit gontai karena merasa masih sedikit lemah..
Lionel berjalan ke ruanh bersantai keluarga baru berada di ambang pintu Lionel sudah mendengar tawa Berly dia juga bisa melihat wanitanya sedang melihat kearah sosok kuning di layar televisi sembari memakan buah strawberry di sebelahnya juga berserakan kotak strawberry yang sudah kosong.. berapa banyak strawberry yang dimakan wanitanya,? Jika terus di biarkan perutnya akan sangat sakit nanti.
" Baby?" Panggil Lionel fan berjalan mendekati wanitanya..
Berly menoleh ke sumber suara dan terseyum lebar. Berly beranjak dari karpet berbulu dan menerjang ke pelukan Lionel.. " I Miss You.. Kenapa datang pagi-pagi?"
Lionel mengucup rambut panjang Wanitanya.. " Ingin mengajak mu periksa ke Rs." Sahut Lionel jujur..
Berly merenggangkan pelukannya dan menatap wajah Lionel. " Ada apa? Wajahmu pucat sekali." Tanya Berly mengusap pipi Lionel..
" Mommy dan Daddy ku ada di depan ayo periksa ke RS bersama sama supaya kita tahu lebih jelas sakit apa yang ku derita saat ini." Jawab Lionel ambigu. Lionel sengaja tidak mengatakan akan pergi ke dokter obgyn.
__ADS_1
" Honey, jangan membuat ku takut." Kata Betly taku jika Lionel memiliki penyakit yang serius.
" Tidak perlu khawatir aku kuat tidak akan ada sesuatu yang buruk." Sahut Lionel menggandeng Berly.. keduanya berjalan menuju Ruang tamu dan berlanjut ke RS bersama. Matthew pun yang penasaran juga ikut dengan mobil lain bersama Flora..