My Lovely Girlfriend.

My Lovely Girlfriend.
Malam Pengantin Baru.


__ADS_3

*


*


*


Mengurus Lolly yang mabuk sudah beres dan pestanya pun juga sudah berakhir. Berly dan Lionel kembali ke kamar. Lionel membantu Berly melepaskan gaunnya tentu tidak hanya membantu saja pria itu tidak membuang buang kesempatan yang ada. Tangan Lionel mengusap lembut punggung Berly yang sudah terbuka. Bibirnya pun mengecup setiap jengkal bahu polos istrinya.


Berly melengguh tak tertahan dengan sentuhan ringan suaminya. " Honey. Biarkan aku mandi ok?, Aku Lelah." Ucap Berly dengan suaranya yang berat.


Lionel tidak menjawab tangannya justru merambat kearah depan meraba perut istrinya sembari menghisap leher Berly.. Berly yang awalnya merasa lelah kini ikut terbawa suasana dengan sentuhan suaminya yang membuatnya lupa diri.


" Ingin Berhenti?" Tanya Lionel sengaja menggoda istrinya karena Lionel tahu saat ini Berly sudah bergairah karena ulahnya...


" Kau bercanda menanyakan hal itu?," Berly membalikkan tubuhnya mencium bibir suaminya dengan rakus dengan kaki melingkar erat di pinggang suami tampannya itu.


Lionel tersenyum di sela ciumannya. Tangannya kekarnya menahan tubuh istrinya yang berada di gendonganya dengan saling berciuman Lionel membawa Berly ke atas ranjang. Melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuhnya.


Berly mendesah keras saat Lionel mempraktekkan keahliannya untuk membuatnya puas dengan lidahnya. Tangannya terulur untuk menangkup wajah suaminya di bawah sana. Lionel mendongak dan beranjak mengungkung tubuh Mungil istrinya dan kembali mencium bibir menggoda itu. Tangan Lionel Berpindah pada aset menggoda milik istrinya dan meremasnya dengan penuh kelembutan. Berly tidak henti hentinya melengguh Nikmat oleh sentuhan dari suaminya.


" I Love you." Ucap Lionel dan mulai menyatukan tubuhnya untuk pertama kalinya sebagai pasangan suami istri. Lionel bergerak dengan pelan karena sadar istrinya sedang hamil..


Berly yang begitu bergairah meminta Lionel untuk sedikit cepat tapi Lionel menolaknya karena tidak ingin terjadi sesuatu pada kedua bayinya. Tidak mendapatkan apa yang di inginkan Berly mengambil alih permainan dan berada di atas tubuh Lionel. Berly bergerak cepat sembari mendesah. Lionel yang gemas menepuk pinggang Istrinya dan membantu bergerak dari bawah. Dan beberapa menit kemudian terdengar ******* keras dari dalam kamar besar itu menandakan berakhirnya permainan pengantin baru itu..

__ADS_1


Berly ambruk di atas tubuh suaminya dengan nafas tak beraturan. Lionel memeluk tubuh istrinya itu dengan erat menikmati sisa-sisa pelepasan.


" Kau nakal, Baby. Kau sedang hamil tapi masih melakukan itu." Ucap Lionel dengan nafas yang juga masih terengah.


" Itu tadi keinginan bayi kita." Ucap Berly memanfaatkan kedua bayinya..


Lionel terkekeh dan mengecup leher basah istrinya " Benarkah,? Bukankah itu kemauan Mommynya?"


Berly memukul dada Lionel kesal. " Kau tidak percaya dengan ku,?"


" Baiklah anggap saja itu kemauan kedua bayi kita." Sahut Lionel akhirnya sembari menahan tawa dengan tingkah istrinya..


" Itu memang kemauan mereka kok." Sahut Berly menyakinkan Lionel sekali lagi karena suaminya masih tidak percaya ucapannya..


Lionel mengangkat Berly dari atas tubuhnya dan ia rebahkan di sampingnya. Membawa tubuh istrinya kedalam dekapannya dan mengecup puncak kepalanya berkali-kali.. " Iya Iya aku percaya, Mungkin mereka kangen dengan daddynya." Lionel mencoba mengalah saja walaupun tahu jika istrinya sedang ngeles dan malu mengakui jika dirinya yang begitu mau bercinta dengan panas..


" Good night my husband."


" Good night my wife." Sahut Lionel dan semakin erat memeluk tubuh istrinya...


*


*

__ADS_1


Sementara itu di kamar tamu.


Keesokan paginya Lolly terbangun dengan kepala yang berat. Wanita itu melihat kesekeliling yang tampak buram. Tangan meraba matanya yang tidak mekai kacamata pantas saja tidak bisa melihat dengan jelas tapi untung saja Lolly menemukan kamacamanya di nakas sebelah ranjang.


Setelah memakai kacamata Lolly bingung karena berada di kamr mewah bukan kamar sederhana di apartemen kecilnya. Mencoba mengingat apa yang terjadi tapi yang di ingatnya hanyalah saat dirinya di jemput bastian dan selalu mengekori pria itu walaupun tidak di tanggapi dan setelah itu dirinya tidak menginggat apapun kecuali meminum minuman yang di tawari oleh pelayan yang berlalu lalang..


" Aku tidak mungkin merusak pesta Berly kan,? Ini pertama kalinya aku mabuk sampai tidak sadarkan diri. Semoga aku tidak bertindak seperti orang gila di pesta pernikahan teman ku yang kolongmerat ini." Lolly berguman dan mulai beranjak dari ranjang untuk mencari kamar mandi di kamar itu..


Beberapa menit berlalu Lolly sudah mandi dan mencari baju yang bisa di pakai dan beruntung ada banyak baju di lemari besar yang ada di kamar. Lolly mengambil kaos oblong dan celana jeans selutut untuk dirinya pakai..


Tak lama setelah berganti dan mengepang rambutnya pintu di ketuk dari luar. Lolly beranjak dan membuka pintu. Berly sudah bersedekap dada di depan pintu Lolly dengan ekspresi yang tak terbaca..


Lolly menelan ludahnya dengan susah payah. Pasti dirinya melakukan kesalahan nesar semalam hingga membuat Berly menampilkan ekspresi wajahnya yang tidak biasa padanya..


" Berly?, A-- Ada apa.?" Tanya Lolly yang tidak bisa menyembunyikan ke gelisahanya..


Berly tak menjawab dan menyelonong masuk ke dalam kamar hingga menyenggol Lolly yang berdiri di tengah pintu.. Berly duduk di ranjang sembari melihat Lolly yang masih berdiri kaku tak beranjak dari tempatnya..


" Kemarilah!" Pinta Berly..


" Apa aku menghancurkan pestanya,? Maaf aku tidak sadar apa yang ku lakukan.. Ber, jangan menyakitiku ya,? Janji aku tidak akan melakukan hal bodoh lagi." Ucap Lolly yang sudah ketakutan dan meminta maaf bahkan sebelum Berly mengatakan apapun..


Berly memutar bola matanya malas. Apa dirinya terlihat menakutkan untuk Lolly,?.

__ADS_1


" Ku bilang kemarilah!" Ucap Berly sekali lagi..


Lolly berjalan pelan sembari menunduk dan duduk di sebelah Berly dengan hati hati.. Lolly tidak tahu apa kesalahannya tapi entah kenapa Lolly merasa Takut sendiri dan ini karena alkohol sialan yang di minumnya semalam..


__ADS_2