My Lovely Girlfriend.

My Lovely Girlfriend.
Tak sadarkan diri.


__ADS_3

*


*


*


*


Begitu menenggelamkan wajahnya di leher Ellen, Lionel tersentak saat bau dari wanita itu tidaklah sama dengan harum Berly.. Samar samar ia sadar saat ini Berly berada di London dan tidak mungkin wanita ini adalah kekasihnya. Lionel ingin melihat wajah wanita itu kembali tapi Ellen meremas rambut Lionel hingga membuat pria yang sedang dalam pengaruh obat itu kesusahan melepaskan diri..


SYUR!!!!


Ellen melepaskan tangannya yang menahan kepala Lionel saat ada guyuran air dari atas..


Lionel yang terbebas memundurkan langkahnya sembari mengusap wajahnya yang basah karena guyuran air dan mendorong tubuh Ellen ke samping hingga Ellen tersungkur sembari memekik.


Lionel lalu melihat kebelakang Dimana ada wanita cantik yang begitu di kenalianya sedang berdiri dengan membawa botol air mineral berukuran besar di tangannya. Wajah wanita itu juga terlihat dingin dan datar.

__ADS_1


" B-Bbaby,?" Panggil Lionel dengan terbata. Mendapat guyuran air membuatnya sedikit sadar telah melakukan kesalahan besar


Berly mengangkat tangan kedepan saat Lionel mencoba mendekat..


" Akan ku buat kau sadar dengan apa yang kau lakukan barusan, Lionel!!" Ucap Berly dan kembali menyemprotkan air mineral di wajah Lionel..


Lionel memejamkan matanya tidak menghindari air yang membasahi wajahnya.. tidak hanya menyemprotkan air ke Lionel tanpa ampun. Berly kemudian maju mendekati Lionel dengan tangan terkepal erat..


Buk!!! Buk!!! Buk!!!!


Berly menghajar Lionel dengan brutal. Ia tidak perduli wajah tampan kekasihnya babak belur. Saat ini ia hanya ingin meluapkan amarahnya yang sejak kemarin ia tahan.. Sungguh hatinya begitu panas saat keluar dari mobil langsung di suguhkan dengan Ellen yang mengecup tangan kekasihnya dan bukanya menolak Lionel justru menekan Ellen ke dinding dan Membelai wajahnya. Tidak sampai disitu saja. kekasihnya itu juga membenamkan wajahnya di leher Wanita lain tepat di depan mata kepalanya.. rasanya tidak cukup jika hanya menghajar Lionel saja..


Berly menunduk menatap tajam Ellen yang masih berada di tanah sejak di dorong Lionel tadi.. wanita itu tidak menyangka Berly akan sangat ganas bahkan tega menghajar Lionel habis habisan..


" Apa yang ingin kau lakukan?!" Ellen meringsut ketakutan saat Berly mendekatinya..


Berly terseyum Smirk melihat wajah ketakutan Ellen.. Dugaannya memang benar wanita ini memang tertarik dengan Lionel..

__ADS_1


Plak!! Plak!! Plak!!!


" Arghhhh!!" Teriak Ellen kesakitan mendapatkan tiga tamparan berturut-turut dari Berly..


" Bahkan tiga tamparan tidak cukup untuk wanita penggoda seperti mu Bitchh!!" Berly mencengkram dagu Ellen dengan kencang yang membuat Ellen meringis...


" Aku sudah tahu sebelumnya tapi aku masih membiarkan mu. Waktu itu aku masih berfikir jika kau rahu diri dengan posisi mu tapi setelah melihat ini, Aku sungguh tidak habis pikir bagaimana Megan yang begitu lembut memiliki sahabat seperti mu!" Kata Berly.


Deg!!


Hati Ellen mencelos. Benar ia melakukan sesuatu tanpa berfikir hingga tidak memikirkan konsekuensi dari perbuatannya.. setelah ini apa yang harus ia katakan pada megan.


Berly menghempaskan wajah Ellen kesamping dan meninggalkan tempat itu bahkan Berly menyempatkan untuk menendang pantat Lionel yang tergeletak tak sadarkan diri setelah ia hajar tanpa perlawanan..


" Bawa pria itu ke rumah sakit aku tidak mau di cap jadi pembunuh oleh keluarganya kalau dia sampai mati kedinginan!" Perintah Berly pada salah satu bawahannya sebelum akhirnya masuk le dalam mobil..


" Ke bandara sekarang!" Ucap Berly ke pada sopir tapi mata wanita itu masih melihat kearah luar jendela memastikan jika bawahannya telah membawa Lionel pergi dari sana.. sekesal apapun ia juga tidak ingin meninggalkan Lionel dalam keadaan terluka di tempat seperti itu..

__ADS_1


" Tapi Nona. Tuan Lionel--


" Shut up!! Jangan banyak bicara dan jalankan saja mobilnya sesuai perintah ku!" Potong Berly. Apa yang di lihatnya tadi sangat menguncang nya walaupun mereka tak sampai berciuman tapi membayangkan jika ia tidak datang mungkin mereka sudah bergulat di atas ranjang. Entah Lionel mabuk atau memang mereka memiliki hubungan di belakangnya. Ia hanya ingin menenangkan dirinya dulu sebelum akhirnya menghadapi Lionel lagi nanti.


__ADS_2