My Lovely Girlfriend.

My Lovely Girlfriend.
Hamil..


__ADS_3

*


*


.*.


Sampai di rumah sakit Berly di buat bingung karena bukannya Lionel yang di periksa justru mlah dirinya lah yang berbaring di ranjang pemeriksaan..


" Tunggu.. Dr mau ngapain?," Berly menahan tangan Dr yang akan memyibak baju bagian perutnya..


Dr itu tersenyum menatap Berly. " Kita akan melakukan USG untuk mengetahui kehamilan Nona." Sahut Dr itu melanjutkan kegiatannya..


" Apa kehamilan,?" Tanya Berly menatap Dr dan Lionel secara bergantian dengan bingung..


Lionel mendekati Berly. " Aku merasakan mual hebat dan Mommy menebak kau sedang hamil jadi kita periksa supaya tahu kebenarannya." Sahut Lionel mengusap tangan Berly dengan lembut..


" Mungkin kau hanya masuk angin saja, Honey. Tubuhku tidak ada yang berubah aku juga biasa saja tidak mungkin aku sedang hamil." Elak Berly. Pada kenyataannya tidak ada yang salah atau perubahan yang pesifik mengarah ke kehamilan pada tubuhnya..


" Baby, Apa salahnya di periksa toh kita sudah di ruang periksa," Lionel memohon dengan lembut supaya Berly mau menjalani pemeriksaan kehamilan..


" Baiklah. Tapi jika aku tidak hamil jangan merasa sedih atau Kecewa ya." Ucap Berly memperingati sang kekasih yang begitu menginginkan seorang bayi..


Lionel mengaguk dengan senyum mengembang. Pria itu dengan setia berada di samping Berly dan mencium kening kekasihnya...


" Apa kalian melihatnya,?" Ucap Dr dengan senyum menatap monitor..


Lionel dan Berly saling panda tidak mengerti melihat apa yang di maksud dr mereka tidak melihat apapun kecuali layar dengan warna hitam putih yang tidak di mengerti oleh mereka.

__ADS_1


" Lihat titik ini. Apa kalian melihatnya," Ucap Dr itu menunjuk ke titik yang di maksud..


" Ya.. Tapi kenapa dengan titik itu,?" Tanya Lionel yang madih tidak mengerti..


Dr itu tersenyum dan menjelaskan dengan sabar. " Ada kehidupan di rahim Nona Berly. Selamat Istri Tuan sedang hamil dan perkiraan kehamilan baru berjalan dua Minggu." Ucap Dr itu yang mengira jika pasangan itu adalah suami istri..


" Baby, Kau dengar itu? Kau hamil!! Thanks God!! Aku akan menjadi Daddy." Kata Lionel begitu antusias dan mencium seluruh wajah kekasihnya..


" Honey, Bisakah kau sedikit tenang? Dr belum selesai menjelaskan." Ucap Berly menyuruh Lionel kembali duduk di kursinya..


" Ehem, Aku begitu semangat jadi harap me maklumi." Ucap Lionel pada Dr itu dengan senyum canggung nya.


" Tidak masalah Tuan. Aku cukup mengerti dengan yang anda rasakan." Sahut sang Dr yang sudah terbiasa menangani situasi semacam itu..


" Dan bayinya bukan hanya satu. Itu tampaknya kembar aku melihat ada dua titik dan dipastikan calon bayi kalian adalah kembar." Lanjut dokter itu setelah melihat lebih seksama layar monitor..


Dr hanya tersenyum saja melihat betapa antusiasnya Lionel.. Sang Dr membersihkan Gel di perut Berly dan menurunkan kembali bajunya.. setelah membereskan semuanya. Dr meminta Berly bangun dan duduk di kursi depan meja kerjanya..


" Ini resep vitamin untuk Istri anda dan jangan banyak pikiran dan perbanyak makan buah dan sayur." Ucap Dr itu menyerahkan resep yang di tulisnya..


" Terimakasih Dok." Ucap Berly..


Dr itu mengangguk dan me gambil dua lembar foto USG yang baru di cetaknya.. " Ini hasil USG calon bayi kalian." Menyodorkan dua gambar hitam putih pada pasangan mida yang terlihat begitu romantis itu...


" Sekali lagi terimakasih dok," Ucap Berly menerima hasil foto USG dari Dokter..


Mereka pun akhirnya keluar dari pemeriksaan. Begitu keluar dari ruangan mereka di sambut antusias oleh orang tua mereka.

__ADS_1


" Bagaimana hasilnya apa benar aku akan memiliki cucu dari kalian?," Tanya Matthew yang bertanya lebih dulu..


" Pasti Diaknosa mommy benar kan,? Kau hamil kan sayang,?" Kata Krystal memegang dua pundak calon mantunya..


" Satu satu dan pelan pelan tanya-nya. Aku dan Berly jadi bingung ingin menjawab apa jika kalian bertanya Tanpa ada jeda." Kelakar Lionel yang membuat para orang tua itu lebih tenang..


" Berly hamil.. aku akan menjadi daddy dari dua bayi sekaligus!" Kata Lionel sedikit keras untuk membanggakan diri..


" Apa Twins?!" Tanya Matthew karena keluarganya tidak memiliki gen kembar dan akhirnya kini kesampaian memiliki cucu kembar. Tentu dia begitu bahagia...


Lionel mengagguk dengan bbangga...


" Terimakasih!!! Terimakasih sudah memberikan ku cucu kembar!!" Ucap Matthew memeluk Lionel dan sedikit mengangkat tubuh tegap Lionel saking senangnya...


"Sama Sama.. Terimakasih juga sudah mengijinkan ku menghamili putrimu." Sahut Lionel yang terdengar tengil sembari menepuk pundak Calon mertuanya..


Matthew menurunkan kembali kaki Lionel yang tadinya sedikit mengambang di atas lantai. " Cepat nikahi putriku!! Jika kau lamban kedua anak mu akan ikut nama Kornelius!" Ucap Matthew berlalu pergi sembari menggandeng tangan putrinya bahkan sang istri Flora pun tak di ajak dan di biarkan berdiri di antara calon besan dan menantunya..


" Kenapa suasana hatinya cepat berubah?" Guman Lionel tak mengerti..


" Tentun saja.. pasti dia baru ingat jika putrinya kau hamili dengan masih berstatus kekasih mu." Sahut Flora..


" Itu kemauan Berly.. Aunty tahu kan akau selalu mengajaknya menikah tapi berky selalu memiliki alasan." Kata Lionel..


" Ya Aunty tahu kau pria baik.. Tapi kali ini Berly pasti tidak akan menolak untuk menikah dengan mu." Sahut Flora menepuk punggung Lionel..


Lionel mengangguk. Dan bertekat akan menikahi Berly.. mau tidak mau Berly harus menjadi istrinya.. dia akan memaksa wanitanya itu untuk menjadi istrinya..

__ADS_1


__ADS_2