
*
*
*
Berly dan Lionel pun berganti pakaian yang jauh lebih santai setelah melakukan janji suci.. Berly memakai gaun malam dengan rambut tergerai sementara Lionel megenakan kemeja dengan jas tanpa toxedo.. setelah berganti keduanya kembali ke tempat pesta berlangsung dana para tamu sedang menari dengan di iringi musik DJ.
" Honey. Aku suka dengan pestanya." Kata Berly mengalungkan tangannya di leher Lionel.. Berly begitu takjub dengan konsep pernikahannya yang terkesan santai gaya anak muda bukan pernikahan yang formal dengan pakaian formal pula apalagi selama ini Berly sangat suka berpesta jadi tema pesta pernikahan ini sesuai ekspektasi Berly...
Lionel terseyum dan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya. " Aku tahu kau sebelumnya sangat suka berpesta jadi aku sengaja membuat acara pestanya meriah seperti ini. Cukup ketika kita mengucapkan janji suci saja yang formal." Sahut Lionel...
" Kau yang terbaik.. aku sangat mencintaimu.." Ucap Berly...
Lionel hanya tersenyum dan mengecup bibir istrinya gemas keduanya kemudian menari ikut meramaikan acaranya.
Tidak lama mereka menari kemudian Leo dan Leon datang menghampiri bersama istrinya... Mereka mengucapkan selamat pada Lionel yang resmi melepas status lajangnya..
" Honey, Aku akan mencari Lolly dan Bastian sebentar." Ucap Berly karena baru teringat akan temanya itu..
" Siapa Lolly,?" Tanya Leon. Kalau Bastian sih Leon mengenalnya karena Bastian adalah salah satu rekan bisnisnya, mereka bertemu saat berada di luar negeri dan berlanjut bekerja sama dalam hal bisnis..
" Dia temanya Berly." Sahut Lionel yang tidak kunjung melepaskan tangannya dari pinggang Berly..
" Oh Wanita berkacamata,? Rambutnya di kepang,?" Tanya Becca istri Leon karena tadi Becca melihat wanita berkacamata di sekitar Bastian rekan bisnis dari Suaminya...
" Kau mengenal Lolly?" Tanya Berly.
" Tidak hanya saja tadi aku melihatnya selalu berada di sekitar Bastian." Sahut Becca apa adanya..
__ADS_1
" Aku akan mencari mereka dulu. Kalian lanjutkan saja mengontrolnya." Kata Berly lalu meminta Lionel untuk melepaskannya.
" Jangan lama-lama." Ucap Lionel terpaksa melepaskan tangannya dari pinggang istrinya..
Berly memutar bola matanya malas." Kau terlalu berlebihan, Honey. Aku hanya mencari Lolly di ruangan ini bukan akan mencari ke luar negeri." Kata Berly kesal dan berlalu dari sana...
" Sepertinya kau benar-benar sudah termehek-mehek oleh Berly bung." Kata Leo menepuk bahu adik bontotnya selepas kepergian Berly.
" Tentu. Kalo tidak mana mungkin ku hamili dan ku jadikan istri." Sahut Lionel sembari mengambil satu sampanye yang di bawa pelayanan...
" Kau benar-benar sudah dewasa rupanya." Lanjut Leo.
" Hey!! Aku memang sudah dewasa umur kita sama jika kau lupa!!" Sahut Lionel kesal...
Mereka kemudian Tertawa mendengar protestan dari Lionel. Benar mereka bertiga lahir hanya selisih beberapa menit saja...
*
" Cepat lepaskan Wanita ini dari tubuhku Ber!!" Teriak Bastian yang bajunya sudah berantakan karena sedari tadi berusaha menjauhkan Lolly dari tubuhnya..
" Ini aku juga sudah menariknya!!" Sahut Berly dengan berteriak juga. Tubuh Lolly menempel bak lem hingga membuat Berly juga kesusahan..
" Hey!! Lepas!! Jangan menggoda calon suamiku ya!" Racau Lolly menoleh kebelakang melihat Berly dengan tubuh yang masih melekat pada Bastian.
" Sebenarnya ada apa dengannya,?"Tanya Berly mundur beberapa langkah kebelakang karena takut Lolly akan menyerangnya karena tidak sadar..
" Mana ku tahu. Dia dari tadi selalu mengangguku dan berakhir seperti ini." Sahut Bastian sembari mendorong Lolly dengan keras hingga pelukan Lolly terlepas lalu membiarkan wanita itu duduk di kursi dengan kepala di atas meja..
" Oh God!! Anak ini benar-benar bikin malu." Decak Berly sembari menatap Lolly yang meracau tak jelas dan terdapat nama Bastian di setiap Gumananya.
__ADS_1
" Kau dapat dari mana wanita aneh itu?! Dia membuat ku takut." Kata Bastian mengeluh..
" Biasanya dia tidak seperti ini.. aku juga baru tahu ke pribadinya yang aneh satu ini." Sahut Berly kemudian terkekeh mengingat bagaimana Lolly menempel bak cicak pada Bastian.
" Berhenti tertawa. Ini tidak lucu!" Ketus Bastian.
" Kau harus tanggung jawab Bas. Lolly seperti ini kurasa karena dirimu." Kata Berly yang masih tidak bisa menghentikan tawanya...
Bastian semakin kesal mendengar perkataan Berly pria itu mengambil air dan meminumnya. Ruangan ini di penuhi AC tapi masih panas bagi Bastian..
" Honey, Kenapa lama sekali,? Apa yang kau tertawakan,?" Tanya Lionel yang sudah berada di samping Berly.. Lionel menyusul karena merasa terlalu lama di tinggal istrinya..
" Tidak, Hanya saja---
" Bastian kau tampan sekali, aku jatuh cinta pada pandangan pertama padamu." Ucap Lolly tiba tiba dan kembali menjatuhkan kepalanya di atas meja.
Bastian yang masih meminum air mineralnya langsung tersedak dengan mata membulat sempurna...
Sedangkan Lionel ikut Tertawa berbahak bahak.. " Ya lebih baik kau berpacaran dengan Lolly saja. Jangan meganggu istri orang." Ucap Lionel pada Bastian... Dengan adanya Lolly yang tertarik pada Bastian. Lionel bisa merasa lega karena Bastian tidak akan meganggu istrinya lagi...
" Jangan berbicara sembarang kau!! Teman istrimu itu sangat aneh dan membuat ku takut." Sahut Bastian bergidik...
" Jangan terlalu membenci nanti jadi cinta. Lolly begitu manis dia cantik hanya saja tertutup dengan penampilan culunnya." Kata Berly sedikit mengoda sahabatnya itu..
" Ck. Cantik dari mana nya? Lagian aku tidak membencinya aku hanya risih dan takut jadi teori mu tidak berlaku untuk ku!" Sahut Bastian ketus.
Berly mengedikan bahunya." Awas kemakan omongan mu sendiri dan menjilat ludahmu."
Bastian menanggapi dengan acuh tak acuh.. menjilat ludah sendiri? Cih Tentu tidak akan.
__ADS_1
Lalu Berly menyuruh beberapa pelayan wanita untuk membantu Lolly berdiri dan membawanya ke salah satu kamar di Mansion...