
"Biar beda aja pak, tahun ajaran baru, semangat baru, rambut juga baru pak hehe" Rindu menyeringai.
"semangat terus Non...." ucap Pak Diman.
Rindu pun bergegas menuju kelas barunya.
"Riiinnnn....." suara yang tak asing lagi.
DEGH....
"Ishh kok deg-degan yaa denger suaranya" gumam Rindu tersenyum.
"Hei... kan bener ini Rindu kuuu" ucap Kemal.
"Rambut baru nih yeee" goda Kemal.
"Jelek yaaa" ucap Rindu penasaran.
' siapa bilang! kamu cantik kok. kamu mau model kyk gimana pun tetep cantik Rin" ucap Kemal tulus.
"Gombal..." Rindu merajuk
"Seriussss"....
"Ke kantin yuk..." ajak Kemal
"Udah Sarapan aku d rumah sama Ayah." tolak Rindu.
"Yaudah temenin aku sarapan aja yaa." Kemal pun menggenggam tangan Rindu dan berjalan ke arah kantin..
"Duhhh couple terfavorit of the year...." goda mbk Heny.
"kok tua... eh kok tau mbk hehehe" sahut Kemal terkekeh.
"Apa sih mbk Hen..." Rindu tersipu.
"ehemm..." suara seorang gadis berdehem. Rindu dan Kemal pun menengok ke arah suara.
"Mau apa kamu kesini? jangan merusak suasana pagi lah Glo!" ucap Kemal sinis.
"Siapa yang mau ngerusak suasana sih beb.... gw cuma mau menyapa Einstein girl aja kok. kenapa? gak boleh???" ucap Gloria.
"Hei Einstein girl, gw ikutan seneng deh Lo masih hidup. setidaknya gw masih bisa bersaing di dunia nyata sama Lo. karna gak lucu aja gtu gw menang karena Lo die" ucap Gloria melirik sinis pada Rindu.
"Alhamdulillah Glo, Allah masih sayang padaku. Allah memberikan aku kesempatan menikmati indahnya dunia. by the way thanks yaa doanya.." ucap Rindu tersenyum simpul.
"Duh balik yuk ke kelas" ucap Kemal.
"Sarapan mu belum d makan!" ucap Rindu.
"Iyaa Nak Kemal. gak baik buang-buang makanan. mubazir." nasehat bu Hetty
__ADS_1
"Ad ..." teriak Kemal memanggil seseorang dari kejauhan. Tak lama muncul seseorang pemuda bertubuh tambun.
"kenapa ketua?"Tanya pemuda tambun itu.
"Dah sarapan blum Ad?"Tanya Kemal lagi.
"Udah tadi d rumah, kebetulan nyokap masak tongseng. hehehe" sahutnya.
"Duh sayang banget nih nasgor bikinan Bu Hetty. kirain Fuad blum sarapan." keluh Kemal melirik Fuad.
"Wah kenapa gak di makan sih. sayang banget ketua. yaudah kalo ketua gak makan, biar ogut yang habiskan. " sahut Fuad santai mengambil posisi duduk, lalu menarik sepiring nasi goreng spesial telor ceplok kehadapan nya.
" gak ada yang mubazir kan" ucap Kemal mendipkan satu matanya ke arah Rindu.
ia pun ngeloyor pergi mengajak Rindu meninggalkan kantin.
"Thank ketua ...."Fuad sambil terus makan. dibalas acungan jempol oleh Kemal.
"Iisssshhhh...." Gloria geram mengepalkan tangannya.
"Sans aja sih Glo." ucap Nawang.
"Tau nih Gloria, masih pagi ini..." sahut Andin sembari menyeruput segelas susu hangat d hadapannya.
"Kenapa gak ma*i aja sih Einstein girl itu! bisa-bisanya dia bangkit dari kematian dan Kemal tetep lengket sama dia.
"Takdir kali Glo." ucap Nawang santai.
"Duh Gloria, yaa gw temen Lo lah. tapi kita tuh harus jujur sih. gak gampang nyingkirin Rindu. see, kematian aja enggan menjemput dia. padahal kemarin udah koma dan kondisinya udah parah banget sih" ucap Nawang.
"Iyaa Glo, mending Lo move on dari Kemal. kan masih banyak cowok keren, cool, smart and populer d sekolah ini." celetuk Andin.
"Gak, gw gak bisa kalah dari si Rindu. gw akan buktiin kalo gw lah yang pantas jadi cewek populer di sekolah Pelita Bangsa setelah kak Fairuz lulus. kita liat aja nanti" Gloria mengepalkan kedua tangannya dan menyeringai licik membuat Nawang dan Andin saling lirik.
