My Lovely Girlfriend.

My Lovely Girlfriend.
Melakukan perjalanan bisnis.


__ADS_3

*


*


*


Satu bulan sudah hubungan Lionel dan Berly berjalan.. sejauh ini Berly tidak terlalu berubah hanya saja kini sudah menerima hubungan nya dengan Lionel. Meskipun sering bersikap cuek tapi Berly tidak pernah menolak ketika Lionel bersikap romantis bahkan ia juga terkesan menikmati. Rasa cinta itu mulai tumbuh hanya saja ia tidak biasa mengungkapkan dengan kata maupun tindakan...


" Baby, Aku akan pergi ke San Fransisco besok." Kata Lionel. Saat ini keduanya sedang berada di atas ranjang. Berly berbaring dengan berbantal perut Lionel.


" Besok?, Kenapa mendadak?" Membalikkan tubuhnya menjadi tengkurap dan menatap Lionel dengan terkejut.


" Iya ada pekerjaan yang harus ku urus. Apa kau ingin ikut?" Tanya Lionel lalu menarik berly supaya berada di atas tubuhnya dan menyelipkan rambut panjang berly ke belakang..


" Berapa lama kau disana,?". Sebulan bersama menghabiskan waktu lebih banyak bersama Lionel bahkan tidur dan makan pun bersama Lionel membuatnya enggan di tinggal, rasanya seperti ada yang berbeda.

__ADS_1


" Mungkin sekitar dua mingguan.. ikutlah Aku pasti merindukan mu baby." Kata Lionel yang sebenarnya juga tidak ingin berpisah dengan Berly walaupun hanya dua minggu..


Berly memasang wajah di tekuk. Dua minggu terlalu lama dan dia juga memiliki pekerjaan jadi akan sulit ikut ke Fransisco bersama Lionel. " Aku tidak bisa ikut." Berly Memainkan jari telunjuk untuk menyelusuri dahi sang kekasih..


Lionel kecewa dengan jawaban Berly tapi dia juga tidak boleh egois karena sang kekasih juga memiliki sebuah pekerjaan.. " aku akan usahakan menyelesaikan urusan ku dengan cepat supaya bisa cepat kembali." Kata Lionel.


" Hmm.. aku pasti akan merindukan mu." Ucap berly lirih dan merebahkan kepalanya di ceruk Leher Lionel..


" Kita akan merindukan satu sama lain. I love you." Bisik Lionel mencium kepala Berly sembari memeluk tubuh mungil yang berbaring diatasnya itu..


" Baby,, kita akan berpisah selama dua minggu. So malam ini aku minta jatah dua kali lipat." Ucap Lionel dengan suara serak.. pria itu membalik tubuh kekasihnya. Berly terpekik tangannya melingkar di leher Lionel. Keduanya saling memanggut sembari melucuti semua pakaian yang melekat di tubuh... Mereka melakukannya dengan tergesa-gesa bahkan tanpa melakukan foreplay dan sesuai perkataan Lionel malam itu Lionel tidak membiarkan Berly tertidur dan bercinta hingga menjelang pagi dengan jeda beberapa menit di setiap ronde nya..


*


*

__ADS_1


Pada pukul lima pagi Lionel sudah bangun dan rapi dengan pakainya. Ia akan berangkat ke Fransisco pagi ini juga. Melihat kearah Berly yang tertidur Lionel tidak tega membangunkan apalagi mereka baru menghentikan percintaan pukul tiga dini hari tadi. Pastikan kekasihnya itu begitu lelah.. mengusap pipi berly dengan lembut Lionel seperti enggan berpisah tapi pekerjaan yang mengharuskan untuk pergi...


" Aku akan cepat kembali. I love you." Ucapnya dan menciumi seluruh wajah Berly dengan ringan agar tidak menganggu tidurnya.. setelah berpamitan dengan kekasihnya yang masih tertidur Lionel keluar dari apartemen dengan menyeret koper menuju lobby dan disana sudah ada Trek yang akan mengantarnya ke beranda..


" Trek! Awasi kekasihku jangan biarkan dia pergi ke club sendiri." Kata Lionel yang kini sudah duduk di jok belakang.


" Baik Boss. Tapi apa tidak sebaiknya aku ikut boss ke San Fransisco?" Tanya Trek. Pasalnya alih-alih membawanya kali ini sang boss justru pergi bersama Ellen..


" Aku ingin kau mengawasi Berly jadi aku tidak membawamu." Sahut Lionel sembari memutari cincin yang ada di jarinya. Cincin pasangan yang di beli Berly dua minggu setelah resmi menjadi pasangan..


" Tuan bisa mengirim pengawal untuk menjaga nona dengan sembunyi-sembunyi." Saran Trek..


" Aku sudah melakukan nya tapi aku masih khawatir jadi juga meminta mu ikut serta menjaganya." Sahut Lionel..


Trek mengangguk mengerti.. tidak lama mobil sudah sampai di bandara. Lionel berjalan menuju pesawat pribadi di ikuti trek yang membawakan koper Lionel. Disana sudah ada Ellen yang menunggu kedatangan sang atasan.

__ADS_1


Melihat kedatangan Lionel. Ellen tampak begitu senang kali ini ia begitu bersemangat karena ini kali pertama melakukan perjalanan bisnis bersama Lionel.. walaupun pernah bilang tidak ingin bersaing dengan Berly. Tapi rasa cinta tidak bisa hilang begitu saja Ia masih sangat berharap dengan Lionel.


__ADS_2