
Aldi duduk berselonjoran diteras, Lala masih sibuk memakan makanan ringan nya, hari ini sepulang dari supermarket keduanya memilih bersantai di teras, bukan duduk di kursi tapi melantai sambil menikmati hawa dingin. keduanya sibuk menatap plafond.
"Berasa di pantai gue Di," seru Lala.
"Berisik gembel," ketus Aldi.
"Idih lu itu dah mirip bule nyasar tau," seru Lala.
"Karena gue cogan kan?" goda Aldi.
"Idih narsis lo."
Lala bergerak ke arah Aldi dan tiduran di pahanya. Aldi duduk memainkan poni Lala sambil mencolek mata Lala yang terpejam. pahatan wajah Lala begitu cantik.
"Jail lo nyet," protes Lala sambil terus memejamkan mata
"Suka-suka gue donk," jawab Aldi.
"Ciee, lu suka gue?" seru Lala
"Bisa iya bisa tidak," jawab Aldi.
"Ya, gue tau, sahabat gak bakalan saling suka kan?"
Aldi menghentikan pergerakan tangan nya, kata kata Lala terdengar hambar di telinganya. Aldi menahan nafas, ada rasa kecewa dengan pernyataan Lala.
"Kok lo diam aja?" tegur Lala.
"Gak, pengen diem aja. Gak boleh?"
"Ishh nyebelin tau lu," ketus Lala.
Lala bangkit, menatap Aldi sejenak. Aldi yang di tatap hanya bengong dan tidak merespon sikap Lala.
"Gue liat lu itu emang tampan, manis, tapi…" Lala menghentikan ucapan nya dan tiduran kembali.
"Tapi apa?" Aldi menggaruk tengkuknya dan tersenyum tipis.
"Tapi boong," jawab Lala.
"Idih.. Bilang aja, 'tapi gue suka sama lo' yekan?"
__ADS_1
"Gak lah, orang gue suka capten Amerika. Lo kudu mirip dia baru gue suka," cerocos Lala.
"Tungguin gue bentar lagi je Amrik kok, pulang gue gak kenal lu lagi," canda Aldi.
"Awas aja kalau lu ngak kenal gue, gue suruh lu Gendong gue keliling kompleks," ketus Lala.
"Jangan sampe deh, lu kan berat La," kekeh Aldi.
Aldi hari ini free bimbingan, jadi full time bersama beruang nya.
"Di, lu harus sering masakin gue ya, sebelum lu ke Amerika," ucap Lala.
"Bukan nya lu belajar masak biar gak jadi gembel beneran kalo gue dah pergi," heran Aldi.
"Bukan gitu, gue cuma memanfaatkan sumber days manusia, ngerti kan?"
"Elleh, alasan aja lu," kesal Aldi.
Aldi bangkit dari duduknya dan masuk ke dalam rumah Lala. Seorang memperhatikan mereka dari jauh sambil tersenyum kecut, baru saja dia mengagumi seorang gadis justru dia tidak berarti apa apa. haruskah dia kecewa secepat ini.
***
Lala mengekori Aldi masuk kedalam rumah dan berhenti di dapur, Lala menubruk punggung Aldi. Lala terlihat riang sekali hari ini.
"Jalan pake mata," sahut Aldi.
"Pake kaki donk, emang mata merayap?"
Lala menarik kursi dan duduk manis. Lala menopang dagu dan tersenyum misterius ke arah Aldi yang mencuci sayuran yang sudah di pilihnya dari kulkas. Aldi menaruh di baskom kecil dan duduk di depan Lala.
"Semerdeka lo, ammm, lo mau makan apa?" tanya Aldi yang ikut duduk di depan Lala.
"Apa aja asal halal," jawab Lala.
Aldi tak merespon, Aldi bangkit dan memeriksa isi kulkas selain sayur yang di ambilnya tadi. hanya ada beberapa jenis sayur dan daging ayam.
Aldi dengan cekatan memasak, aura tampan nya memang serasa nyata jika di tatap lama-lama.
Lala tersenyum tipis dan memperbaiki duduknya, Aldi yang fokus tentu tak menyadari bahwa seseorang tengah memperhatikannya.
Aldi merasa ada semut di dekat dahinya dan malah menggosok area dekat mata.
__ADS_1
"La, mata gue perih," keluh Aldi.
Lala yang memperhatikan Aldi harus jeda dan menolong Aldi. Dia bangkit dan menghampiri Aldi dengan tergesa-gesa.
"Nyusahin juga lu," ketus Lala.
Lala mengambil handuk basah dan menempelkan di mata Aldi. Kemudian mengambil es batu.
"Lu yakin La? Keknya pedisnya gak ilang nih," keluh Aldi.
"Diem napa," perintah Lala.
Lala mengompres mata kanan Aldi dengan hati hati. Aldi tersenyum dengan itu.
"Gimana?"
"Apanya La?"
"Udah mendingan belom?"
Aldi menggangguk. Pedisnya memang sudah hilang, hanya dia ingin melihat wajah Lala lama lama. walaupun dengan sebelah mata, Aldi tetap suka. Aldi bergerak memeluk Lala.
"Makasih udah obatin nata gue," ucapnya tulus.
"Modus lu! Masak sono, ntar gosong," ketus Lala.
Lala berlalu, wajahnya bersemu merah, terlalu bahaya untuk dilihat Aldi. Gawat!
"Oy La, ayo makan dulu," panggil Aldi.
"Dah jadi?"
Lala datang dan duduk di kursinya semula.
Aldi tersenyum tipis dan mereka makan dalam keheningan.
...******Bersambung******…....
...*****Hae gaess aku kambek Nihhh*****...
...*****Vote dan like plus koment ya😊😉*****...
__ADS_1
...salam cinta...
...KazukyAlichia 🥰...