Pacarku Musuhku

Pacarku Musuhku
episode 13


__ADS_3

Setelah aku menyelam lebih dalam aku tambah yakin kalau semua yang terjadi padaku gak semuanya benar ada sesuatu hal yang tidak ingin aku ketahui ada seseorang yang sembunyikan kebeneran ini.


apa om edo terlibat soal kejadian 9 tahun yang lalu?


entahlah semua itu membuat sahila bertanya-tanya setiap malamnya dia selalu berfikir ada apa sebenarnya.


kenapa om edo malah menghilang sejak aku bertemu haykal. setiap aku mendatangi rumah nya om edo selalu gak ada kata pembantu nya dia keluar kota untuk urusan pekerjaan.


begitu pun dengan haykal dia gak pernah terlihat lagi di kampus dan saat aku bertanya alamat rumahnya ternyata rumah yang sebenarnya di luar kota ini.


dia tinggal satu rumah dengan om edo sejak dia berumur 12 tahun sejak orang tuanya meninggal karena kecelakaan.


saat itu haykal di rawat oleh om edo. saudara mendiang orang tuanya satu-satunya.


" ini benar-benar semakin rumit. jika saya hubungkan dengan masalah ku dan jika memang itu benar pasti ada sesuatu di dalamnya dan itu berkaitan dengan mendiang orang tua ku. tapi aku gak boleh menyimpulkan semua ini sendiri aku harus segera bertemu dengan om haykal dan mempertanyakan semua kecurigaan ku " batin sahila.


dan setelah sahila meyakini hal itu sahila terus mencari informasi tentang om edo dia mencari kesana kemari sampek akhirnya sahila menyerah " enggak aku harus terus mencari om edo sampek ketemu, seenggaknya aku bisa bertemu dengan haykal dia pasti tau sesuatu.. iya pasti tau. aku gak boleh nyerah aku gak boleh menangis aku harus kuat."


hihihihihi tangisan itu semakin jadi menjadi.


tapi sesaat sahila ingat terakhir dia bertemu dengan haykal " ah iya mungkin dia ada di sana " batin sahila.


sahila pun langsung pergi ke tempat itu. tanpa ia sadari itu sudah tengah malam.


***Bar***!


" aku tidak yakin haykal berada di sini tapi aku coba cari dulu untuk memastikannya " batin sahila.


dengan rasa berat hati sahila terus mencari nya. meskipun dia tau itu sangat bahaya untuknya pergi ke tempat itu sendiri. apa lagi dia pernah di lecehkan di tempat itu, waktu itu ada haykal yang menyelamatinya tapi kalau sekarang dia gak yakin akan hal itu.


Benar. ternyata haykal tidak ada dia sudah memutari tempat itu tapi hasil nya nihil.

__ADS_1


hikss..!


" dimana lagi aku harus mencari mereka.. hihi" waktu itu pikirannya sahila kalut dan sudah tidak menemui jalan keluar lagi sejenak dia berhenti menangis disana dia duduk di tempat pas depan pelayan yang terdapat belakangnya botol-botol minuman. sahila melihat pelayan itu menuangkan botol air itu ke orang-orang sebelah ku.


" minuman itu. ada yang bilang minuman itu bisa melupakan semua masalah." bisik sahila dengan melihat pelayan itu menuangkan minuman ke pria itu. glek! menelan air liur, sahila penasaran.


" emmm mas. saya coba satu gelas ya, tapi dikit aja"


ujar sahila meminta minuman ke pelayan itu.


glek.glek. " em pahit, wek. ah"


sahila sudah meminum nya satu gelas kecil itu.


sahila mulai terpengaruh oleh minuman itu karena sahila memang tidak pernah melakukan itu.


tapi sejenak sahila sedikit lega dan tubuhnya mulai rileks.


" ha ini benar-benar menyenangkan aku suka, aku happy" ujar sahila yang mulai tidak sadar dia melakukan hal yang salah.


" mas satu lagi" kata sahila. tapi sahila sudah mabuk berat. melihat sahila yang sudah kepoyongan, pelayan itu tidak tega.


" mbak. mbak kesini dengan siapa? mana teman mbak" tanya pelayan itu dengan kondisi sahila yang sudah lemas tak berdaya tergletak di meja bar itu.


" dia sama aku mas " ujar haykal.


" ah haykal. haykal disini " batin sahila.


sahila tau itu suara haykal tapi sahila sudah lemah tak berdaya untuk membuka mata itu berat apa lagi membangunkan kepala nya dari meja itu.


dia menarik tangan ku dan meletakan nya di pundak nya. " haykal itu kah kau.. a ku men cari mu be be rapa hari ini " ucap sahila tidak jelas.

__ADS_1


" diam lah aku kan mengantarkan mu pulang" ujar haykal dengan menuntut ku keluar dari sana.


di tengah perjalanan haykal bingung harus membawa nya kemana. "kalau kerumahnya apa kata bibi nya itu dia pasti mikir tidak-tidak tapi kalau ke rumah haykal itu juga tidak mungkin. itu rumah om. bisa di bunuh aku " bisik haykal dengan melirik ke arah sahila.


" ngapain sih dia minum. untung ketemu gw kalau enggak jadi apa dia " seru haykal lagi.


dengan berat hati haykal mengantarkanya ke salah satu hotel niat haykal hanya memesan kan kamar untuk nya saja lalu dia akan pulang.


tapi setiba di dalam kamar hotel saat haykal menidurkan nya tiba-tiba.


" em haykal kamu ganteng banget " lirih sahila dengan mempergelangkan kedua tangan nya ke pundak haykal.


" cantik " sontak haykal melihat jelas wajah cantik sahila. " ah apa.an si aku ini. eh gila lepaskan tangan mu" ujar haykal dengan menepis kedua tangan nya.


" kamu mau kemana jangan tinggalin aku. aku takut sendirian. hiks hiks " seru sahila tidak sadar kan diri.


mulutnya terus bicara tidak jelas tapi mata nya merem.


" tidak mungkin kalau aku tinggal kan sendirian. bagaimana ini" bisik haykal sembari melihat sahila tak berdaya di atas tempat tidur.


sejenak melihat sahila dia mengingat masa lalu nya.


rasa kasihan itu berubah jadi amarah yang sangat besar. haykal mulai murka. niat nya sudah mulai tidak baik selangkah dia maju


" aku akan menghancurkan dengan cara ini setelah itu balas dendam ku terbalaskan" batin haykal.


selangkah lagi haykal maju maka semua itu akan terjadi.


" ahh.!!"


Brakk!!

__ADS_1


__ADS_2