Nyebellin

Nyebellin
#19 Hardisk.


__ADS_3

...Ada kamu itu selalu menyenangkan...


...Aldi~...


Lala bangun pukul 05:06 satu jam sebelum berangkat ke kampus, sudah sepatutnya dia bersih bersih dan berangkat pagi. Rasa mood nya yang bagus membuatnya jadi rajin.


"Wah anak mama udah bangun aja, udah mulai rajin nih, ketularan Aldi," sapa Ega yang melihat Lala sedang menyapu rumah, mulai di depan kamarnya sendiri.


"Lala lebih rajin dari Aldi mah," jawab Lala.


"Anak Mama memang rajin banget," kekeh Ega- mama Lala. Ega terus ke dapur melewati putrinya yang asik bersiul sambil menyapu.


"Pagi tante," itu suara Aldi.


"Ngapain lu pagi pagi udah bertamu aja?" tanya Lala heran.


"Gue mau ambil hardisk gue la, lagian kan lu pernah minjem buat nonton Hiro," jawab Aldi sambil bersandar di tembok.


"Oh gue udah lupa, ambil aja di kamar," ucap Lala sambil terus mengerjakan pekerjaan nya.


Aldi berlalu ke kamar Lala.


"Lala lu tumben rajin banget," suara Aldi mengagetkan Lala saja. belum lama pergi aldi sudah menutup pintu kamar Lala.


"Ihhh, gue kaget tau," ketus Lala.


"Btw gue gak liat hardisknya."


Aldi menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia sebenarnya hanya membuka kamar dan menyapukan matanya.


"Elleh, palingan lu ngak cari," kata Lala sambil berkacak pinggang, Aldi hanya menyengir.


Lala mencari hardisk dari jaman batu itu ke kamarnya, bahkan dia tidak ingat kalau dia yang menyimpan nya.


"Ngak ada di, udah gue cari juga ngk nongol." ucap Lala sambil terus mencari di sisi tempat tidur.

__ADS_1


"Gak mau tahu ya. pokoknya lu cari deh, makalah gue ada di situ la, ceroboh bener lu," kesal Aldi.


"Cerewet banget lu, tunggu napa. gue lagi fokus nyari," ujar Lala.


Aldi ikut mencari di meja rias, aneh, Lala yang tidak suka berhias kenapa pula punya banyak make up, dan terlihat masih baru semua. Aldi malah asyik melihat-lihat make up tersebut.


"Kenapa lu berhenti nyari?" tanya Lala.


"Ng.. ngak kok, gue lagi males bantuin lu," jawab Aldi sambil melompat ke atas kasur.


Lala tetap mencari bahkan ke tumpukan baju nya. kenapa baru kali ini Lala merasa lupa kalau telah meminjam barang.


"Coba deh lu ingat-ingat di, bukan gue kayaknya yang minjem tuh barang," seru Lala dari samping springbed, lala kemudian ikut berbaring di samping Aldi.


Aldi menoleh ke samping, wajahnya mengamati wajah mungil Lala, terlihat semakin cantik.


"Ngapain liat-liat?" ketus Lala sangar.


"Serem banget, lu lagi pms?" tanya Aldi.


"Gak juga, gue lagi capek nyari barang lu," jawab Lala sambil mengerjap-ngerjap.


"Stop deh, ngak kreatif banget lu bahas itu mulu, dasar lu mesum," omel Lala.


"Maksudnya.." ucapan Aldi terhenti.


Aldi tidak mengerti, mesum? kenapa tiba-tiba Lala ke arah pembahasan lain.


tunggu!


Aldi tersenyum miring, sejenak sikap jailnya naik ke saraf otak. Aldi memiringkan badannya memeluk Lala erat.


"Woy mau ngapain lu nyet?"


Lala menggelitik perut Aldi, Aldi menyerah dan melepas pelukan nya, Lala bangkit dan menjewer telinga Aldi.

__ADS_1


"Kebiasaan lu, kalau udah enak mau minta mulu," ketus Lala.


"Siapa yang gak mau enak La, duhh-duh telinga gue," keluh Aldi. Dia memegang telinga nya yang berdenyut ulah jeweran Lala.


"makanya jangan macam macam lu, dasar cowok modus! Jangan-jangan tuh hardisk emang ngak ada di sini, cuma lu mau modus in gue kan? ngaku lu," omel Lala.


"Betulan ngak ada di rumah La, gue udah cari dimana-mana juga, lagian tadi gue mau bahas tentang tangan gue, gue mau bilang makasih," ucap Aldi panjang lebar.


Lala menggaruk kepalanya yang tidak gatal, rupanya dia yang memancing Aldi bersikap jail. Lala meneruskan langkanya ke lemari pakaian. dan menoleh singkat.


"Yaudah deh, gue mau berangkat kuliah. mau mandi," ucap Lala.


Aldi bangkit dan menggenggam tangan Lala, Lala menoleh melihat Aldi yang tersenyum kepadanya. sungguh Lala tidak mengerti.


"Kenapa?" tanya lala penasaran.


"Kita berangkat bareng ya," pinta Aldi sambil tersenyum, melihat Aldi yang banyak tersenyum Lala malah memasang tampang sok takut.


"Hehe, Gue masuk siang. mau ke rumah Heiji gue." kata Lala sambil berlalu dengan santai nya menolak ajakan Aldi.


Aldi mengacak rambutnya, kenapa dia malah selalu memikirkan mata Lala saat berciuman kemarin. Apakah dia sudah gila?


******


...Gimana??...


...udah baper belom nih readers ku, hahah canda kok....


...salam cinta...


...KazukyAlichia...


...😍😍😍...


...bersambung... tunggu part 20 ya...

__ADS_1


...insyaa Allah aku bakal up double di hari ini sama besok.......


...luv you All-di, komentar nya di tunggu ya, gimana part ini, maaf garing banget ya, ummah...**...


__ADS_2