Ruang Kepala Sekolah
"Baik Pak, kalo gtu saya titip adik saya ya pak." ucap seorang gadis berambut cokelat pada kepala sekolah PELITA BANGSA.
"Baik Fay, kamu tenang saja." ucap Kepala Sekolah.
"Son, kamu baik-baik yaa d sekolah ini. kamu harus rajin belajar. kakak yakin, sekolah ini yang terbaik buat kamu " ucap gadis itu pada seorang pemuda berseragam putih abu-abu
"Baik Pak kalau gitu saya pamit yaa pak. Assalamualaikum." gadis itu yang tak lain adalah Fayruz, alumni tertinggi SMA PELITA BANGSA meninggalkan ruangan kepala sekolah.
"Baik Sony, mari Bapak antar kamu ke kelas. Bapak harap kamu bisa berprestasi gemilang seperti kakakmu Fayruz." Kepala Sekolah pun mengantar Sony ke ruang XI IPA 1.
Ketika di perjalanan menuju kelas, netra Sony tertuju pada seorang yang berjalan d koridor sekolah di lantai 2. gadis cantik berambut sebahu itu langsung mencuri perhatian nya.
Ruang kelas XI IPA 1
"Hasil suara memutuskan Kemal Nugraha menjadi ketua kelas terpilih, Rayan Sudirja sebagai wakil, Rindu Besari sebagai sekretaris 1, Fauzya Allan sekretaris 2, Mega Selvia bendahara 1 dan Naomi Wilman sebagai bendahara 2." suara wali kelas XI IPA 1 mengumumkan struktur pengurus kelas.
__ADS_1
"Ibu harap kalian semua dapat saling bekerja sama agar suasana kelas kondusif. Dan ibu harap kalian kurangi bermain-main, karena kalian sudah kelas XI. tinggal sedikit lagi kalian akan menempuh ujian Nasional. kejar prestasi setinggi langit agar masa depan kalian lebih gemilang." wali kelas memberi wejangan.
"Baik Bu...." sahut mereka serempak.
tok..tok..tok...
"Masuk.." suara wali kelas
"Permisi Bu Mitha. saya kemari mengantar siswa baru." pak kepala sekolah memasuki kelas .
"Oh iyaa Pak. silahkan." sahut Bu Mitha.
"Sony, ini Ibu Paramitha Ayudini wali kelas mu" pak kepala sekolah memperkenalkan Bu Mitha pada Sony.
"Bu Mitha, ini Sony Atmaja, pindahan dari SMA Global Mandiri di Bandung. Dan Sony ini juga merupakan adik kandung dari alumnus kita yang berprestasi, Fayruz Nathania Atmaja." kepala sekolah memperkenalkan Sony pada Bu Mitha.
"Hai Sony," sapa Bu Mitha, dan di balas seulas senyum oleh Sony.
"Baik kalau begitu saya permisi Bu. silahkan dilanjutkan kegiatan pengajaran nya " pamit kepala sekolah.
"Baik nak Sony, silahkan perkenalkan dirimu pada teman-teman di kelas ini."Perintah Bu Mitha.
Sony terdiam sejenak, netra nya mengedarkan pandangan seolah mencari sebuah jejak. tiba-tiba seulas senyum tersungging di bibirnya ketika netranya menangkap sosok yang ia cari
"Hai teman-teman, perkenalkan namaku Sony Atmaja. Aku pindahan dari SMA Global Mandiri di Bandung. Aku lahir di Bandung, 23 Januari 1990. semoga kita bisa berteman baik yaa semuanya." Sony memperkenalkan diri.
"Baiklah Sony, kamu juga nanti bisa berkenalan dengan teman sekelas mu. tapi sebentar ibu perkenalkan kamu pada pengurus kelas kita. yang di ujung sana adalah ketua kelas namanya Kemal Nugraha.."....
"Hai..." sapa Kemal.
" lalu di sebelahnya adalah Rindu Prameswari Besari sebagai sekretaris 1"....
"Hai...." sapa Rindu.
"Jadi namanya Rindu." gumam Sony dalam hati.
setelahnya Bu Mitha lalu memperkenalkan semua pengurus kelas, namun netra Sony hanya tertuju pada seseorang.
...........................
Assalamualaikum readers tersayang kuuu....
kisahnya Rindu sudah ada d babak baru yaa....
Hmm, kira-kira gimana nih kisahnya cintanya Rindu?? akan berlabuh ke siapa sih???
penasaran kannn. makanya jangan lupa Like, Vote dan Comment nya yaaa untuk mendukung kinerja author
jangan lupa klik 🤍 untuk mendapatkan notifikasi dari novel Namaku Rindu
Happy reading
__ADS_1
Salam Sayang....🥰