
*
*
*
Di di mobil dalam perjalanan menuju perusahaan Costra. Berly tengah sibuk berbicara dengan Lolly tentang keberhasilannya. Berly membanggakan dirinya sendiri pada Lolly bahwa kemampuannya tidak bisa di ragukan lagi. Tentu Lolly juga sangat berterimakasih pada Berly.
" Tapi kau Jangan terlalu senang dulu! Siapkan mentalmu untuk besok karena Bastian sama sekali tidak tahu jika seseorang yang ku maksud adalah dirimu." Kata Berly memperingati Lolly.. Karena sudah bisa di pastikan Bastian akan sangat terkejut ketika melihat sekertaris barunya adalah Lolly wanita yang ingin di hindari karena merasa geli..
" Tenang, Aku sudah siap Mental. Aku sudah tahu konsekuensinya begitu memutuskan untuk mengejarnya. Apapun itu terimakasih sudah membantu ku. Aku tidak akan lupa dengan bantuan mu ini,," Sahut Lolly dari seberang telepon..
" Baiklah jika kau sudah antisipasi. Nanti aku akan menghubungi mu setelah kontrak berada di tangan ku." Ucap Berly.
__ADS_1
" Hmm I love You. Kau yang terbaik." Sahut Lolly dan terdengar suara kecupan dari seberang telepon.
" Jangan lakukan itu aku geli mendengarnya!" Kata Berly dan terdengar tawa nyaring Lolly dari seberang telepon...
Panggilan akhirnya berakhir. Berly kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas. Berly Lalu menoleh kesamping melihat Lionel yang sedang mengemudi sepertinya suaminya sedikit merajuk karena terlalu lama di abaikan. Berly meraih tangan suaminya yang menganggur lalu di bawanya ke bibir. di kecupannya tanggan Besar itu supaya suaminya tidak merajuk lagi
" Sudah ingat masih ada suami di dalam mobil?," Sindir Lionel yang masih menatap kearah jalan..
" Sorry. Tadi itu sedang mengabari Lolly jika aku berhasil." Kata Berly mengusap usap tangan Lionel dengan lembut..
" Honey, kau itu bagaimana sih. Ini adalah hal yang sangat penting dengan aku membantu mereka itu juga baik untuk hubungan kita. Dengan Bastian bersama Lolly kau tidak akan cemburu lagi dengan Bastian dan hidup kita akan sama sama damai, Bukan Begitu,?" Kelakar Berly..
Lionel berfikir itu benar tapi dirinya hanya tidak suka berly terlalu fokus pada urusan Lolly dan Bastian sampai harus mengabaikan dirinya..
__ADS_1
" Tapi aku tidak suka kau mengabaikan ku hanya karena hal itu." Jelas Lionel mengutarakan unek unek nya...
Berly tersenyum lucu sekali suaminya merajuk karena hal itu. " Ini yang terakhir. Tugasku Hanya membantu Lolly masuk perusahaan Bastian selebihnya itu urusan Lolly. Sekarang fokus ku hanya pada suami tampanku ini." Jawab Berly sembari mengusap rahang suaminya yang di tumbuhi bulu halus itu..
" Itu baru benar. Kau hanya boleh fokus padaku saja. Pada suami mu." Lionel menangkap tangan mungil Istrinya yang mengusap rahangnya karena itu sangat geli dan bisa membuatnya tidak terkendali. Bisa bahaya apalagi sekarang sedang menyetir...
Berly yang sadar jika dirinya membuat suaminya terpancing pun langsung menurunkan tangannya yang di genggam Lionel. Keduanya akhirnya hanya berpegangan tangan selama sisa perjalanan walaupun sebenarnya Lionel sangat ingin menghajar istrinya dengan sentuhan di mobil tapi untung saja pengendalian dirinya masih bagus..
*
*
*
__ADS_1
Sementara itu selepas kepergian Berly dan Lionel dari perusahaannya Bastian langsung menghubungi HRD untuk menyiapkan kontrak kerja dan menyuruhnya langsung mengirimkan surat itu ke kediaman Lionel dan Berly. Untuk berjaga-jaga Bastian juga meminta supaya kontrak kerja hanya selama dua bulan saja karena perasaan tiba tiba tidak enak saja bukanya meragukan Berly tapi apa salahnya untuk mengikuti firasatnya. Toh jika orang itu memang baik dalam bekerja setelah masa kontrak baru selesai masih bisa di perpanjang lagi dengan membuat kontrak baru.
...*******...