My Lovely Girlfriend.

My Lovely Girlfriend.
Bastian..


__ADS_3

*


*


*


Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam Berly saat ini sedang lembur. Pulang kerja yang seharusnya pukul empat sore harus mundur karena mendapat pekerjaan tambahan dari kepala bagian..


Berly beberapa kali terlihat menghela nafasnya.. Melirik ponsel teryata ada notifikasi dari teman nongkrong yang bernama Ocha..


Ocha mengajak untuk minum bersama di Flight Club..


Berly mengecek kembali kerjaannya dan teryata hanya tinggal sedikit lagi. Tanpa pikir lagi Berly membalas. " Oke, Aku akan sampai dalam waktu lima belas menit." Berly Mengeklik tombol send pada Ocha.


" Beruntung hari ini Lionel sedang sibuk jadi tidak ada yang menempel bak seekor cicak padaku." Guman Berly. Meletakkan kembali ponsel kemudian mengerjakan sisa pekerjaan..


Lima menit berlalu Berly sudah mematikan komputer. Berbenah tidak lupa mengoleskan lipstik di bibir nya.. Mengecapkan bibir supaya warna merata. Berly terseyum puas. " Perfect! You are always beautiful Kimberly." Melihat wajahnya yang selalu paripurna mbuat berly selalu memiliki percaya diri berlebih. meraih tas tak lupa juga kunci mobil Berly kemudian pergi dari perusahaan yang hanya tinggal beberapa orang yang lembur di setiap bagian..


Berly mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tujuan supaya cepat sampai sesuai janjinya pada Ocha..

__ADS_1


Sampai di Club Berly melempar kunci mobil pada security dan berlalu masuk begitu saja kedalam.. Riyuh music langsung menyapa pendengaran para muda mudi sedang menari mengikuti irama musik DJ..


Berly melihat kesekeliling mencari Ocha..


" Berly!! Sebelah sini!!" Teriak Ocha Melambaikan tangannya ketikan melihat Berly..


Berly berjalan ke meja Ocha. teryata Ocha tidaklah sendiri ada juga dua pria dengan sosok tampan disana..


" Kau kemana saja sih?!" Tanya Ocha sembari cepika cepiki pada Berly Teman Dugem saat sedang stres karena banyak pikiran tapi belakangan ini Berly sangat susah di ajak hang out..


" Nanti Aku cerita." Sahut Berly. Berly kemudian beralih menatap dua pria tampan yang sedang menatapnya..


Berly terseyum sembari merentangkan tangan. " I miss you Bas!." Ucap Berly sembari memeluk pria berambut pirang itu.


Berly melepaskan pelukannya " Berisi kau bilang?!" Pekik Berly dengan mata mendelik.. " ini itu sexy! You know Sexy? pantas kau tidak laku laku teryata matamu itu katarak!." Kata Berly..


Bastian terkekeh dan mengacak kasar rambut sahabatnya..


" Ehemmm!!! Kau tidak berniat memberiku pekukan juga kah?," Kata Pria yang satunya lagi..

__ADS_1


" Apaan sih Fernon. Baru dua hari yang lalu kita bertemu!!" Sahut Berly memutar bola matanya malas pada kekasih Ocha itu..


" Tau tuh lebay amat!!" Sahut Ocha mencibir kekasihnya..


" Kau juga tadi begitu heboh.. seperti tidak hangout bertahun-tahun padahal dua hari yang lalu juga berpesta sampai menjelang pagi." Sahut Fernon membalas Ocha..


" Sudah.. Apain sih kalian aku mengajak bertemu bukan untuk melihat pertengkaran kalian!!" Sela Bastian kesal. Pasalnya ia meminta berkumpul karena baru kembali ke London setelah lima tahun tapi bukan menyambut kedatangannya dengan damai pasangan yang Lebih mirip tom & jerry ini justru bertengkar manis di depannya.


" Oke.. Untuk kepulangan Bastian Cheers!!" Teriak Berly sembari mengangkat gelas wine..


" Cheers!!" Ucap ketiga temannya serempak..


Mereka berempat berbincang dan diselingi tawa keras. Berly terlihat begitu nyaman dan dekat dengan Bastian. Sesekali Berky terlihat menyembunyikan wajahnya ketika tidak sanggup menghentikan tawanya dan Bastian akan mengusap rambut Berly.


Dan tanpa sepengetahuan Berly dari arah dalam ada seseorang yang menatapnya tajam. Rahangnya mengetat tangannya mengepal hingga kuku putihnya menembus kulit.


" Bos, Apakah ada yang salah,?" Tanya Trek saat merasakan suasana yang berbeda dan wajah atasan terlihat marah..


Sementara Ellen yang juga ada disana melihat kearah pandangan Lionel yang mengarah pada satu titik meja yang berisikan dua pasangan yang sedang asyik bersenda gurau.

__ADS_1


Lionel. niat hati ingin cepat menyelesaikan pertemuan dengan relasi tapi siapa tahu akan melihat pemandangan yang membuat hatinya seakan remuk tak tersisa melihat kekasihnya sedang bermesraan dengan seorang pria di sebuah Club. Meski sudah tahu cepat atau lambat pemandangan seperti ini akan di jumpai karena begitulah berita yang beredar tentang Berly selama ini dan Lionel juga sudah menyiapkan mental untuk itu. Tapi ketika melihat secara langsung saat ini tetap saja hatinya sakit. ia cemburu marah dan patah hati. Melihat pemandangan itu..


Berly belum pernah sekalipun tertawa lepas seperti itu apalagi membenamkan wajah di dada bidangnya tapi sekarang yang ia lihat sangat menyakitkan matanya..


__ADS_2