Nyebellin

Nyebellin
#16 Ulang tahun.


__ADS_3

...Selalu ada kejutan rasa di balik hati yang mencoba mendekat...


...Aldi~...


Lala menunggu di depan fakultas ILKom, setelah menunggu setengah jam, muncul lah Aldi dengan senyum merekah menghampiri Lala yang memasang wajah kusut.


"Lama bat lu ah," ucap Lala.


"Biasa, orang ganteng mah bebas," jawab Aldi seraya duduk di samping Lala.


"Langsung berangkat?" tanya Lala.


Aldi melihat sekeliling, sepertinya perutnya keroncongan, dosen nya terlalu lama memberi materi yang cukup memusingkan kepala, Aldi bangkit.


"kita makan dulu ya, kita boncengan aja, motor gue di bawa Nopal, pake motor lu aja kita ke acara teman gue," kata Aldi panjang lebar.


Lala mengangguk, malas juga berdebat dengan Aldi, kali ini Lala mengikuti Aldi ke parkiran di gedung FIPG.


"Nih.." Lala menyodorkan kunci motor ke Aldi, Aldi mengeluarkan motor dan melihat sekeliling, rupanya parkiran sudah agak sepi di tempat mereka.


"Buruan naik, laload bener lu," seru Aldi sembari merapikan rambutnya di depan spion.


"Ngak sabaran, ck," ketus Lala.


"Hahaha ya udah, pegangan ntar jatuh," ucap Aldi.


Lala memegang tas Aldi, Lala tidak berkomentar lagi. Aldi menjalankan motor keluar dari pekarangan gedung FIPG.


Keduanya sampai di warung makan lesehan. Aldi ataupun Lala memang suka makan di tempat sederhana, rasanya makanannya lebih enak di lidah.


"Lu mau makan apa La?"


"Samain aja, humm."


Aldi mengangguk dan menghampiri penjualnya. mereka berbincang sedikit, Aldi kembali dengan sebotol air Aqua.


"Ihh kok cuma satu, tega lu nyet," omel Lala.


"Beli donk," jawab Aldi.


Lala berdecak dan meninggalkan Aldi menuju drink mechine.


"Tinggal minum sisa gue susah amat," gumam Aldi.


Lala kembali, pilihan nya teh botol, bersamaan saat Lala memperbaiki posisi duduknya, pramusaji Datang dengan satu porsi ikan nila goreng dan dua piring nasi, dan sambal ulek serta soup.

__ADS_1


"Ngak usah banyak makan dulu. nanti kita puasin di acara teman gue ya," ucap Aldi.


Lala setuju saja. mereka makan dalam keadaan hening. ponsel Aldi bergetar, senyumnya mengembang.


Aldi sibuk mengetik pesan, Lala hanya menatapnya dan tidak acuh. Lala menghabiskan makanannya dan meneguk minumannya.


"Habisin, jangan main HP mulu nyet," seru Lala.


"Humm," gumam Aldi.


Lala sepertinya mulai kesal dengan Aldi yg sibuk sendiri, ada apa dengan Lala?


***


Sepanjang jalan tidak berkomentar apapun, Aldi bahkan tidak di acuhkan, mereka sampai di pekarangan rumah Najisa, Aldi memarkir motor dan kembali menemui Lala.


Aldi menarik tangan Lala dan berjalan masuk ke rumah Najisa, sudah banyak tamu undangan.


"Wah ini acara pengantinan ya, Di?" tanya Lala pura pura heboh.


"Acara ulang tahun." balas Aldi.


Mata Lala membola, dia bahkan tidak bawa kado apapun.


"Di, kok lu ngk bilang? kita bisa beli kado tadi kan, bukan malah makan," cicit Lala.


"Ye itu sih lu, gue gimna? malu lah sama teman lu," ketus Lala.


Lala ingin kabur tapi Aldi menahan nya. Aldi sukses membuat Lala kesal setengah mati. kalau begini Aldi tambah menjengkelkan.


Kedua nya berjalan masuk kedalam ruang tengah tempat adik Najisa berulang tahun. namanya Anisa.


Dekorasi kartun Disney menghiasi dinding dengan balon warna warni.


"Selamat ulang tahun Adek kecil," ucap Aldi mengusap rambut Anisa dengan tangan kanan. tangan kirinya masih menggenggam tangan Lala.


"Hai Di, btw ini pacar lo?" tanya Najisa.


"Hahaha, oh ya ini kado Lala." Aldi menyodorkan kado berbungkus kertas kado warna pink tanpa menjawab pertanyaan Najisa.


"Wah thanks ya La," ucap Najisa.


Lala masih kikuk, Aldi apa apaan deh, jadi maksud Aldi seperti ini.


"Eh sebenarnya, aku..."

__ADS_1


"Yaudah, Sa, gue ke belakang dulu sama anak anak ya, bye."


Aldi menarik tangan Lala, Najisa hanya tersenyum melihat Aldi.


"Pasangan serasi." gumam Najisa.


Aldi sampai di kumpulan teman dekat nya. mereka lngsung melambai ke arah Aldi muncul.


"Hey Al, lu kapan datang?" tanya Aqil.


"Baru Aja. abis makan sama Lala," jawab Aldi.


"Ciee abis nge-date ya," goda Aqil disambut tawa teman teman nya.


"Pacara kamu di?" tanya Fina.


"Bukan," ucap Lala.


"Jlebb, lu di putusin Al, haha" Aqil tertawa.


"Di, malu gue," bisik Lala.


Suasananya sangat ramai, percayalah ini sangat tidak nyaman, hal yang di rasakan Lala seperti berada di antara kawanan singa dengan dia yang paling asing.


Aldi seperti peka, tangan nya menarik Lala menjauh, membawa nya ke pojokan.


"Lo lapar, gak?" tanya Aldi, sedikit berbisik.


"Gak juga, tadi kan udah makan, gimana sih," ucap Lala kaku karena jarak yang terlalu dekat dengan Aldi.


"Woy, kesempatan lu ciuman di sini?"


itu suara Aqil mengganggu suasana.


"siapa yang ciuman?" Aldi menatap Aqil heran.


pasalnya dia tidk mencium siapapun.


"Halah ngku aja," ucap Aqil. Aldi melayangkan tatapan membunuh tapi tidak memengaruhi teman nya yang memang rada sok tahu.


Lala hanya memutar badan membiarkan kedua orang menyebalkan itu berbicara. Lala melangkah menuju tempat kue di tata cantik. Kali ini dia kan mengabaikan Aldi dengan teman nya yang tidak jelas itu.


***


...**hai guys aku up lagi, tunggu ya, ntr ada sesi dimana sinopsis berlaku, bocoran klw Lala sama Aldi bakal pisah untuk waktu yg lama, hihi....

__ADS_1


...salam cinta...


...KazukyAlichia ( ˘ ³˘)♥**...


__ADS_2