My Lovely Girlfriend.

My Lovely Girlfriend.
Percakapan calon daddy dan mommy


__ADS_3

*


*


*


Setelah pemeriksaan terakhir kali yang terjadi tiga hari lalu. Lionel terus membujuk untuk mengajak wanitanya untuk menikah.. Tidak mudah untuk meluluhkan kekerasan kepala seorang Berly.. tapi dengan bujukan orang orang terdekatnya akhirnya Berly menyetujuinya karena kedua anaknya butuh bimbingan yang lebih baik dengan memiliki keluarga yang utuh bukan hanya berstatus seorang kekasih yang memiliki anak walaupun mereka saling mencintai tapi lebih leluasa jika membesarkan kedua anaknya bersama sebagai sepasang suami-istri.


" Baby, Apa kau tidak menginginkan sesuatu,?" Tanya Lionel sembari mengusap ngusap perut istrinya yang kini sedang tidur di pangkuannya..

__ADS_1


Berly meletakkan buku komik di dadanya dan menatap Lionel yang sedang menunduk melihatnya. " Tidak. Aku tidak menginginkan apapun."


Lionel mengerutkan keningnya.. " Coba di pikir pikir lagi. Kau pasti menginginkan sesuatu kan,?" Kata Lionel terkesan memaksa pasalnya Lionel sangat ingin menjadi calon daddy siaga yang menuruti keinginan Berly. katanya seorang ibu hamil akan mengingakan sesuatu tapi setelah mengetahui kehamilan Berly sampai sekarang wanitanya itu tidak pernah meminta apapun justru dirinya lah yang suka makan coklat di malam hari sangat aneh padahal selama ini dirinya tidak pernah makan coklat kecuali coklat panas itupun saat musim dingin datang ia baru meminumnya..


" Aku tidak menginginkan apapun, Honey. Kau itu kenapa sih orang aku lagi tidak mau apa apa kau seakan ingin aku menginginkan sesuatu." Gerutu Berly...


" Bukan begitu. Biasanya saat hamil kan suka meminta sesuatu seperti Megan yang slalu meminta ini itu pada Leo." Sahut Lionel...


" Benarkah begitu,?"

__ADS_1


" Hmmm. Pasti begitu buktinya mereka tidak meminta apapun.. kau juga akan repot jika aku benar-benar menginginkan sesuatu di tengah malam kan,?" Kata Berly.


Lionel nampak berfikir. Yang di katakan kekasihnya memang benar tapi juga kalaupun Berly meminta sesuatu di malam hari dirinya juga tidak keberatan karena itu semua keinginan dari dua bayi yang mereka buat bersama jadi tidak masalah. Berly yang mengandung dirinya yang akan menuruti semua keinginan di masa mengidamnya. Walaupun itu tidak sebanding dengan pengorbanan Berly setidaknya dirinya juga merasakan kesusahannya juga...


" Yang kau katakan memang benar, Tapi aku tidak keberatan jika harus menuruti semua keinginanmu. Kita membuat mereka bersama-sama jadi aku juga tidak keberatan mengalami kesusahan dalam menghadapi ngidam mu baby." Sahut Lionel yang membuat Berly terharu..


Berly sungguh beruntung bisa memiliki Lionel.. Dirinya juga tidak menyangka wanita sombong dan tidak memiliki bakat apapun yang hanya mengandalkan kekayaan dari orang tuanya akan dicintai pria seperti Lionel. Pria yang mencintainya dengan tulus dan menerima keburukannya di masa lalu.. sungguh saat ini dirinya merasa menjadi wanita paling beruntung di Dunia..


" Thank you Honey, and I Love you... Aku beruntung memilikimu. Sungguh. Thank You for loving me." Ucap Berly. Wanita itu mengangkat kepalanya untuk mengecup bibir calon suaminya itu...

__ADS_1


" You know Baby,? Here I am the luckiest person because I can have you, I am also very grateful because you have also given me a child and not just one but two at a time.. Aku sangat mencintaimu hingga tidak bisa di ukur dengan apapun." Lionel lalu membungkuk untuk mengecup sayang perut Berly dengan kasih sayang disanalah kedua bayinya sedang tumbuh..


Sore itu pasangan muda itu menghabiskan waktu dengan membaca komik dan berbicara santai.. mereka juga membahas rencana pernikahan mereka yang akan dilakukan satu minggu lagi.. Kedua orang tua mereka tidak bisa menunggu lebih lama terutama Matthew yang begitu ingin mereka segera menikah pria paruh baya itu merasa tidak terima jika nanti perut putrinya sudah besar tapi statusnya pun belum menikah.. Matthew tidak mau hal itu terjadi..


__ADS_2